Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Alasan Kylian Mbappe Dijuluki Mobutu oleh Rekan Setimnya di Timnas Prancis

Julukan Mobutu untuk Kylian Mbappe ramai diperbincangkan. Ternyata ada cerita unik di balik candaan para pemain timnas Prancis.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 08 Juli 2026
Alasan Kylian Mbappe Dijuluki Mobutu oleh Rekan Setimnya di Timnas Prancis
Meme Kylian Mbappe di media sosial (Foto: @tlop444)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Suasana ruang ganti timnas Prancis tengah diselimuti kegembiraan usai memastikan diri lolos ke babak perempat final Piala Dunia 2026.

Prancis akan menghadapi Maroko di perempat final yang akan dimainkan di Boston Stadium, Jumat (10/07) pukul 03.00 dini hari WIB.

Di tengah euforia tersebut, sebuah detail menarik perhatian fans mengenai julukan baru sang kapten, Kylian Mbappe.

Saat para pemain Les Bleus sedang bersenda gurau dan mengambil foto tim setelah kemenangan atas Swedia, Ousmane Dembele kedapatan memanggil Mbappe dengan sebutan "Mobut".

Baca Juga:

Ketika Prancis Meladeni Permainan Kotor Paraguay

Rating Pemain Paraguay vs Prancis: Kylian Mbappe Masih Kinclong

Hasil Piala Dunia 2026: Prancis Bekuk Paraguay 1-0, Gol Penalti Mbappe Bawa Les Blues ke Perempat Final

Julukan unik nan menggelitik ini pun langsung memicu rasa penasaran publik mengenai arti di baliknya.

Usut punya usut, panggilan tersebut merupakan pelesetan jenaka yang merujuk pada sosok Mobutu Sese Seko.

Mobutu dikenal dalam sejarah dunia sebagai mantan diktator yang pernah memimpin Republik Demokratik Kongo selama lebih dari tiga dekade.

Asal-usul Meme Diktator Sepak Bola

Mobutu Sese Seko (Foto: Tribuna)

Julukan "Mobutu" ini lahir bukan tanpa alasan, melainkan berakar dari sebuah meme daring yang tengah berkembang pesat di media sosial.

Dalam candaan tersebut, penyerang anyar Real Madrid itu kerap dicap sebagai "diktator" tersembunyi yang mengendalikan jagat sepak bola.

Meme tersebut bahkan menarasikan bahwa Mbappe memiliki kuasa begitu besar hingga membuat para wasit tunduk mematuhi segala instruksinya.

Di sisi lain, para pengkritik menganggap candaan ini sebagai cerminan bahwa sang pemain memang memiliki pengaruh yang terlalu besar di level klub maupun timnas.

Meski gambar-gambar Mbappe bergaya diktator banyak bertebaran di media sosial sepanjang turnamen, internal tim Prancis menolak narasi negatif itu.

Di atas lapangan, ketajaman Mbappe justru tak terbendung dengan mengemas tujuh gol dalam lima laga untuk memimpin Prancis ke delapan besar.

Pembelaan Tegas Didier Deschamps

Selebrasi
Selebrasi Kylian Mbappe usai membobol gawang Irak yang membuat namanya sejajar dengan Miroslav Klose. (FIFA)

Didier Deschamps, selaku pelatih Prancis, langsung pasang badan untuk membela kapten andalannya tersebut dari serangan kritik netizen.

Usai kemenangan 1-0 atas Paraguay di babak 16 besar, Deschamps menegaskan bahwa watak asli Mbappe sangat bertolak belakang dengan rumor yang beredar.

Kalian membuat Kylian Mbappe tampak seperti seorang diktator, kenyataannya justru sebaliknya,

ujar Deschamps dikutip dari Bein Sports.

Deschamps menambahkan bahwa kedewasaan sang pemain telah menjadikannya sosok pemimpin yang sangat dihormati oleh seluruh rekan setimnya.

"Citra publiknya sama sekali tidak mencerminkan kenyataan. Kylian selalu dewasa dan seluruh tim mengikutinya," tambah sang juru taktik.

"Saya sangat senang memiliki Kylian sebagai kapten. Kapan pun dia berbicara di dalam dan di luar lapangan, dia mewakili seluruh kelompok," pungkas Deschamps.

Prancis Timnas Prancis Kylian Mbappe Piala Dunia 2026

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Gianni Infantino Minta Para Pengkritik Bermeditasi, Berdoa, atau Menonton Sepak Bola
Presiden FIFA Gianni Infantino melontarkan pesan tegas kepada para pengkritik kepemimpinannya.
Yusuf Abdillah - Senin, 27 Juli 2026
Gianni Infantino Minta Para Pengkritik Bermeditasi, Berdoa, atau Menonton Sepak Bola
Timnas
Aturan Baru Piala AFF 2026: Pakai VAR Penuh, Hitung Mundur 5 Detik, hingga Larangan Tutup Mulut
??Piala AFF 2026 mengadopsi aturan baru IFAB dan Piala Dunia 2026. Simak regulasi mengenai VAR penuh, hitung mundur 5 detik, hingga sanksi kartu merah.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 25 Juli 2026
Aturan Baru Piala AFF 2026: Pakai VAR Penuh, Hitung Mundur 5 Detik, hingga Larangan Tutup Mulut
Piala Dunia
Kontroversi Folarin Balogun Berlanjut, Norwegia Akan Ajukan Pengaduan Etik terhadap FIFA
Federasi Sepak Bola Norwegia mempertimbangkan langkah hukum terhadap FIFA menyusul keputusan kontroversial yang menangguhkan hukuman larangan bermain penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, pada Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 25 Juli 2026
Kontroversi Folarin Balogun Berlanjut, Norwegia Akan Ajukan Pengaduan Etik terhadap FIFA
Piala Dunia
Lamine Yamal Jadi Kandidat Terkuat Peraih Ballon d’Or 2027
William Gallas memprediksi sosok ini yang menjadi peraih Ballon d’Or 2027.
Tengku Sufiyanto - Jumat, 24 Juli 2026
Lamine Yamal Jadi Kandidat Terkuat Peraih Ballon d’Or 2027
Piala Dunia
Jawaban atas Teori Konspirasi Argentina Jadi Tumbal Mafia di Final Piala Dunia 2026
Presiden Federasi Sepak Bola Argentina, Chiqui Tapia, membantah teori konspirasi yang menyebut Argentina sengaja kalah dari Spanyol di final Piala Dunia 2026. Simak pernyataan lengkapnya.
Johan Kristiandi - Jumat, 24 Juli 2026
Jawaban atas Teori Konspirasi Argentina Jadi Tumbal Mafia di Final Piala Dunia 2026
Spanyol
150 Kg Tomat, Hadiah yang Diterima Dua Pemain Spanyol Usai Juara Piala Dunia 2026
Gavi dan Fabian Ruiz menerima hadiah sekitar 150 kg tomat dari kampung halaman usai membawa Spanyol menjadi juara Piala Dunia 2026.
Arief Hadi - Kamis, 23 Juli 2026
150 Kg Tomat, Hadiah yang Diterima Dua Pemain Spanyol Usai Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Kocak, Ada Petisi agar Laga Spanyol vs Argentina Diulang
Petisi agar final Spanyol vs Argentina diulang menembus 61 ribu tanda tangan. FIFA juga menyelidiki keributan usai final Piala Dunia 2026.
Arief Hadi - Kamis, 23 Juli 2026
Kocak, Ada Petisi agar Laga Spanyol vs Argentina Diulang
Piala Dunia
FIFA Investigasi Insiden Final Piala Dunia 2026, Roberto Ayala Minta Maaf kepada Dani Olmo
Asisten pelatih timnas Argentina, Roberto Ayala, akhirnya menyampaikan permintaan maaf setelah terlibat insiden dengan gelandang Spanyol, Dani Olmo, seusai final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 23 Juli 2026
FIFA Investigasi Insiden Final Piala Dunia 2026, Roberto Ayala Minta Maaf kepada Dani Olmo
Piala Dunia
5 Kandidat Pemenang Ballon d'Or 2026 Setelah Piala Dunia Berakhir: Messi Masuk Daftar, Rodri Punya Peluang
Persaingan Ballon d'Or 2026 semakin memanas setelah Piala Dunia 2026 berakhir. Lionel Messi, Rodri, Kylian Mbappe, Harry Kane, dan Lamine Yamal masuk daftar kandidat terkuat peraih penghargaan bergengsi tersebut.
Johan Kristiandi - Rabu, 22 Juli 2026
5 Kandidat Pemenang Ballon d'Or 2026 Setelah Piala Dunia Berakhir: Messi Masuk Daftar, Rodri Punya Peluang
Ragam
Spanyol, Arti Kemenangan Sepak Bola di Piala Dunia 2026
"Sepak Bola yang Menang," ujar legenda Timnas Jerman Toni Kroos.
Tengku Sufiyanto - Rabu, 22 Juli 2026
Spanyol, Arti Kemenangan Sepak Bola di Piala Dunia 2026
Bagikan