Analisis Jorge Lorenzo Soal Terpuruknya Maverick Vinales di Yamaha

Masalah yang dihadapi Vinales sama dengan Lorenzo ketika mengawali karier di Yamaha.
Hendry WibowoHendry Wibowo - Jumat, 26 April 2019
Analisis Jorge Lorenzo Soal Terpuruknya Maverick Vinales di Yamaha
Maverick Vinales (Zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pembalap Monster Yamaha MotoGP, Maverick Vinales mengalami kesulitan pada awal musim MotoGP 2019. Balapan di Qatar dan Argentina merupakan mimpi buruknya, karena gagal bersaing untuk setidaknya naik podium.

Setelah menempati posisi tujuh di Qatar, Vinales bahkan gagal finis pada lomba di Argentina setelah tabrakan dengan pembalap tim satelit Yamaha, Franco Morbidelli.

Baca Juga:

Suzuki Enggan Terlalu Fokus Predikat Kandidat Juara Dunia

Mesin Motor yang Digunakan Dimas Ekky Dapat Pujian dari Valentino Rossi

Tidak hanya itu, ketika di Austin, Amerika Serikat, ia harus menerima penalti karena dinilai melakukan jump start. Alhasil ia akhirnya hanya finis sebelas.

Jorge Lorenzo pun memberikan analisis terpuruknya Vinales di atas motor Yamaha YZR-M1 pada awal musim MotoGP 2019. Dia pun menyamakan kesulitan yang dialami rekan senegaranya itu sama dengan dirinya ketika memulai karier bersama Yamaha.

“Saya pikir itu (ada hubungannya dengan) cara start motor Yamaha. Saya masih tidak mengerti. Sudah dua tahun (di Yamaha), tetapi saya masih belum mengerti bagaimana melakukan (start bagus),” tuturnya.

Vinales memang memperlihatkan kecepatan fantastis saat tampil di sesi latihan bebas dan kualifikasi. Terbukti pada putaran perdana di Losail, Qatar, ia mendapat pole position.

Namun saat lomba berlangsung, Vinales selalu gagal tampil kompetitif. “Saya mengerti dia kesulitan start bagus dengan kopling. Tidak masalah jika dia ada di baris pertama, dia selalu kehilangan posisi,” kata Lorenzo yang kini memperkuat Repsol Honda.

“Saya juga menderita dalam masalah ini pada awal karier saya di MotoGP. Biasanya saya pole position atau baris depan, lalu saya kehilangan satu baris karena start buruk dan kemudian [menjadi] sulit," lanjutnya.

Lorenzo pun menilai Vinales lebih senang melaju sendirian dan memimpin balapan tanpa gangguan dari rival. Jika situasi Vinales terjebak dengan banyaknya lawan, pembalap asal Spanyol itu belum mendapatkan solusi terbaik untuk kompetitif.* (MA01-Arina Novia)

Baca Berita Selengkapnya soal MotoGP Lainnya di KabarOto.com

MotoGP 2019 Breaking News Maverick Vinales Jorge lorenzo Yamaha

Hendry Wibowo

Motorsports Enthusiast and Giallorossi Fan
Show More

Berita Terkait

Piala Dunia
Bielsa Bertanggung Jawab atas Kegagalan Uruguay, Pasang Badan Lindungi Muslera
Marcelo Bielsa menegaskan dirinya bertanggung jawab atas kegagalan timnas Uruguay asuhannya melaju ke babak gugur Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 27 Juni 2026
Bielsa Bertanggung Jawab atas Kegagalan Uruguay, Pasang Badan Lindungi Muslera
Piala Dunia
Panama vs Inggris: Hanya Reece James yang Absen, Thomas Tuchel Senang Punya Banyak Opsi
Jelang laga melawan Panama, Inggris mendapat kabar baik dengan pulihnya Declan Rice dan Elliot Anderson.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 27 Juni 2026
Panama vs Inggris: Hanya Reece James yang Absen, Thomas Tuchel Senang Punya Banyak Opsi
Liga Indonesia
Persija Resmi Datangkan Pemain Keturunan Kanada Victor Dethan
Persija Jakarta memperkenalkan Victor Dethan sebagai rekrutan pertama mereka di era pelatih Shin Tae-yong. Siapa selanjutnya?
Rizqi Ariandi - Sabtu, 27 Juni 2026
Persija Resmi Datangkan Pemain Keturunan Kanada Victor Dethan
Piala Dunia
Kesalahan Norwegia saat Dihajar Prancis: 'Melupakan' Dembele
Ousmane Dembele menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Norwegia saat Prancis menutup fase grup Piala Dunia 2026 dengan kemenangan meyakinkan 4-1.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 27 Juni 2026
Kesalahan Norwegia saat Dihajar Prancis: 'Melupakan' Dembele
Piala Dunia
Cedera Pino dan Williams Jadi Kabar Buruk di Balik Kelolosan Spanyol
Timnas Spanyol kehilangan dua pemain sayap penting, Yeremy Pino dan Nico Williams, yang mengalami masalah cedera.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 27 Juni 2026
Cedera Pino dan Williams Jadi Kabar Buruk di Balik Kelolosan Spanyol
Piala Dunia
Pelatih Norwegia Bela Keputusannya Turunkan 'Tim B' saat Digulung Prancis
Pelatih Timnas Norwegia, Stale Solbakken, membela keputusannya mengistirahatkan sebagian besar pemain inti, termasuk Erling Haaland, saat menghadapi Prancis.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 27 Juni 2026
Pelatih Norwegia Bela Keputusannya Turunkan 'Tim B' saat Digulung Prancis
Prediksi
Prediksi dan Statistik Aljazair vs Austria: Duel Krusial Tim Kuda Hitam
Berikut prediksi Aljazair vs Austria di Grup J Piala Dunia 2026 lengkap dengan kabar tim, statistik, head to head, susunan pemain, dan prediksi skor.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 27 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Aljazair vs Austria: Duel Krusial Tim Kuda Hitam
Prediksi
Prediksi dan Statistik Yordania vs Argentina: Jaga Ritme dan Momentum
Berikut prediksi Yordania vs Argentina di Grup J Piala Dunia 2026 lengkap dengan kabar tim, statistik, head to head, susunan pemain, dan prediksi skor.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 27 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Yordania vs Argentina: Jaga Ritme dan Momentum
Berita
Pancasakti Run 2026 Usung Konsep Unik, Satu Pelari Satu Pohon hingga Berhadiah Tiket World Marathon Majors
Pancasakti Run 2026 menghadirkan Half Marathon, program satu pelari satu pohon, hadiah Rp230 juta, dan kesempatan menuju World Marathon Majors 2027.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 27 Juni 2026
Pancasakti Run 2026 Usung Konsep Unik, Satu Pelari Satu Pohon hingga Berhadiah Tiket World Marathon Majors
Berita
Geothermal Soccer Indonesia Lahir, Bidik Talenta Muda hingga Dukung Mimpi Timnas Indonesia
Geothermal Soccer Indonesia resmi diluncurkan dengan menggelar Geothermal League dan Turnamen U-14 untuk membina talenta muda sekaligus mengampanyekan Geothermal 30.1.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 27 Juni 2026
Geothermal Soccer Indonesia Lahir, Bidik Talenta Muda hingga Dukung Mimpi Timnas Indonesia
Bagikan