Angkat Performa Austria, Ralf Rangnick Tak Pernah Jadi Masalah di Manchester United

Austria mengejutkan publik pada ajang Euro 2024.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 26 Juni 2024
Angkat Performa Austria, Ralf Rangnick Tak Pernah Jadi Masalah di Manchester United
Selebrasi Ralf Rangnick (Foto: @oefb1904)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Fase grup Euro 2024 Jerman akan segera berakhir dan sejauh ini satu tim menjadi kuda hitam turnamen: timnas Austria. Tidak diperkuat bintang tim, David Alaba, karena cedera faktanya tak mengurangi kolektivitas bermain Austria.

Tim berjuluk Unsere Burschen (Our Boys) secara mengejutkan keluar sebagai pemuncak klasemen grup D yang berisikan Polandia, Belanda, dan Prancis. Dengan enam poin, Austria berada di atas Prancis (lima poin), Belanda (empat poin), dan Polandia (satu poin).

Austria menutup laga terakhir grup D di Olympiastadion Berlin, Selasa (25/06) malam WIB dengan cara yang meyakinkan, menarik atensi publik, yaitu menang 3-2 atas Belanda.

Tiga gol Austria datang melalui gol bunuh diri Donyell Malen (6'), Romano Schmid (59'), dan Marcel Sabitzer (80'), yang dibalas gol Cody Gakpo (47') dan Memphis Depay (75').

Baca Juga:

Hasil dan Klasemen Akhir Grup C Euro 2024: Performa Inggris Tak Membaik, Semua Laga Berakhir Imbang 0-0

Hasil dan Klasemen Akhir Grup D Euro 2024: Prancis Imbang 1-1 Lawan Polandia, Belanda Kalah 2-3 dari Austria

Euro 2024: Tiga Golnya Dianulir VAR, Romelu Lukaku Trauma Lakukan Selebrasi

Belanda unggul 53 persen penguasaan bola dengan 11 percobaan tendangan (dua tepat sasaran), tetapi pressing dari Austria sulit diatasi Belanda hingga mereka tak dapat mengembangkan permainan.

Permain pressing Austria itu datang dari sosok pelatih yang dikenal sebagai guru gegenpressing di Jerman, Ralf Rangnick. Dalam kurun waktu dua tahun melatih Austria, ia mampu mengubah permainan tim dan para pemain mengikuti instruksinya dengan baik.

Pertama dalam kurun waktu 30 tahun, Austria meraih kemenangan atas Belanda. Ronald Koeman sudah memprediksi laga sulit menghadapi pressing Austria, plus timnya tidak dapat mengatasinya.

Gegenpressing pemain Austria (Foto: UEFA)

"Tentu saja, saya memperkirakan tim Austria akan bermain dengan intensitas, namun saya juga memperkirakan kami akan memulai dengan lebih baik dari yang kami lakukan. Kami tidak cukup agresif, pertahanan kami tidak ditempatkan dengan baik, dan kami terlalu sering kehilangan bola," keluh Koeman dikutip dari situs resmi UEFA.

Rangnick juga memuji Austria yang terus mempertahankan gaya bermain setelah sempat dua kali disamakan kedudukannya oleh Belanda.

"Saya pikir kami pantas menang pada akhirnya. Secara keseluruhan, kami memiliki keinginan yang lebih besar untuk menang dan keluaran energi yang ekstrem di lapangan, yang bisa Anda rasakan di setiap fase pertandingan," terang Rangnick.

"Cara kami bereaksi terhadap kebobolan gol, bahwa kami tidak menyerah, bahwa kami tetap setia pada gaya permainan kami dan terus mencari peluang untuk maju."

Ralf Rangnick (Foto: @JacobsBen)

Apa yang dilakukan Rangnick selama dua tahun di Austria langsung mengaitkannya dengan Manchester United, klub yang dilatihnya pada 2021-2022 sebagai pelatih interim.

Berbeda dengan Austria, Rangnick kesulitan menerapkan keinginan bermainnya di sana karena lingkungan yang tak mendukung: manajemen tidak bagus, situasi internal skuad tak ideal.

Tak ayal setelah melihat Austria lolos 16 besar sebagai pemimpin klasemen, fans Man United, klub, dan media seyogyanya meminta maaf kepada Rangnick, sebab ia bukan masalah utama dari terpuruknya Man United.

Ralf Rangnick di Manchester United (Foto: @petesunitedPOV)

"Media Inggris berhutang minta maaf kepada Ralf Rangnick. Beberapa fans Manchester United seharusnya meminta maaf kepada Ralf Rangnick. Ralf Rangnick tak pernah jadi masalah di Manchester United," papar pengguna akun @TenHagWay.

"Setelah kalah tipis di pertandingan pembuka melawan Prancis melalui gol bunuh diri, Austria kemudian mengalahkan Polandia dan Belanda untuk finis di posisi teratas grup, juga mencetak enam gol dalam prosesnya (gol terbanyak di grup)," imbuh @UtdFaithfuls.

"Hormat, Ralf Rangnick. Pelatih bagus yang hanyalah salah satu korban dari buruknya struktur dan lingkungan buruk United."

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

Ditambahkan oleh @StatmanDave berikut catatan Austria-nya Ralf Rangnick di fase grup Euro 2024.

1. Finish di urutan satu grup D di atas Prancis dengan Kylian Mbappe.
2. Gaya bermain gegenpressing yang sangat jelas.
3. Hanya Jerman yang mencetak lebih banyak gol
4. Hanya Spanyol yang memenangi lebih banyak tekel di sepertiga akhir.

Ralf Rangnick Euro 2024 Austria Timnas austria Manchester United Sosok

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Dunia
Rivalitas Arsenal vs Manchester United yang Kembali Memanas di Jakarta
Legenda Arsenal dan Manchester United akan bertemu di GBK dalam The Rivalry Return. Robert Pires dan Ryan Giggs mengenang rivalitas panas kedua klub.
Arief Hadi - Jumat, 09 Oktober 2026
Rivalitas Arsenal vs Manchester United yang Kembali Memanas di Jakarta
Inggris
Stadion Baru Manchester United dan Kekhawatiran Sir Alex Ferguson
Sir Alex Ferguson mengaku khawatir tak sempat menyaksikan pembukaan stadion baru Manchester United yang diperkirakan selesai dalam lima hingga enam tahun.
Arief Hadi - Kamis, 08 Oktober 2026
Stadion Baru Manchester United dan Kekhawatiran Sir Alex Ferguson
Inggris
Lawan Tottenham Hotspur, 11 Pemain Manchester United Cedera
Manchester United menghadapi Tottenham dengan 11 pemain yang mengalami masalah cedera. Simak daftar pemain yang diragukan tampil dan kabar terbaru Amad.
Arief Hadi - Kamis, 08 Oktober 2026
Lawan Tottenham Hotspur, 11 Pemain Manchester United Cedera
Italia
Ruben Amorim Siapkan Transfer Kejutan untuk AC Milan, Targetnya Striker Manchester United
Ruben Amorim dikabarkan ingin membawa Joshua Zirkzee ke AC Milan. Rossoneri disebut menyiapkan opsi peminjaman striker Manchester United.
Johan Kristiandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Ruben Amorim Siapkan Transfer Kejutan untuk AC Milan, Targetnya Striker Manchester United
Inggris
Ultimatum Michael Carrick, Manchester United Bidik Cesc Fabregas sebagai Pengganti
Manchester United dikabarkan mempertimbangkan Cesc Fabregas sebagai pengganti Michael Carrick. Simak alasan Man United mulai melirik pelatih Como.
Johan Kristiandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Ultimatum Michael Carrick, Manchester United Bidik Cesc Fabregas sebagai Pengganti
Sosok
Analisis: Mengapa Prancis Harus Membangun Kekuatan Lini Tengah di Sekitar Bintang Como, Lucas da Cunha
Lucas da Cunha tampil impresif meski melakukan kesalahan kontra Italia. Simak alasan Prancis perlu membangun lini tengah di sekitar bintang Como itu.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Analisis: Mengapa Prancis Harus Membangun Kekuatan Lini Tengah di Sekitar Bintang Como, Lucas da Cunha
Inggris
Beri Indikasi Klub Barunya, Antonio Conte Singgung Manchester United?
Antonio Conte mengungkap kriteria klub yang ingin dilatihnya. Pernyataannya memicu spekulasi soal Manchester United dan peluang kembali ke Inggris.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Beri Indikasi Klub Barunya, Antonio Conte Singgung Manchester United?
Inggris
Senilai 50 Juta Euro, Pemain Manchester United Bisa Bereuni dengan Amorim di AC Milan
AC Milan mengincar Leny Yoro untuk bursa Januari 2027. Bek Manchester United itu berpeluang bereuni dengan Ruben Amorim di San Siro.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Senilai 50 Juta Euro, Pemain Manchester United Bisa Bereuni dengan Amorim di AC Milan
Sosok
Mexx Meerdink, Striker Nomor 9 yang Dirindukan Timnas Belanda
Mexx Meerdink muncul sebagai solusi baru Timnas Belanda di posisi nomor 9. Simak profil, gaya bermain, dan dua golnya saat debut melawan Serbia.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Mexx Meerdink, Striker Nomor 9 yang Dirindukan Timnas Belanda
Sosok
Drama di Penghujung Karier Cristiano Ronaldo: Diawali dari Erik ten Hag, Diakhiri oleh Jorge Jesus
Penghujung karier Cristiano Ronaldo diwarnai konflik. Dari Erik ten Hag di Man United, gejolak di Al-Nassr, hingga ketegangan dengan Jorge Jesus.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Drama di Penghujung Karier Cristiano Ronaldo: Diawali dari Erik ten Hag, Diakhiri oleh Jorge Jesus
Bagikan