Alasan PSSI Gelar Pertandingan Timnas di Stadion Wibawa Mukti

Apa alasan PSSI gelar pertandngan Timnas Indonesia pada bulan November 2017 di Stadion Wibawa Mukti?
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Kamis, 09 November 2017
Alasan PSSI Gelar Pertandingan Timnas di Stadion Wibawa Mukti
Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. (Youtube)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Federasi Sepak Bola Indonesia, PSSI menjadwalkan tiga agenda untuk uji coba internasional Tim Nasional (Timnas) Indonesia Senior dan U-23 di bulan November 2017.

Pertama, Timnas U-23 akan menghadapi Suriah U-23 pada 16 November. Kedua, Timnas Senior akan beruji coba dengan Suriah U-23 pada 18 November. Ketiga, Timnas Senior menantang Guyana pada 25 November.

Ketiga laga uji coba itu digelar di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. Waktu kick off berbeda-beda, namun yang pasti digelar pada malam hari.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Ratu Tisha Destria menjelaskan alasan memilih Stadion Wibawa Mukti sebagai venue tiga laga uji coba Timnas Senior dan U-23.

“Stadion Wibawa Mukti (kita pilih) karena faktor teknis lapangan, kontrol akses area stadion yang mudah. Kalau (Stadion) Patriot masuk tidak ada mix zone, area ke stadion sulit. (Patriot tidak ada mix zone) Membuat pemain keluar lorong diarahkan ke kanan dan kiri tidak bisa,” kata Ratu Tisha.

“Ke depannya makin sering menggelar pertandingan di (Stadion) Wibawa Mukti membuat PSSI tambah mengelola-nya dengan baik, jadi kita tak berganti-ganti stadion setiap saat (untuk Timnas),” tambahnya.

Maklum penempatan Stadion Wibawa Mukti sebagai kandang sementara Timnas. Pasalnya, dua stadion yang merupakan kandang Timnas sebelumnya, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno dan Stadion Pakansari sedang mengalami renovasi untuk perhelatan Asian Games 2018.

“Setiap match (Timnas) pembelajaran bagi kita menuju Liga musim tahun depan. Ke depannya kita gelar workshop panpel ke depannya dari orang-orang kridibel di bidangnya,” tutup Tisha.

PSSI Timnas Indonesia Ratu Tisha Destria

Tengku Sufiyanto

The author is a senior sports journalist focused on football, with over 12 years of experience. Covered major international tournaments, including the AFC Asian Cup, the FIFA U-17 World Cup, the ASEAN Championship, and the Southeast Asian Games. Also been actively involved with the Football Journalists Association of Indonesia and the PSSI Pers, strengthening his network and expertise within the football industry. Among his most notable works are "Menjawab Keterkaitan PSIM dengan Keraton Yogyakarta" & "Persib Menghapus Hegemoni Belanda dari Kota Bandung"
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Timnas
Peluang Timnas Indonesia Re-match Lawan Argentina, Erick Thohir: Bosan, Bawa Tim Lain
Erick Thohir menilai peluang membawa kembali Argentina ke Jakarta kecil. Namun, PSSI akan mengupayakan tim besar lainnya datang pada Maret 2027.
Rizqi Ariandi - Kamis, 25 Juni 2026
Peluang Timnas Indonesia Re-match Lawan Argentina, Erick Thohir: Bosan, Bawa Tim Lain
Inggris
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru oleh Oxford United
Pemain Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan, masuk daftar nama yang akan dipertahankan Oxford United.
Rizqi Ariandi - Kamis, 25 Juni 2026
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru oleh Oxford United
Timnas
Timnas Indonesia Absen di Asian Games 2026, Erick Thohir Beri Penjelasan
Regulasi baru di cabor sepak bola ajang Asian Games 2026 membuat Indonesia harus absen dari edisi kali ini.
BolaSkor - Rabu, 24 Juni 2026
Timnas Indonesia Absen di Asian Games 2026, Erick Thohir Beri Penjelasan
Timnas
Erick Thohir Jawab Rumor 2 Pemain Naturalisasi Baru setelah Luke Vickery dan Mitchell Baker
PSSI terus berupaya untuk memperkuat Timnas Indonesia demi meraih hasil gemilang di kancah dunia dan mencapai target masuk Piala Dunia 2030.
BolaSkor - Selasa, 23 Juni 2026
Erick Thohir Jawab Rumor 2 Pemain Naturalisasi Baru setelah Luke Vickery dan Mitchell Baker
Piala Dunia
Tijjani Reijnders Bukan Satu-satunya Pemain Keturunan Indonesia di Piala Dunia 2026
Indonesia mengirimkan dua 'perwakilan' di Piala Dunia 2026. Selain Tijjani Reijnders, ada satu pemain Timnas Curacao yang punya darah Indonesia.
Rizqi Ariandi - Senin, 22 Juni 2026
Tijjani Reijnders Bukan Satu-satunya Pemain Keturunan Indonesia di Piala Dunia 2026
Timnas
Kapan Luke Vickery dan Mitchell Baker Disumpah WNI? Erick Thohir Buka Suara
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menjelaskan progres naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker.
Rizqi Ariandi - Minggu, 21 Juni 2026
Kapan Luke Vickery dan Mitchell Baker Disumpah WNI? Erick Thohir Buka Suara
Timnas
Presiden Prabowo Subianto Dukung Langkah Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2030
Presiden Prabowo Subianto meminta kepada PSSI supaya Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 20 Juni 2026
Presiden Prabowo Subianto Dukung Langkah Timnas Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2030
Timnas
Presiden Prabowo Turun Tangan Supaya Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup
Upaya PSSI untuk menjadikan Indonesia tuan rumah FIFA ASEAN Cup mendapatkan dukungan dari Presiden Prabowo Subianto.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 20 Juni 2026
Presiden Prabowo Turun Tangan Supaya Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup
Piala Dunia
Meksiko Bangga Cetak Sejarah di Piala Dunia, Harap Indonesia Segera Menyusul
Dubes Meksiko untuk Indonesia, Francisco de la Torre Galindo, berharap Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia 2030.
BolaSkor - Jumat, 19 Juni 2026
Meksiko Bangga Cetak Sejarah di Piala Dunia, Harap Indonesia Segera Menyusul
Timnas
PSSI Kebut Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker Demi Juara Piala AFF 2026
Permohonan agar Luke Vickery dan Mitchell Baker menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) sudah disetujui oleh DPR.
BolaSkor - Kamis, 18 Juni 2026
PSSI Kebut Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker Demi Juara Piala AFF 2026
Bagikan