7 Tahun Baru Satu Gelar Premier League, Jurgen Klopp Tidak Sehebat Itu?

Jadi, apakah menurut Sobat BolaSkor, Jurgen Klopp tidak sehebat itu?
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Senin, 13 Juni 2022
7 Tahun Baru Satu Gelar Premier League, Jurgen Klopp Tidak Sehebat Itu?
Jurgen Klopp (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Jurgen Klopp memasuki tahun ketujuh sebagai manajer Liverpool. Namun, dari waktu selama itu, Klopp baru satu kali membawa The Reds juara Premier League. Muncul keraguan apakah Klopp memang pelatih yang hebat.

Jurgen Klopp mengambil kesempatan sebagai pelatih Liverpool pada musim 2015-2016. Sebelumnya, ia punya rekam jejak cukup baik bersama Borussia Dortmund. Dua gelar Bundesliga berhasil didapatkan skuad asuhan Klopp.

Tentunya, menukangi Liverpool merupakan pekerjaan yang menantang bagi Klopp. Bagaimana tidak, The Reds bak raja yang tertidur setelah terakhir kali juara Premier League pada musim 1989-1990. Setelah itu, The Reds hanya jadi penonton kesuksesan sejumlah tim seperti Manchester United, Arsenal, dan Manchester City.

Untuk membangun tim impiannya, Klopp membuat Liverpool menghabiskan banyak dana. Pada musim pertamanya saja, The Reds menghabiskan 126 juta euro. Setelah itu, pengeluaran Liverpool memboyong pemain pernah menyentuh angka 182 juta euro hanya untuk satu musim.

Baca Juga:

Resmi, Benfica Umumkan Kepergian Darwin Nunez ke Liverpool

5 Fakta Menarik Tentang Calon Penyerang Baru Liverpool, Darwin Nunez

Bukan Lima Tahun, Liverpool Ikat Darwin Nunez hingga 2028

Pemain-pemain bintang pun berdatangan. Roberto Firmino, Mohamed Salah, Sadio Mane, Alisson, Virgil van Dijk, Naby Keita, dan Diogo Jota adalah beberapa pemain dengan label mahal yang membela Liverpool pada era Klopp.

Liverpool menjadi satu di antara tim dengan pengeluaran tertinggi di Premier League selama periode Klopp memimpin. Tak kurang dana 740 juta euro sudah dihabiskan.

Dari pengorbanan itu, lahirlah satu gelar yang selama ini diidamkan, Premier League. Liverpool mengakhiri 30 tahun penantian juara setelah memenangi edisi 2019-2020. The Reds unggul 18 poin dari Manchester City yang ada di peringkat kedua.

Namun, hingga saat ini, raihan juara Liverpool-nya Klopp di Premier League mentok di satu titel. Pada musim 2021-2022, Liverpool ditikung Manchester City di tengah perjalanan.

Tentunya, kehebatan Klopp sebagai manajer pun mulai dipertanyakan. Meskipun, terlihat jelas permainan Liverpool membaik di bawah asuhannya, tetapi jelas puncak prestasi adalah gelar juara.

Klopp memang juga membawa Liverpool juara Liga Champions 2018-2019. Bahkan, Liverpool juga pernah mencapai dua final lainnya. Namun, tetap saja titel Premier League menjadi barometer untuk keberhasilan seorang pelatih di Inggris.

Belum lagi, Klopp mulai menjilat ludahnya sendiri. Klopp yang pernah mengatakan tidak akan mendatangkan pemain dengan harga selangit, justru mulai melakukannya.

"Klub lain bisa menghabiskan lebih banyak uang dan mendatangkan pemain top. Saya ingin melakukannya dengan cara berbeda," terang Klopp mengomentari pembelian Paul Pogba seharga 100 juta pouds yang dilakukan Manchester United.

Apalagi, Liverpool juga baru saja mendatangkan penyerang Benfica, Darwin Nunez, dengan harga tinggi. Striker asal Uruguay itu membuat The Reds menghabiskan dana 75 juta euro plus bonus 25 juta euro.

Tentunya, kedatangan Nunez semakin melengkapi armada Klopp untuk meraih gelar Premier League musim depan. Tekanan untuk Klopp pun semakin besar. Apalagi, ia baru memperpanjang kontrak hingga 2026.

Sebagai perbandingan, Pep Guardiola yang mulai berada di belakang kemudi Manchester City satu musim setelah Klopp di Liverpool telah menghasilkan empat titel Premier League. Keduanya sama-sama ditopang kekuatan finansial yang besar untuk membeli pemain bintang.

Jadi, apakah menurut Sobat BolaSkor, Jurgen Klopp tidak sehebat itu?

Liverpool Breaking News Jurgen Klopp Premier League
Ditulis Oleh

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Posts

19.300

Berita Terkait

Basket
Hasil Playoff IBL 2026: Pelita Jaya Jumpa Bogor Hornbills di Final
Bogor Hornbills untuk pertama kalinya mampu menginjakkan kaki di babak final IBL dan akan menantang Pelita Jaya.
BolaSkor - Minggu, 14 Juni 2026
Hasil Playoff IBL 2026: Pelita Jaya Jumpa Bogor Hornbills di Final
Prediksi
Superkomputer Bocorkan Prediksi Skor Belanda vs Jepang: Oranje Masih Lebih Unggul
Superkomputer Opta mengungkap prediksi Belanda vs Jepang di Piala Dunia 2026. Oranje lebih diunggulkan dengan peluang menang 49,2 persen, tetapi Jepang tetap berpotensi menghadirkan kejutan.
Johan Kristiandi - Sabtu, 13 Juni 2026
Superkomputer Bocorkan Prediksi Skor Belanda vs Jepang: Oranje Masih Lebih Unggul
Lainnya
DBL Musim 2026/27 Dipastikan Makin Segar dengan Kolaborasi Anyar
DBL menggandeng AQUA sebagai hydration partner untuk musim 2026/27, sekaligus menjadi title parter untuk DBL Dance.
BolaSkor - Sabtu, 13 Juni 2026
DBL Musim 2026/27 Dipastikan Makin Segar dengan Kolaborasi Anyar
Italia
AC Milan Belum Yakin dengan Oliver Glasner, Ruben Amorim dan Matthias Jaissle Masih Punya Peluang
AC Milan belum menentukan pelatih baru untuk musim depan. Oliver Glasner masih jadi kandidat utama, tetapi Ruben Amorim dan Matthias Jaissle kini berpeluang besar masuk radar Rossoneri.
Johan Kristiandi - Sabtu, 13 Juni 2026
AC Milan Belum Yakin dengan Oliver Glasner, Ruben Amorim dan Matthias Jaissle Masih Punya Peluang
Prediksi
Superkomputer Ungkap Hasil Prediksi Skor Australia vs Turki: Terjadi Ketimpangan
Superkomputer Opta mengungkap prediksi Australia vs Turki di Piala Dunia 2026. Turki lebih diunggulkan dengan peluang kemenangan 53,9 persen, sementara Australia hanya 21,7 persen.
Johan Kristiandi - Sabtu, 13 Juni 2026
Superkomputer Ungkap Hasil Prediksi Skor Australia vs Turki: Terjadi Ketimpangan
Prediksi
Prediksi dan Statistik Australia vs Turki: Misi Mengikuti Jejak Amerika Serikat
Australia menghadapi Turki pada laga perdana Grup D Piala Dunia 2026 di BC Place, Vancouver. Simak prediksi skor, statistik, head to head, susunan pemain, dan peluang kemenangan kedua tim.
Johan Kristiandi - Sabtu, 13 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Australia vs Turki: Misi Mengikuti Jejak Amerika Serikat
Hasil akhir
Kalahkan Kamboja, Timnas Indonesia U-19 Raih Peringkat Tiga Piala AFF U-19 2026
Timnas Indonesia U-19 meraih peringkat ketiga Piala AFF U-19 2026 usai mengalahkan Kamboja 1-0.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 13 Juni 2026
Kalahkan Kamboja, Timnas Indonesia U-19 Raih Peringkat Tiga Piala AFF U-19 2026
Prediksi
Prediksi dan Statistik Haiti vs Skotlandia: Berat Sebelah
Haiti menghadapi Skotlandia pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026. Simak prediksi skor, statistik, head to head, susunan pemain, serta peluang kemenangan kedua tim di Gillette Stadium.
Johan Kristiandi - Sabtu, 13 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Haiti vs Skotlandia: Berat Sebelah
Liga Indonesia
Persija dan Persib Dikabarkan Rebutan Pemain Skotlandia
Jurnalis Italia, Lorenzo Lepore, dalam laporannya menuliskan bahwa Tom Aldred tertarik melanjutkan karier di Indonesia. Persija dan Persib disebut berminat.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 13 Juni 2026
Persija dan Persib Dikabarkan Rebutan Pemain Skotlandia
Piala Dunia
Superkomputer Ungkap Prediksi Skor Brasil vs Maroko: Tim Samba di Atas Angin
Superkomputer Opta mengunggulkan Brasil saat menghadapi Maroko pada laga Grup C Piala Dunia 2026. Simak prediksi lengkap, statistik kedua tim, peluang kemenangan, dan persentase hasil pertandingan.
Johan Kristiandi - Sabtu, 13 Juni 2026
Superkomputer Ungkap Prediksi Skor Brasil vs Maroko: Tim Samba di Atas Angin
Bagikan