8 Klub Premier League yang Ditangani 3 Manajer Permanen dalam Semusim

Berikut 8 klub yang pernah ditangani tiga manajer dalam semusim.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Kamis, 05 Desember 2019
8 Klub Premier League yang Ditangani 3 Manajer Permanen dalam Semusim
Quique Sanchez Flores (premierleague.com)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Seusai memecat Quique Sanchez Flores, Watford masih mencari sosok yang tepat untuk menjadi manajer baru mereka. Watford mencari manajer permanen ketiga mereka musim ini.

Sebelum memecat Flores, Watford sudah mendepatk Javi Gracia pada September lalu. Yang menarik atau rumitnya lagi, Gracia sendiri masuk untuk menggantikan Flores.

Baca juga:

Buah Jatuh Tak Jauh dari Pohonnya, Berikut 5 Anak Susul Ayahnya Menjadi Pesepak Bola

8 Bintang Muda yang Berpotensi Meramaikan Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia

Quique Sanchez Flores
Quique Sanchez Flores (twitter)

Musim 2019-20 belum juga separuh berjalan Watford sudah memecat dia manajer. Semua itu tidak lepas dari buruknya performa mereka yang saat ini ada di dasar klasemen Premier League.

Apakah dengan menunjuk manajer permanen ketiga akan bisa menyelamatkan Watford? Melihat sejarah, tidak banyak klub yang mengalami situasi serupa, tiga manajer dalam satu musim.

Berikut 8 klub yang pernah ditangani tiga manajer dalam semusim.


1. Leicester City (2001-02)

Leicester berhasil selamat meski ditinggal manajer Martin O’Neill yang hengkang ke Celtic pada 2000. Akan tetapi di pekan-pekan awal musim 2001-02, Leicester alami kesulitan di bawah asuhan Peter Taylor.

Sepuluh hari setelah Taylor didepak, Leicester mendatangkan Dave Bassett. Pada masa-masa awal kepelatihan Bassett, Leicester menggeliat dan keluar dari dasar klasemen. Namun, kemudian Leicester gagal meraih kemenangan sepanjang empat bulan.

Perubahan kemudian dilakukan Leicester dengan menjadikan Bassett sebagai direktur sepak bola dan mengangkat Micky Adams, yang semula asisten Bassett, sebagai manajer.

Di akhir musim, Leicester terdegradasi.


2. Sunderland (2002-03)

Ketika terdegradasi pada 2002-03, Sunderland membuat rekor Premier League dengan mencatat poin terendah. Mereka membuat rekor tersebut meski sudah ditangani tiga manajer berbeda.

Peter Reid, manajer yang membawa Sunderland dia kali promosi dan berhasil meraih peringkat ketujuh Premier League dua musim beruntun, harus kehilangan pekerjaan pada Oktober 2002.

Posisi Reid digantikan Howard Wilkinson yang kembali menjadi manajer setelah didepak Leeds United pada 1996. Setelah hanya meraih dua kemenangan, Wilkinson akhirnya dipecat Sunderland pada bulan Maret.

Sunderland kemudian menunjuk Mick McCarthy sebagai manajer. Setelah sembilan kekalahan beruntun, Sunderland dipastikan terdegradasi.


3. Southampton (2004-05)

Harry Redknapp
Harry Redknapp (zimbio)

Setelah Gordon Strachan menguundurkan diri jelang akhir musim 2003-04, Southampton menggaet Paul Sturrock. Sang manajer baru kemudian dilepas saat musim 2004-05 masih berada di bulan Agustus.

Posisi Sturrock digantikan Steve Wigley yang promosi dari staf pelatih menjadi manajer permanen. Setelah hanya meraih satu kemenangan, masa tugas Wigley berakhir pada Desember.

Soton kemudian memilih Harry Redknapp sebagai manajer berikutnya. Redknapp nyaris menyelamatkan Southampton meski pada akhirnya mereka tetap terdegradasi di pekan terakhir.


4. Portsmouth (2004-05)

Berhasil mempertahankan Portsmouth di Premier League di musim debut pada 2003-04, Harry Redknapp tiba-tiba berhenti sebagai manajer. Kabarnya Redknapp berhenti karena berselisih dengan direktur baru Portsmouth Velimir Zajec.

Zajec sendiri kemudian yang mengisi posisi Redknapp sebagai manajer. Zajec yang semula menjabat sebagai manajer interim kemudian diangkat menjadi permanen.

Pada April, Zajec mundur sebagai manajer dan kembali menjalankan tugasnya sebagai direktur klub. Posisi manajer Portsmouth kemudian dipegang oleh Alain Perrin.

Di bawah Perrin, Portsmouth mampu meraih delapan poin dari tujuh laga yang membuat mereka selamat dari degradasi.

Trivia Sepak Bola Premier League

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Meski Baru Menang 2 Kali, Manchester United Tak Bisa Diremehkan
Manchester United baru meraih dua kemenangan dari tujuh laga musim ini. Matheus Cunha meminta publik tetap tenang dan tidak meremehkan Setan Merah.
Arief Hadi - Selasa, 22 September 2026
Meski Baru Menang 2 Kali, Manchester United Tak Bisa Diremehkan
Inggris
Michael Carrick Melempem, Antonio Conte Bisa Jadi Opsi Menarik untuk Manchester United
Manchester United baru menang sekali dalam tujuh laga. Di tengah tekanan kepada Michael Carrick, nama Antonio Conte mulai dikaitkan sebagai calon pengganti.
Johan Kristiandi - Senin, 21 September 2026
Michael Carrick Melempem, Antonio Conte Bisa Jadi Opsi Menarik untuk Manchester United
Inggris
Liverpool Unbeaten, Andoni Iraola Ukir Rekor Berusia 43 Tahun
Andoni Iraola membawa Liverpool tak terkalahkan dalam lima laga awal liga dan menyamai rekor Joe Fagan yang bertahan selama 43 tahun.
Arief Hadi - Senin, 21 September 2026
Liverpool Unbeaten, Andoni Iraola Ukir Rekor Berusia 43 Tahun
Inggris
25 Klub di Premier League Telah Menjadi Korban Keganasan Erling Haaland
Erling Haaland kini sudah membobol gawang seluruh 25 klub Premier League yang pernah dihadapinya. Simak daftar lengkap korban sang bomber.
Arief Hadi - Senin, 21 September 2026
25 Klub di Premier League Telah Menjadi Korban Keganasan Erling Haaland
Inggris
Dapat Tudingan, Wasit Diyakini Tak Suka jika Manchester United Kalah
Fulham ditahan Manchester United 1-1. Alvaro Arbeloa menuding wasit cenderung memihak MU dan tak suka melihat Setan Merah kalah.
Arief Hadi - Senin, 21 September 2026
Dapat Tudingan, Wasit Diyakini Tak Suka jika Manchester United Kalah
Inggris
Jeda Internasional, Momen Refleksi Arsenal
Arsenal kalah 0-3 dari Brighton setelah meraih tujuh kemenangan beruntun. Jeda internasional menjadi momentum bagi The Gunners untuk melakukan evaluasi.
Arief Hadi - Senin, 21 September 2026
Jeda Internasional, Momen Refleksi Arsenal
Inggris
Berada di Peringkat 12 dengan 5 Poin, Manchester United Belum Sesuai Harapan
Manchester United baru mengoleksi lima poin dari lima laga Premier League dan tertahan di posisi ke-12. Michael Carrick tetap optimistis.
Arief Hadi - Senin, 21 September 2026
Berada di Peringkat 12 dengan 5 Poin, Manchester United Belum Sesuai Harapan
Hasil akhir
Hasil Fulham vs Manchester United: Matheus Cunha Selamatkan Setan Merah dari Kekalahan
Manchester United ditahan imbang 1-1 oleh Fulham dalam lanjutan Premier League 2026/2027 di Craven Cottage, London, Minggu (20/9) malam WIB.
Gazza Roosaryatama - Senin, 21 September 2026
Hasil Fulham vs Manchester United: Matheus Cunha Selamatkan Setan Merah dari Kekalahan
Hasil akhir
Hasil Premier League 2026/2027: Manchester City Masih Sempurna, Liverpool Menang Tipis
Berikut adalah hasil Premier League 2026/2027. Manchester City menang 5-3 atas Sunderland dan Liverpool menang 1-0 atas Bournemouth.
Gazza Roosaryatama - Minggu, 20 September 2026
Hasil Premier League 2026/2027: Manchester City Masih Sempurna, Liverpool Menang Tipis
Jadwal
Link Streaming Fulham vs Manchester United, Disiarkan SCTV?
Link streaming Fulham vs Manchester United malam ini. Cek jadwal, jam tayang, siaran langsung, dan cara nonton MU vs Fulham di Premier League 2026/2027.
Johan Kristiandi - Minggu, 20 September 2026
Link Streaming Fulham vs Manchester United, Disiarkan SCTV?
Bagikan