BolaSkor.com - Arsenal menyegel gelar juara Premier League 2025/2026 setelah Manchester City gagal meraih kemenangan. Keberhasilan itu justru membuat dua mantan pemain Manchester United, Rio Ferdinand dan Patrice Evra, terlibat drama di media sosial.
Arsenal mengakhiri penantian panjang untuk menjadi jawara Premier League.
Baca Juga:
Tim Invincibles Arsenal Ketika Memenangi Titel Premier League 2004 dan Nasibnya Saat Ini
5 Laga Penentu Arsenal dalam Perjalanan Meraih Titel Premier League 2025/2026
Mikel Arteta, Pengukir Sejarah dan Salah Satu Pelatih Terhebat Sepanjang Masa Arsenal
Terakhir kali The Gunners menjadi pemenang Premier League adalah pada musim 2003/2004. Itu artinya, Arsenal telah menunggu lebih dari 20 tahun.
Kepastian Arsenal meraih trofi tidak lepas dari hasil imbang yang didapatkan Manchester City melawan Bournemouth.
Dengan demikian, Arsenal yang unggul empat poin dari Man City tidak mungkin lagi dikejar dengan satu pertandingan tersisa.
Arsenal Berpeluang Raih Dua Gelar
Tidak berhenti sampai di situ, Arsenal juga berpotensi meraih dua gelar pada musim ini.
Sebab, skuad asuhan Mikel Arteta itu juga menembus final Liga Champions.
Pada laga puncak, Declan Rice dan kolega akan berduel dengan sang juara bertahan, Paris Saint-Germain. Menurut rencana, pertandingan itu akan berlangsung pada 30 Mei 2026.
Selamat untuk Arsenal
Keberhasilan yang diraih Arsenal mengundang Rio Ferdinand untuk berkomentar di X. Ia memberikan selamat kepada The Gunners.
"Salam untuk suporter Arsenal. Setelah bertahun-tahun diejek. Hampir saja," tulis Ferdinand.
Lebih lanjut, Ferdinand secara khusus meminta mantan rekan satu timnya di Manchester United, Patrice Evra, untuk meminta maaf.
Sebab, Evra beberapa kali mengeluarkan pernyataan pedas soal Arsenal.
Malam ini, semuanya menjadi pasti. Evra, mana permintaan maafmu?
sambung pria 47 tahun tersebut.
Arsenal Seperti Netflix
Evra memang dikenal sebagai satu di antara mantan pemain yang kerap mengejek Arsenal.
Satu di antara yang paling diingat adalah pernyataan Evra ketika menjadi tamu pada acara milik Ferdinand di YouTube.
Ketika itu, Evra menilai Arsenal adalah tim yang selalu hampir juara, tetapi tidak pernah meraihnya.
"Menonton Arsenal sama seperti Netflix. Anda selalu harus menunggu hingga musim berikutnya," kata Evra.