Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Akhir Cerita Duet Robbery, Batman dan Robin dari Bayern Munchen

Cerita kehebatan duet Arjen Robben dan Franck Ribery dimulai pada Sabtu, 29 Agustus 2009 hingga berakhir 10 tahun berselang.
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Senin, 06 Mei 2019
Akhir Cerita Duet Robbery, Batman dan Robin dari Bayern Munchen
Arjen Robben dan Franck Ribery (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Bayern Munchen akan menghadapi satu di antara hari paling kelabu dalam sejarah. Meski tidak membuat hati sampai berdarah, namun kepergian Arjen Robben dan Franck Ribery dalam satu waktu tentu akan terasa galabah.

Cerita kehebatan duet Arjen Robben dan Franck Ribery dimulai pada Sabtu, 29 Agustus 2009. Waktu tersebut sangat penting karena untuk pertama kalinya duet Robbery beraksi.

Pada hari itu, Bayern melangkah ke lapangan dengan gontai usai dibekuk Mainz 2-1 pada laga sebelumnya. Bayern yang menjadi calon kuat juara Bundesliga mendapatkan pukulan keras.

Namun, ada pelangi di saat badai pergi. Bayern bangkit dengan menggerus Wolfsburg tiga gol tanpa balas. Pertandingan itu juga menjadi awal bagi era duet Robben dan Ribery.

Bayern Munchen memimpin 1-0 berkat gol Mario Gomez. Tak puas dengan hasil itu, pelatih Bayern, Louis van Gaal, memasukkan pemain anyar dari Real Madrid, Arjen Robben.

Penampilan Robben langsung mencuri perhatian. Aksinya dari sayap kanan memberikan ancaman ke gawang lawan. Pemain asal Belanda tersebut menjadi tandem yang setara untuk pemain sayap kanan Bayern, Franck Ribery.

Usai pertandingan tersebut, Robben dan Ribery menjadi buah bibir. FC Hollywood dianggap punya dua pemain sayap yang sama-sama berbahaya. Duet Robbery dikenal piawai dalam melancarkan tusukan ke jantung pertahanan lawan.

Sejak saat itu, aksi duet Robbery terus memberikan rentetan gol dan assist untuk Bayern Munchen. Hingga saat ini, Robbery telah membawa Bayern memenangi tujuh gelar Bundesliga, empat Piala DFB dan satu trofi Liga Champions dalam kurun waktu satu dekade.

Baca Juga:

Arjen Robben Bakal Angkat Kaki dari Bayern Munchen

Lucas Hernandez dan 4 Pemecah Rekor Transfer Termahal Bundesliga

Ketika Kekalahan dari Liverpool "Membuka Mata" Petinggi Bayern Munchen

Ikuti Jejak Arjen Robben, Franck Ribery Juga Pergi Tinggalkan Bayern Munchen

Arjen Robben dan Franck Ribery

Untuk urusan catatan pribadi, Ribery mencatatkan 123 gol plus 183 assist dari 422 pertandingan. Sedangkan, Robben menorehkan 143 gol dan 101 assist dalam 306 laga.

Sayangnya, torehan gemilang tersebut tidak akan terus berlanjut. Sebab, dengan penampilan yang terus menurun dan usia yang semakin menua, Robben dan Ribery memutuskan angkat kaki dari Bayern. Robben terlebih dahulu mengucap kalimat perpisahan diikuti Ribery beberapa saat berselang.

"Musim 2018-2019 akan menjadi musim terakhir saya membela Bayern Munchen. Ini merupakan 10 tahun yang indah, tetapi sekarang waktunya untuk angkat kaki," ungkap Arjen Robben kepada Omnisport.

Pesan perpisahan Ribery tak kalah menyayat hati. Terlebih, pemain asal Prancis tersebut sudah membela Bayern sejak 2007.

"Ketika saya datang ke Bayern, layaknya seperti mimpi yang telah menjadi kenyataan. Tak akan mudah untuk mengucap selamat tinggal. Tetapi, kami takkan pernah melupakan apa yang sudah kami berhasil capai bersama," tutur Ribery di laman resmi Bayern.

"Saya memenangi lebih dari 20 trofi dan tentu saja, saya harap kami bisa menambah titel Bundesliga dan DFB-Pokal di akhir musim ini. Itu akan hebat bagi saya secara personal dan juga tentu saja, untuk keluarga saya dan fans."

Arjen Robben Franck Ribery Bundesliga Bayern munchen FC Bayern Munchen Breaking News

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Bagikan