Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Ball Bersaudara dan Relikui Kematian

Ball bersaudara, Lonzo, LiAngelo, dan LaMelo, bakal beraksi di NBA 2020-2021.
Budi Prasetyo HarsonoBudi Prasetyo Harsono - Jumat, 04 Desember 2020
Ball Bersaudara dan Relikui Kematian
Ball Bersaudara. (Istimewa)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - "Anak tertua memiliki tongkat yang tidak terkalahkan. Batu kebangkitan menjadi milik anak tengah. Sementara anak terakhir, memiliki jubah tembus pandang." - Xenophilius Lovegood.

Ketiga benda tersebut diciptakan oleh Kematian dan diberikan kepada Paverell bersudara. Tongkat menjadi milik anak pertama, Antioch, batu jatuh ke tangan anak tengah, Cadmus, serta anak bungsu, Ignotus, kebagian jubah.

Menurut legenda, penyihir yang memiliki ketiga benda tersebut akan menjadi Penguasa Kematian. Dalam linimasa Harry Potter, Albus Dumbledore memiliki tongkat, sementara batu menjadi milik ayah Harry, James Potter, sedangkan Harry sendiri memiliki jubah.

Pada dunia Harry Potter, keberadaan tiga saudara dengan relikui kematian sering dianggap sebagai legenda. Orang-orang menilai cerita itu hanya karangan pendongeng bernama Beedle.

Baca Juga:

Lupakan Giannis Antetokounmpo, Lakers Masih Punya Anthony Davis

Anak Jadi Alasan LeBron James Teken Kontrak Anyar di Lakers

Lonzo Ball

Akan tetapi, ketiga relikui tersebut rupanya memang ada di dunia karangan J.K. Rowling tersebut. Bahkan, banyak fans berspekulasi kalau Dumbledore, Severus Snape, serta Harry adalah reinkarnasi Paverell bersudara.

Dalam dunia yang dibangun oleh Rowling, cerita berputar di sekitar ketiga orang yang disebut sebagai reinkarnasi Paverell bersaudara itu. Sedangkan relikui kematian sendiri seolah menjadi pelengkap.

Beralih ke NBA, di mana terdapat tiga bersaudara juga yang membuat perjanjian dengan Kematian. Ketiga saudara tersebut adalah Lonzo Ball, LiAngelo Ball, dan LaMelo Ball.

Kisah Ball bersaudara dimulai dari Kematian sendiri, tepatnya ayah mereka, LaVar Ball. Sempat bermain di kompetisi basket kampus, LaVar lebih terkenal sebagai atlet American Football (NFL).

Nama Keluarga Ball mulai menyita perhatian ketika anak tertuanya, Lonzo, dianggap sebagai calon bintang NBA. Sebagaimana Kematian yang memberi tongkat tidak terkalahkan untuk Antioch, LaVar membebani Lonzo dengan ekspektasi tinggi.

Saat ditanya oleh CBS Sports mengenai Lonzo, LaVar dengan enteng membandingkannya dengan legenda Los Angeles Lakers, Magic Johnson. "Lonzo seperti Johnson dengan lompatan," ujar LaVar ketika itu.

Tidak cukup sampai di situ, LaVar sampai mengklaim Lonzo lebih baik dari Stephen Curry. Rupanya apa yang dikatakan sang ayah membuat Zo mendapat tim yang bagus.

Breaking News Lonzo Ball LaMelo Ball LiAngelo Ball NBA Harry potter

Budi Prasetyo Harsono

Falling in love with the beauty of football because of Alessandro Del Piero and Paolo Maldini. Part time musician, full time journalist.
Show More

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Bagikan