Barcelona Dituding Tak Lakukan Upaya Maksimal untuk Pertahankan Lionel Messi
BolaSkor.com - Kepergian Lionel Messi dari FC Barcelona masih menyisakan cerita. Maklum saja, hengkangnya Messi dari Barcelona tak pernah diduga sebelumnya, apalagi La Pulga ingin memperpanjang kontraknya di sana.
Barca dan Messi sepakat untuk perpanjangan kontrak baru kala kontrak lama berakhir Juli lalu, namun karena terganjal aturan LaLiga soal pembatasan gaji dan pengeluaran, kontrak baru itu pun urung terjadi.
Messi (34 tahun) pergi setelah menghabiskan sebagian besar kariernya di Barcelona sejak promosi ke tim utama pada 2004. Sampai saat ini superstar asal Argentina sudah memenangi empat titel Liga Champions, 10 trofi LaLiga, dan enam Ballon d'Or.
Tak ayal banyak fans Barcelona yang kecewa dengan kepergian Messi, meski terganjal aturan LaLiga dan Presiden Barca, Joan Laporta menjelaskannya, Barcelona dituding tidak maksimal dalam upaya mempertahankan Messi.
Baca Juga:
Fabrizio Romano: Here We Go, Messi Gabung PSG dengan Gaji Rp590 Miliar
3 Alasan Kepergian Lionel Messi Tak Jadi Keuntungan untuk Real Madrid
Liverpool Ketiban Untung dari Kisruh Lionel Messi dengan Barcelona
Jaume Llopis, mantan anggota dari Komisi Espai Barca, menilai Barcelona sedianya dapat mempertahankan Messi jika mengerahkan segala upaya.
"Masih ada 25 hari lagi dan saya tidak berpikir semua yang bisa dilakukan telah dilakukan. Tidak ada keinginan nyata untuk menegosiasikan masa depan Messi," kata Llopis pada program Que t'hi jugues.
"Dengan kepergian Messi, tagihan gaji diringankan dalam jangka pendek, tetapi ada banyak pemain, manajer, dan anggota staf yang tidak dibutuhkan."
"Ini masalah pengurangan tagihan upah dengan pemain yang bisa melakukannya. Saya pikir ada tekanan dari CEO untuk menghemat uang dari gaji ini. Ada banyak hal drastis yang bisa dilakukan yang belum dilakukan."
Malah menurut Llopis, Laporta tidak menunjukkan imej yang bagus untuk Barcelona ketika ia tertangkap kamera sedang makan malam dengan Presiden Real Madrid, Florentino Perez. Disinyalir keduanya berbicara untuk membahas masa depan Liga Super Eropa (ESL).
"Ini adalah proyek yang hebat, tetapi tidak pasti. Saya tidak tahu apa maksud dari kesepakatan ramah dengan presiden Real Madrid itu," imbuh Llopis.
"Tidak dapat dipahami bahwa sementara para penggemar Barcelona menangisi kepergian Leo, Laporta sedang makan bersama presiden Real Madrid. Kami harus menjaga citra kami," tegas dia.
Sementara itu menurut Fabrizio Romano, Messi sepakat gabung PSG dengan kontrak hingga 2024 dan gaji 35 juta euro per tahun, sekitar Rp560 miliar. Messi akan bertemu dengan mantan bintang Barcelona, Neymar.
Arief Hadi
16.373
Berita Terkait
Ada Peluang Kembali ke Manchester United, Marcus Rashford Sudah Tentukan Masa Depannya
Layvin Kurzawa dan Dion Markx Main Lawan Malut United?
Pasang Badan, Pelatih Timnas Prancis Tidak Setuju Kylian Mbappe Diminta Lebih Banyak Bertahan
Hasil Semifinal Piala Asia Futsal 2026: Sejarah Tercipta, Timnas Indonesia Bungkam Jepang 5-3 dan Menembus Final
Nova Arianto Pastikan Kurniawan Dwi Yulianto Gantikan Posisinya sebagai Pelatih Kepala Timnas Indonesia U-17
Alessandro Del Piero Klaim Peluang Scudetto AC Milan Lebih Besar daripada Inter Milan
Tes Medis Sangat Ketat, AC Milan Dihindari Beberapa Agen Pemain
Perbandingan Jadwal AC Milan dan Inter Milan Sebelum Derby Della Madonnina: Nerazzurri Padat, Rossoneri Sepi
Mauro Zijlstra Rahasiakan Proses Transfer ke Persija dari Rekannya di Timnas Indonesia
Prediksi Starting XI Atalanta vs Juventus: Minim Rotasi