Barcelona Era Guardiola Dianggap Lebih Kuat dari Los Galacticos Real Madrid

Paul Scholes menceritakan pengalaman menghadapi kedua tim tersebut.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Selasa, 02 Juni 2020
Barcelona Era Guardiola Dianggap Lebih Kuat dari Los Galacticos Real Madrid
Barcelona saat menjuarai Liga Champions 2011 (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Paul Scholes punya pengalaman menghadapi Barcelona asuhan Pep Guardiola dan Los Galacticos-nya Real Madrid. Menurutnya, El Barca di era tersebut merupakan yang terbaik di dunia.

Guardiola menangani Barcelona pada 2008 hingga 2012. Di bawah asuhannya, klub asal Catalan itu mendominasi Eropa dengan permainan indahnya.

Scholes pernah merasakan langsung kekuatan mereka. Ia bersama Manchester United takluk dua kali dari Barcelona asuhan Guardiola di laga final Liga Champions tepatnya pada 2009 dan 2011.

"Anda melihat betapa bagusnya tim Barcelona milik Guardiola. Mereka memiliki Andres Iniesta, Xavi, Sergio Busquets, Lionel Messi, dan Henry," kata Scholes kepada A Goal In One Podcast.

"Di bek tengah ada Gerard Pique dan Carlos Puyol. Mereka tak diragukan lagi adalah tim terbaik yang pernah saya hadapi dan salah satu di antara tim terbaik yang pernah ada."

Baca Juga:

Tak Hanya Cristiano Ronaldo yang Ada di Hati Rio Ferdinand

Bruno Fernandes Dianggap Setara dengan Paul Scholes

Rashford Muda Pernah Buat Paul Scholes Penasaran

Skuat Real Madrid 2002-2003

Sementara Los Galacticos Madrid pada awal 2000-an diakui Scholes juga merupakan salah satu tim terbaik karena diperkuat banyak pemain bintang. Namun ia merasa masih mampu mengimbanginya meski Manchester United pernah takluk pada babak perempat final Liga Champions 2002-2003.

"Mereka punya Ronaldo Nazario, Zinedine Zidane, Luis Figo, Redondo, Raul, Roberto Carlos, Hierro, Iker Casillas, tim tersebut benar-benar luar biasa. Kami baik-baik saja melawan mereka tetapi Barcelona unggul atas tim Real Madrid yang hebat itu," tambahnya.

Scholes menganggap kehadiran kedua tim tersebut menjadi penghambat Manchester United untuk merebut trofi Liga Champions. Setan Merah baru tiga kali keluar sebagai juara di kompetisi antarklub elite Eropa tersebut.

Scholes merasa Manchester United pada masa tersebut juga memiliki tim yang kuat. Hal itu terbukti dengan dominasi mereka di Premier League.

"Kami benar-benar tak beruntung. Pada era yang lain mungkin kami telah memenangi empat, lima, atau enam gelar Liga Champions," pungkasnya.

Barcelona Real Madrid Paul Scholes Pep Guardiola Liga Champions Manchester United Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Jadwal
Link Streaming Inter Milan vs Udinese, Live Sebentar Lagi
Inter Milan vs Udinese segera dimulai! Cek link streaming resmi, jadwal, prediksi susunan pemain, dan cara menonton laga Serie A 2026/2027.
Johan Kristiandi - Selasa, 15 September 2026
Link Streaming Inter Milan vs Udinese, Live Sebentar Lagi
Inggris
Konyol, jika Manchester United Pecat Michael Carrick
Michael Owen menilai konyol jika Manchester United memecat Michael Carrick setelah start buruk di Premier League. Ia juga menyoroti lini pertahanan.
Arief Hadi - Senin, 14 September 2026
Konyol, jika Manchester United Pecat Michael Carrick
Spanyol
Satu Tantangan Jose Mourinho untuk Vinicius Junior
Vinicius Junior baru mencetak satu gol musim ini. Jose Mourinho menuntut winger Real Madrid itu kembali menjadi penentu kemenangan.
Arief Hadi - Senin, 14 September 2026
Satu Tantangan Jose Mourinho untuk Vinicius Junior
Liga Indonesia
Bikin Mariano Peralta Mati Kutu, Kyohei Yoshino Dipuji Habis Shin Tae-yong
Kyohei Yoshino mendapat pujian Shin Tae-yong usai tampil solid sebagai bek kanan Persija Jakarta dan sukses mematikan pergerakan Mariano Peralta saat mengalahkan Persib 2-1.
Rizqi Ariandi - Senin, 14 September 2026
Bikin Mariano Peralta Mati Kutu, Kyohei Yoshino Dipuji Habis Shin Tae-yong
Liga Indonesia
Witan Sulaeman Ceritakan Situasi Ruang Ganti Persija Usai Bungkam Persib di SUGBK
Witan Sulaeman mengungkap suasana ruang ganti Persija Jakarta usai mengalahkan Persib Bandung 2-1 di Super League 2026/2027. Tidak ada perayaan spesial.
Rizqi Ariandi - Senin, 14 September 2026
Witan Sulaeman Ceritakan Situasi Ruang Ganti Persija Usai Bungkam Persib di SUGBK
Spanyol
Terungkap, Lamine Yamal Tidak Bahagia meski Juara Piala Dunia 2026 dengan Spanyol
Lamine Yamal mengaku tidak bahagia dengan penampilannya meski membawa Spanyol juara Piala Dunia 2026. Ia merasa masih bisa tampil lebih baik.
Arief Hadi - Senin, 14 September 2026
Terungkap, Lamine Yamal Tidak Bahagia meski Juara Piala Dunia 2026 dengan Spanyol
Inggris
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Protes Fans Manchester United Warnai Start Terburuk Klub Sejak 1992-1993
Manchester United mengawali Premier League dengan empat poin dari empat laga, menyamai start terburuk sejak 1992-1993. Fans pun melakukan protes.
Arief Hadi - Senin, 14 September 2026
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Protes Fans Manchester United Warnai Start Terburuk Klub Sejak 1992-1993
Inggris
Old Trafford Taman Bermain Manchester City, Erling Haaland Raja di Derby Manchester
Erling Haaland menjadi raja baru Derby Manchester dengan 9 gol. Man City juga mencatat rekor 10 kemenangan tandang di Old Trafford.
Arief Hadi - Senin, 14 September 2026
Old Trafford Taman Bermain Manchester City, Erling Haaland Raja di Derby Manchester
Inggris
Kartu Merah Phil Foden yang Mengubah Segalanya di Derby Manchester
Kartu merah Phil Foden menjadi titik balik Derby Manchester. Man City bermain dengan 10 pemain, tetapi tetap mampu mengalahkan Man United 1-0.
Arief Hadi - Senin, 14 September 2026
Kartu Merah Phil Foden yang Mengubah Segalanya di Derby Manchester
Liga Indonesia
FC Seoul Bakal Turunkan Skuad SMA saat Hadapi Persib Bandung
FC Seoul akan menurunkan pemain muda dari SMA Osan saat menghadapi Persib Bandung di ACL Two 2026/2027. FC Seoul ingin fokus di K League 1.
Rizqi Ariandi - Senin, 14 September 2026
FC Seoul Bakal Turunkan Skuad SMA saat Hadapi Persib Bandung
Bagikan