Bek Fiorentina Kevin Diks Tidak Bisa Bela Timnas Indonesia

Kevin Diks terbentur statuta FIFA.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Selasa, 22 September 2020
Bek Fiorentina Kevin Diks Tidak Bisa Bela Timnas Indonesia
Kevin Diks. (Istimewa)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - PSSI memang getol mencari pemain yang masih memiliki hubungan darah dengan Indonesia, baik itu dari ayah atau ibunya. Ini dilakukan untuk memperkuat Timnas Indonesia U-19/U-20 di Piala Dunia U-20 2021 Indonesia. Namun, PSSI lebih mementingkan pemain muda (di bawah umur 20 tahun) asli Indonesia.

Salah satu pemain yang mencuat adalah bek Fiorentina Kevin Diks Bakarbessy. Kevin Diks adalah pemain Belanda keturunan Indonesia (Maluku). Diks memiliki darah Indonesia yang berasal dari kakek dan neneknya.

"Mamaku berasal dari Indonesia. Nama belakangnya Bakarbessy. Opa dan oma saya dari Indonesia. Mereka pergi ke Belanda di usia lima atau enam tahun," ucap Diks.

PSSI menelusuri silsilah Diks kepada agen sang pemain di Belanda. Hasilnya pemain kelahiran Apeldoorn, Belanda 6 Oktober 1996 ini sudah berusia 23 tahun. Tidak hanya itu, Kevin Diks ternyata pernah bermain untuk timnas Belanda saat berumur 21 tahun.

Baca Juga:

Bek Kiri Timnas Indonesia U-19 Pratama Arhan Bicara Kemampuanya Melakukan Lemparan Jarak Jauh

Wawancara Eksklusif Pratama Arhan Alif: Anak Blora Menuju Pentas Dunia bersama Timnas Indonesia U-19 hingga Marcelo

''Usia yang tidak mungkin kita masukkan ke dalam skuad timnas Indonesia di Piala Dunia 2021. Karena kita mencari pemain yang masih berumur 18 dan 19 tahun,'' kata Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi, dikutip dari laman PSSI.

Dengan begitu, Diks sudah tidak mungkin membela Timnas Indonesia U-19 di Piala Dunia U-20 2021. Lalu membela Timnas Indonesia Senior.

Pasal 5 Ayat 2 Statuta FIFA menyebutkan, seorang pemain yang pernah membela sebuah negara pada kompetisi resmi FIFA tidak berhak untuk membela asosiasi lain pada pertandingan internasional.

Dalam Statuta FIFA tentang status pemain yang berganti asosiasi disebutkan bahwa pemain hanya boleh sekali berganti kewarganegaraan, sehingga dia diperkenankan membela negara lain dalam pertandingan internasional.

Dalam Statuta FIFA tentang status pemain yang berganti asosiasi, disebutkan bahwa pemain hanya boleh sekali berganti kewarganegaraan, sehingga dia diperkenankan membela negara lain dalam pertandingan internasional.

Kevin Diks

Itu pun ada syarat yang harus dipenuhi. Pemain tersebut tidak pernah bermain di pertandingan resmi Level A bersama asosiasi sebelumnya, termasuk hanya sebagai pengganti. Apabila dia pernah bermain untuk negara lain, dia tidak berhak bermain lagi untuk asosiasi barunya.

''Ini yang pernah dialami Ezra Walian sehingga gagal melakoni pertandingan-pertandingan Kualifikasi Piala Asia 2020. Ezra tidak bisa memperkuat Indonesia karena dia pernah bermain di timnas Belanda di level yunior pada kompetisi resmi UEFA,'' imbuh Yunus Nusi.

Ezra Walian tercatat pernah membela timnas Belanda U-17 pada pertandingan Kualifikasi Piala Eropa U-17 2014. Berdasarkan data situs web Transfermarkt, pemain kelahiran 22 Oktober 1997 itu telah bermain dua kali.

Pada pertandingan versus San Marino, 19 Oktober 2013, Ezra tampil selama 40 menit. Dia mencetak 5 gol saat Belanda menang 12-0. Tiga hari berselang, Ezra dimainkan pada pertandingan versus Georgia. Dia bermain 54 menit, namun tak mencetak gol.

Timnas Indonesia Breaking News

Tengku Sufiyanto

I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com. I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018. Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Indonesia
Cara Menonton dan Link Streaming Persija Jakarta vs Brisbane Roar: Tayang Gratis di Youtube
Persija Jakarta vs Brisbane Roar di Jakarta International Stadium, laga persahabatan, Sabtu 29 Agustus 2026 pukul 20.00 WIB.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 29 Agustus 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Persija Jakarta vs Brisbane Roar: Tayang Gratis di Youtube
Liga Indonesia
The Jakmania Boikot Persija vs Brisbane Roar, STY dan Rizky Ridho Berharap Ada Solusi
Shin Tae-yong dan Rizky Ridho berharap aksi boikot The Jakmania terhadap Persija vs Brisbane Roar segera menemukan solusi terbaik demi hubungan suporter dan klub.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 29 Agustus 2026
The Jakmania Boikot Persija vs Brisbane Roar, STY dan Rizky Ridho Berharap Ada Solusi
Liga Indonesia
Pelatih Brisbane Roar Ungkap Pentingnya Laga Uji Coba Lawan Persija
Shin Tae-yong mengaku belum banyak tahu kekuatan Brisbane Roar. Laga kontra Persija menjadi tolok ukur kesiapan kedua tim jelang musim 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 29 Agustus 2026
Pelatih Brisbane Roar Ungkap Pentingnya Laga Uji Coba Lawan Persija
Hasil akhir
Hasil Pertandingan: Manchester City Pesta Gol, AC Milan Kalahkan Eks Klub Jay Idzes
Berikut adalah hasil pertandingan Manchester City vs Crystal Palace dan AC Milan vs Venezia yang digelar pada Sabtu (29/8) dini hari WIB.
Gazza Roosaryatama - Sabtu, 29 Agustus 2026
Hasil Pertandingan: Manchester City Pesta Gol, AC Milan Kalahkan Eks Klub Jay Idzes
Jadwal
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming AC Milan vs Venezia, Live Sebentar Lagi di Sini!
AC Milan vs Venezia di Serie A 2026/2027 segera dimulai! Cek jadwal, link streaming, kondisi pemain, dan rekor pertemuan kedua tim.
Johan Kristiandi - Sabtu, 29 Agustus 2026
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming AC Milan vs Venezia, Live Sebentar Lagi di Sini!
Spanyol
Hasil Undian Liga Europa 2026/27: Juventus Hadapi Eks Klub Calvin Verdonk, AC Milan Hadapi 2 Wakil Premier League
Berikut adalah hasil undian fase liga Liga Europa 2026/27. Juventus hadapi eks klub Calvin Verdonk dan Milan jumpa 2 klub Premier League.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 28 Agustus 2026
Hasil Undian Liga Europa 2026/27: Juventus Hadapi Eks Klub Calvin Verdonk, AC Milan Hadapi 2 Wakil Premier League
Liga Indonesia
STY Gantung Nasib Van Basty Sousa di Persija, Kwon Chang-hoon Hampir Pulih
Shin Tae-yong menggantung nasib Van Basty Sousa di Persija. Sementara itu, Kwon Chang-hoon terus menjalani pemulihan dan kondisinya makin membaik.
Rizqi Ariandi - Jumat, 28 Agustus 2026
STY Gantung Nasib Van Basty Sousa di Persija, Kwon Chang-hoon Hampir Pulih
Liga Indonesia
Ketum The Jakmania Buka Suara soal Boikot Persija vs Brisbane Roar
Ketum The Jakmania Muhammad Aditya Putra mengungkap alasan aksi boikot laga Persija Jakarta vs Brisbane Roar dan soroti kenaikan harga tiket.
Rizqi Ariandi - Jumat, 28 Agustus 2026
Ketum The Jakmania Buka Suara soal Boikot Persija vs Brisbane Roar
Liga Indonesia
The Jakmania Boikot, Tiket Persija vs Brisbane Roar Dijual Penuh Secara Online
Persija Jakarta mengalihkan alokasi tiket The Jakmania untuk laga kontra Brisbane Roar kepada umum setelah aksi boikot suporter.
Rizqi Ariandi - Jumat, 28 Agustus 2026
The Jakmania Boikot, Tiket Persija vs Brisbane Roar Dijual Penuh Secara Online
Liga Indonesia
Manajemen Persija Bakal Bertemu STY Bahas Calon Pemain Baru Setelah Alexander Jeremejeff
Persija Jakarta akan bertemu Shin Tae-yong untuk membahas kebutuhan skuad dan kemungkinan mendatangkan pemain baru setelah merekrut Alexander Jeremejeff.
Rizqi Ariandi - Jumat, 28 Agustus 2026
Manajemen Persija Bakal Bertemu STY Bahas Calon Pemain Baru Setelah Alexander Jeremejeff
Bagikan