7 Pemain Inggris yang Gagal Memenuhi Ekspektasi Publik

Mereka pernah disebut wonderkid di Inggris tapi sayangnya gagal memaksimalkan talentanya.
Arief HadiArief Hadi - Minggu, 16 Januari 2022
7 Pemain Inggris yang Gagal Memenuhi Ekspektasi Publik
Theo Walcott dan Jack Wilshere (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Performa dua talenta Manchester United asal Inggris, Mason Greenwood dan Marcus Rashford, belakangan tengah mendapatkan banyak sorotan publik menyusul buruknya performa mereka.

Kritikan itu datang kala United menang 1-0 atas Aston Villa di Piala FA. Alih-alih melebur dalam permainan tim, Greenwood dan Rashford justru terkesan egois ketika mengontrol bola dan memaksakan permainan menghadapi kepungan lawan.

Khususnya Rashford. Pemain berusia 24 tahun disorot karena sikapnya dalam pertandingan yang seolah memperlihatkan ia tak berhasrat mengejar bola, merebutkannya, dan bak pemain kehilangan passion bermain sepak bola.

Baca Juga:

Ralf Rangnick Masih Percaya kepada Rashford

Sedang Bermasalah, Rashford Disarankan Minta Wejangan dari Cristiano Ronaldo

Ada Apa dengan Marcus Rashford?

Marcus Rashford

Penampilan kedua pemain itu menjadi kekhawatiran bagi suporter sepak bola Inggris, apalagi mereka punya ekspektasi besar kepada mereka dengan talenta besar yang dimiliki.

Rashford dan Greenwood bertalenta, tapi dalam sejarah sepak bola sudah banyak cerita ketika pemain yang dilabeli wonderkid oleh media gagal memenuhi ekspektasi, atau tak bisa memaksimalkannya.

Keduanya tentu tak ingin masuk ke dalam kategori tersebut. Pemain-pemain di bawah ini bisa jadi contoh talenta saja tak menjamin kesuksesan untuk mencapai penampilan optimal.

1. Theo Walcott

Diboyong Arsenal pada 2006 dari Southampton pada usia 17 tahun dan digadang-gadang sebagai suksesor Thierry Henry. Theo Walcott memang bertahan lama di Arsenal hingga 2018, tetapi talentanya tak berkembang sesuai ekspektasi.

Walcott yang berposisi sebagai penyerang sayap sulit tampil konsisten, menaikkan level bermainnya, hingga ia tak jauh berbeda dari penyerang sayap klub papan tengah. Alhasil, Walcott (kini berusia 32 tahun) kembali main di Southampton.

2. Ravel Morrison

Produk akademi Man United yang dibanjiri pujian dengan talenta besar yang dimilikinya. Sayang, Morrison tak menyamai segala pujian itu dengan sikap yang tepat: pernah tak ikut berlatih hingga menghindari pertemuan tim.

Morrison (28 tahun) saat ini menjadi 'kutu loncat' yang bermain di banyak klub pasca pergi dari United pada 2012, mulai dari West Ham United, QPR, Cardiff City, Lazio, Atlas, Ostersund, Sheffield United, dan Derby County.

3. Jack Rodwell

Produk akademi Everton yang digadang-gadang calon gelandang masa depan timnas Inggris. Rodwell punya kekuatan fisik, visi bermain, operan bola bagus, serta naluri mencetak gol. Itu terlihat kala membela Everton (2007-2012).

Setelah sempat jadi pemain termuda dalam sejarah Everton yang bermain di kompetisi Eropa, karier Rodwell tak lagi sama sejak pindah ke Manchester City. Namanya perlahan 'tenggelam' hingga akhirnya kini pada usia 30 tahun terdampar di Australia dengan Western Sydney Wanderers.

4. Jack Wilshere

Dari wonderkid Arsenal yang dipuji dan diakui Pep Guardiola, mengundang atensi Eropa karena unik dalam permainannya sebagai gelandang asal Inggris - tidak box to box, tapi gelandang kreatif, kini Wilshere tak memiliki klub.

Ironis, pada usia 30 tahun tak ada klub yang mau menampung Wilshere yang akrab dengan cedera hingga performa yang tak lagi sama seperti di awal karier dengan Arsenal, di bawah arahan Arsene Wenger.

5. Stewart Downing

Dianggap sebagai solusi penyerang sayap kiri untuk Inggris. Performanya juga tidak buruk-buruk amat semasa membela Middlesbrough dan Aston Villa, tapi saat membela Liverpool (2011-2013) kariernya seketika meredup.

Meski di sisa kariernya sempat membela West Ham United, Middlesbrough, dan Blackburn Rovers, performa Downing tak pernah lagi sama dan pensiun pada 2021.

6. Andy Carroll

Sensasi transfer Januari Liverpool pada 2011 dari Newcastle United. Andy Carroll bahkan dibandingkan dengan legenda Newcastle, Alan Shearer, karena ia memang tampil hebat di periode pertama membela klub.

Carroll jago duel bola udara, berbadan besar, dan punya naluri gol bagus. Tapi ekspektasi publik kepadanya terlalu besar untuk ditanggung. Carroll jadi pemain gagal (flop) di Liverpool lalu bermain di West Ham, Newcastle, kini dengan Reading di usia 33 tahun.

7. Michael Johnson

Sangatlah disayangkan apabila melihat nama yang satu ini. Produk akademi Manchester City punya talenta besar hingga dibandingkan dengan Michael Ballack oleh Dietmar Hamann.

Pasca bermain di tim utama City pada musim 2006-2007 cedera mulai menerjang Johnson, belum lagi dengan masalah lain yang dihadapinya hingga publik melihatnya punya masalah mental. City melepasnya pada usia 24 tahun dan setelahnya ia tak pernah lagi memainkan sepak bola profesional.

Selain ketujuh nama itu ada juga nama lainnya seperti: David Bentley, Micah Richards, Nile Ranger, Francis Jeffers, Cherno Samba, Josh McEachran, Jermaine Pennant, Kieran Dyer.

Breaking News Inggris Timnas Inggris Trivia Sepak Bola Premier League

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Jamie Carragher merasa kasihan kepada pemain Man City, tetapi menilai gelar Premier League pada periode pelanggaran finansial harus dicabut.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Timnas Indonesia vs Bangladesh: Skuad Garuda di Ujung Tanduk
Timnas Indonesia vs Bangladesh, matchday 3 Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (1/10), pukul 19.30 WIB, Live Vidio.
Rizqi Ariandi - Rabu, 30 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Timnas Indonesia vs Bangladesh: Skuad Garuda di Ujung Tanduk
Inggris
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Pep Guardiola akhirnya buka suara setelah Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran finansial Premier League. Ia menegaskan dukungannya kepada klub.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Timnas
Timnas Indonesia Butuh Banyak Gol, John Herdman Buka Peluang Mainkan Egy dan Hannan Lawan Bangladesh
Demi bongkar pertahanan Bangladesh, pelatih Timnas Indonesia John Herdman berpeluang memainkan Egy Maulana Vikri dan Rayhan Hannan untuk menambah daya gedor.
Rizqi Ariandi - Rabu, 30 September 2026
Timnas Indonesia Butuh Banyak Gol, John Herdman Buka Peluang Mainkan Egy dan Hannan Lawan Bangladesh
Liga Indonesia
Dituduh Pakai Uang Pinjaman I League dari Persib untuk Belanja Pemain, Persija Layangkan Somasi Terbuka
Persija Jakarta resmi melayangkan somasi terbuka kepada pemilik akun Instagram @murizkky atas narasi tak berdasar mengenai dugaan aliran dana pinjaman I League dari Persib untuk belanja pemain.
Rizqi Ariandi - Rabu, 30 September 2026
Dituduh Pakai Uang Pinjaman I League dari Persib untuk Belanja Pemain, Persija Layangkan Somasi Terbuka
Lainnya
Erick Thohir Menantikan Medali Emas Tambahan dari Panjat Tebing
Indonesia sudah meraih 3 emas di Asian Games 2026. Erick Thohir menargetkan emas keempat dan menanti kejutan dari panjat tebing.
Johan Kristiandi - Rabu, 30 September 2026
Erick Thohir Menantikan Medali Emas Tambahan dari Panjat Tebing
Liga Indonesia
Dirtek Java United yang Diskriminasi Shin Tae-yong Dihukum Berat Komdis PSSI
Direktur Teknik Java United, Achmad Resal Octavian, dihukum skors 10 pertandingan, larangan masuk stadion, dan denda Rp500 juta akibat ucapan diskriminatif kepada Shin Tae-yong.
Rizqi Ariandi - Rabu, 30 September 2026
Dirtek Java United yang Diskriminasi Shin Tae-yong Dihukum Berat Komdis PSSI
Timnas
John Herdman Dihujani Kritik, Erick Thohir: Sepak Bola Memang Kejam
John Herdman mendapat banyak kritik usai Timnas Indonesia ditahan Malaysia. Erick Thohir buka suara dan minta Garuda fokus lawan Bangladesh.
Johan Kristiandi - Rabu, 30 September 2026
John Herdman Dihujani Kritik, Erick Thohir: Sepak Bola Memang Kejam
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Argentina vs Bolivia, Live di Sini!
Simak cara menonton dan link streaming Argentina vs Bolivia, Kamis (1/10) pukul 07.00 WIB. Saksikan laga Argentina secara live di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 30 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Argentina vs Bolivia, Live di Sini!
Internasional
Lionel Messi Main pada Laga Argentina vs Bolivia? Scaloni Ungkap Jawabannya
Lionel Messi main lawan Bolivia? Lionel Scaloni mengungkapkan rencana Messi sebelum Argentina menghadapi Burkina Faso dan Benin.
Johan Kristiandi - Rabu, 30 September 2026
Lionel Messi Main pada Laga Argentina vs Bolivia? Scaloni Ungkap Jawabannya
Bagikan