Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Antonio Conte, Kryptonite Pep Guardiola dan Manchester City

Tottenham Hotspur meraih kemenangan penting kontra Manchester City.
Arief HadiArief Hadi - Minggu, 20 Februari 2022
Antonio Conte, Kryptonite Pep Guardiola dan Manchester City
Antonio Conte dan Pep Guardiola (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Kejutan terjadi di pekan 26 Premier League. Juara bertahan sekaligus pemuncak klasemen sementara, Manchester City, secara mengejutkan kalah 2-3 melawan Tottenham Hotspur di Etihad Stadium, Minggu (20/02) dini hari WIB.

Dua gol Man City dicetak Ilkay Gundogan (33') dan penalti Riyad Mahrez (90+2'), sedangkan gol-gol Tottenham dicetak Dejan Kulusevski (4') dan dua gol Harry Kane (59' 90+5'). Man City mendominasi penguasaan bola 72 persen, melepskan 21 tendangan (empat tepat sasaran).

Tapi permainan dan taktik tiga bek Tottenham ala Antonio Conte menjadi anti taktik permainan Pep Guardiola. Tottenham bertahan kuat dan mengandalkan serangan balik, permainan ini efisien.

"Kemenangan besar untuk Spurs di bawah arahan Conte, mereka bermain serangan balik dan kesulitan untuk meruntuhkan pertahanan lawan. Laga-laga besar cocok untuk mereka ketimbang bermain melawan tim yang bertahan," tutur warganet OsmanZtheGooner.

Baca Juga:

Hasil Pertandingan: Tottenham Bungkam Manchester City, Milan Tertahan, Madrid Menang Telak

Conte Berbagi Resep Kalahkan Manchester City Asuhan Guardiola

Harry Kane Bikin Manchester City Merana, Pep Guardiola Kenang Kisah di Bursa Transfer

Kekalahan Guardiola dari Conte itu menjadikan pelatih asal Italia sebagai nemesis atau kryptonite, kelemahan baru Guardiola. Menurut Opta Conte satu dari lima pelatih yang mengalahkan Guardiola dua kali atau lebih dengan klub berbeda.

Sebelumnya ada Jose Mourinho (Real Madrid, Manchester United, Tottenham), Jurgen Klopp (Borussia Dortmund dan Liverpool), Mauricio Pochettino (Espanyol dan Tottenham), dan Nuno Espirito Santo (Wolves dan Tottenham).

Tottenham juga menjadi tim keempat sepanjang masa yang dua kali mengalahkan City-nya Guardiola dua kali semusim, sebelumnya ada Chelsea, Man United, dan Wolves.

Di laga lainnya Liverpool mengalahkan Norwich City hingga kini jarak dengan City terpaut enam poin (Liverpool masih memainkan satu laga lebih sedikit). Gelandang City, Ilkay Gundogan frustrasi dan mengakui timnya tak terbiasa dengan kekalahan tersebut.

“Ini bukan situasi yang tidak biasa kami alami. Kami tahu dari beberapa tahun terakhir bahwa Liverpool selalu menjadi pesaing," Gundogan berbicara kepada BBC Sport.

"Mereka selalu ada di atas sana. Kami tahu mereka akan mencoba segalanya untuk membuat hidup kami sesulit mungkin."

“Hal baiknya adalah mereka masih harus datang ke sini ke Etihad, tetapi masih banyak pertandingan yang harus dilalui."

“Kami agak berpikir kami telah menyelamatkan (hasil imbang). Jika Anda melihat keseluruhan pertandingan, kami pantas menang."

"Tapi sepak bola terkadang gila dan hari ini kami membuat kesalahan yang mudah. Kami memberi mereka bola untuk memiliki kemungkinan untuk membalas dan itu membuat kami kalah," urai Gundogan.

Breaking News Tottenham Tottenham Hotspur Manchester City Pep Guardiola Antonio Conte Premier League

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Eropa
Inggris Tak Otomatis Lolos ke Euro 2028 meski Jadi Tuan Rumah, Ini Alasannya
Status sebagai tuan rumah ternyata tidak menjamin Inggris langsung tampil di Euro 2028.
Yusuf Abdillah - Senin, 27 Juli 2026
Inggris Tak Otomatis Lolos ke Euro 2028 meski Jadi Tuan Rumah, Ini Alasannya
Italia
Andrea Pirlo Buka Suara setelah Dicoret dari Bursa Pelatih Timnas Italia
Legenda sepak bola Italia Andrea Pirlo memastikan dirinya tidak lagi menjadi kandidat pelatih timnas Italia.
Yusuf Abdillah - Senin, 27 Juli 2026
Andrea Pirlo Buka Suara setelah Dicoret dari Bursa Pelatih Timnas Italia
Italia
Ruben Amorim Akui AC Milan Masih Butuh Waktu Pahami Filosofi Permainannya
Pelatih AC Milan, Ruben Amorim, menilai timnya masih membutuhkan waktu untuk sepenuhnya memahami filosofi permainan yang ingin diterapkannya.
Yusuf Abdillah - Senin, 27 Juli 2026
Ruben Amorim Akui AC Milan Masih Butuh Waktu Pahami Filosofi Permainannya
Piala Dunia
Gianni Infantino Minta Para Pengkritik Bermeditasi, Berdoa, atau Menonton Sepak Bola
Presiden FIFA Gianni Infantino melontarkan pesan tegas kepada para pengkritik kepemimpinannya.
Yusuf Abdillah - Senin, 27 Juli 2026
Gianni Infantino Minta Para Pengkritik Bermeditasi, Berdoa, atau Menonton Sepak Bola
Spanyol
Yan Diomande Menuju Santiago Bernabeu, Real Madrid Capai Kesepakatan dengan RB Leipzig
Real Madrid dikabarkan telah mencapai kesepakatan awal dengan RB Leipzig untuk memboyong Yan Diomande.
Yusuf Abdillah - Senin, 27 Juli 2026
Yan Diomande Menuju Santiago Bernabeu, Real Madrid Capai Kesepakatan dengan RB Leipzig
Liga Dunia
Kazuyoshi Miura Ukir Sejarah, Cetak Gol di Usia 59 Tahun
Legenda sepak bola Jepang Kazuyoshi Miura kembali membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk terus berprestasi.
Yusuf Abdillah - Senin, 27 Juli 2026
Kazuyoshi Miura Ukir Sejarah, Cetak Gol di Usia 59 Tahun
Timnas
PSSI Terus Berupaya Justin Hubner Gabung Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
PSSI masih menunggu keputusan Fortuna Sittard terkait izin Justin Hubner bergabung dengan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Sumardji berharap sang bek bisa memperkuat Garuda.
Rizqi Ariandi - Senin, 27 Juli 2026
PSSI Terus Berupaya Justin Hubner Gabung Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Timnas
Gelandang Arsenal Berpeluang Bela Timnas Indonesia jika Revisi UU Kewarganegaraan Disahkan
Demiane Agustine, gelandang Arsenal berdarah Indonesia, masuk radar John Herdman. Revisi UU Kewarganegaraan membuka peluangnya membela Timnas Indonesia.
Rizqi Ariandi - Senin, 27 Juli 2026
Gelandang Arsenal Berpeluang Bela Timnas Indonesia jika Revisi UU Kewarganegaraan Disahkan
Inggris
Cocok Berduet dengan Cole Palmer, Morgan Rogers Diyakini Dapat Membangkitkan Chelsea
Xabi Alonso yakin Morgan Rogers mampu membangkitkan Chelsea. Duetnya dengan Cole Palmer diyakini menjadi senjata baru The Blues musim 2026-2027.
Arief Hadi - Senin, 27 Juli 2026
Cocok Berduet dengan Cole Palmer, Morgan Rogers Diyakini Dapat Membangkitkan Chelsea
Timnas
Erol Iba Kenang Perjuangan di Piala AFF sampai Kepala Berdarah
Erol Iba mengenang insiden kepala berdarah saat Piala AFF 2007 usai berbenturan dengan Noh Alam Shah. Kini ia yakin Timnas Indonesia mampu juara Piala AFF 2026.
Rizqi Ariandi - Senin, 27 Juli 2026
Erol Iba Kenang Perjuangan di Piala AFF sampai Kepala Berdarah
Bagikan