6 Pelatih Asing yang Rasakan Juara Era Liga Indonesia hingga Liga 1

Dari seluruh kompetisi di Indonesia ini, terhitung ada 6 pelatih asing yang terbilang sukses di kompetisi kasta tertinggi Indonesia
Hadi FebriansyahHadi Febriansyah - Minggu, 08 November 2020
6 Pelatih Asing yang Rasakan Juara Era Liga Indonesia hingga Liga 1
Pelatih Bali United, Stefano Cugurra. (Media Bali United)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Kompetisi sepak bola di Indonesia dimulai sejak era Perserikatan dan Galatama, pada kompetisi tersebut banyak sekali pelatih hebat yang bermunculan. Namun pada tahun 1994, dua kompetisi tersebut dilebur menjadi Liga Indonesia.

Pada saat itu, format Liga Indonesia dibagi menjadi dua wilayah sampai dengan tahun 2007. Setelah itu, Liga Indonesia kembali berubah nama menjadi Indonesia Super League (ISL) pada tahun 2008, ISL ini mengubah format yang sebelumnya dua wilayah menjadi kompetisi penuh.

Terakhir setelah dibekukan oleh FIFA pada tahun 2015, kompetisi di Indonesia kembali berubah namanya. Kali ini menjadi Liga 1 pada tahun 2017 lalu. Nama kompetisi ini pun digunakan sampai dengan tahun 2020 ini.

Baca Juga:

10 Pelatih Lokal yang Rasakan Juara Era Liga Indonesia hingga Liga 1

Sandi Sute Geluti Bisnis Bidang Pertanian sebagai Penghasilan Tambahan

Dari seluruh kompetisi di Indonesia ini, terhitung ada 6 pelatih asing yang terbilang sukses di kompetisi kasta tertinggi Indonesia. BolaSkor.com mencoba menjabarkan 6 pelatih tersebut, berikut penjelasannya:

1. Henk Wullems

Pelatih asal Belanda ini merupakan pelatih asing pertama yang meraih gelar juara Liga Indonesia. Gelar tersebut Henk Wullems dapatkan ketika menangani Mastrans Bandung Raya pada tahun 1995-1996.

Tidak hanya itu saja, pada tahun 1999-2000 Henk Wullems kembali memberikan gelar juara Liga Indonesia, kali ini bersama PSM Makassar. Pada saat itu, ia menjabat sebagai direktur teknik PSM dan berhasil menjadi mentor untuk pelatih lokal, Syamsudin Umar.

Prestasi cemerlang itulah yang membawa dirinya berhasil menjadi pelatih Timnas Indonesia pada 1997. Wullems melatih Timnas Indonesia yang tampil di SEA Games 1997 di Jakarta dengan raihan prestasi medali perak.

Henk Wullems. (Istimewa)

2. Sergei Dubrovin

Nama kedua ini memang tidak diperhitungkan bisa meraih gelar juara Liga Indonesia. Saat itu pelatih asal Moldova itu melatih Petrokimia Putra Gresik, ia berhasil meraih gelar juara Liga Indonesia pada tahun 2002.

Ketika menjalani kompetisi, Petrokimia memang tampil baik dan berhasil meraih peringkat satu wilayah timur. Tapi pada babak depalan besar mereka hampir gagal lolos ke babak semifinal. Beruntung, Petrokimia akhirnya melangkah ke semifinal setelah Persipura dikalahkan Arema.

Petrokimia melangkah ke final setelah memenangi adu tos-tosan melawan Semen Padang di babak semifinal. Dalam partai final versus Persita Tangerang, Petrokimia berhasil menang 2-1 atas Persita, lewat gol Samuel Celbi dan Yao Aloi.

Sergei Dubrovin. (Istimewa)

3. Jacksen F Tiago

Jacksen F. Tiago boleh dibilang sebagai pelatih asing paling sukses di Indonesia. pelatih asal Brasil ini berhasil empat gelar juara di Liga Indonesia, satu bersama Persebaya Surabaya pada tahun 2004, tiga bersama Persipura Jayapura (2008-2009, 2010-2011, dan 2013).

Pelatih asal Brasil ini memulai kiprahnya di Indonesia sebagai pemain pada 1994 bersama Petrokimia Putra. Sukses jadi pemain, Jacksen enggan kembali ke negaranya dan melanjutkan kariernya sebagai pelatih di Indonesia, ternyata keputusan tersebut sangat tepat.

Sama seperti Henk Wullems, dengan rentetan prestasinya sebagai pelatih di Indonesia. Jacksen akhirnya mendapatkan tawaran melatih Timnas Indonesia pada tahun 2013 silam.

Jaksen F Tiago. (Istimewa)

4. Robert Rene Alberts

Robert Alberts jadi pelatih asing keempat yang membawa tim yang dilatihnya jadi juara kompetisi kasta tertinggi di negeri ini. Pencapaian itu diraih Alberts di ISL 2009-2010, kala melatih Arema Indonesia.

Ketika menjadi juara Robert Alberts langsung dipuja oleh masyarakat Malang. Wajar saja, pelatih asal Belanda ini berhasil memberikan gelar juara untuk kota Malang setelah hampir 17 tahun Singo Edan tidak pernah juara Liga Indonesia.

Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts. (BolaSkor.com/Gigi Gaga)

5. Simon McMenemy

Perjalanan Simon McMenemy untuk membawa Bhayangkara FC menjadi juara Liga 1 sangatlah luar biasa. Ia berhasil menyingkirkan pesaing-pesaing hebat seperti Bali United, PSM Makassar, dan Persija Jakarta.

Arsitek asal Skotlandia itu direkrut Mitra Kukar pada 2011-2012 sebelum berlabuh ke Pelita Bandung Raya pada 2013. Pada dua kali kesempatan berlatih di Tanah Air, Simon gagal total. Namun, ketika ia membesut Bhayangkara FC pada 2017, gelar juara Liga 1 berhasil disabetnya.

Simon McMenemy. (PSSI)

6. Stefano Cugurra

Pelatih asal Brasil ini merupakan salah satu pelatih tersukes di era Liga 1. Bagaimana tidak, pelatih yang akrab disapa Teco ini berhasil meraih dua gelar juara secara beruntun.

Pertama pada tahun 2018, ia berhasil meraih gelar juara Liga 1 bersama Persija. Setahun kemudia, Teco hijrah ke Bali United dan mencoba tantangan baru. Dengan komposisi pemain yang mempuni, Teco akhirnya bisa meraih gelar juara Liga 1 tahun 2019.

Bagi Bali United, torehan gelar Liga 1 2019 begitu bermakna. Sebab, trofi itu merupakan yang pertama bagi tim berjulukan Serdadu Tridatu ini di Liga Indonesia.

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra. (BolaSkor.com/Putra Wijaya)

Trivia Sepak Bola Liga 1 Persija jakarta Henk Wullems Jacksen f tiago Stefano Cugurra Simon mcmenemy Robert Rene Alberts Bali United Persib Bandung Bhayangkara FC

Berita Terkait

Liga Indonesia
Shin Tae-yong Jujur Soal Shayne Pattynama dan Kondisi Marselino Ferdinan
Pelatih Persija, Shin Tae-yong, beri tanggapan soal peluang Shayne Pattynama dan perkembangan kondisi terbaru dari Marselino Ferdinan.
Gazza Roosaryatama - Sabtu, 17 Oktober 2026
Shin Tae-yong Jujur Soal Shayne Pattynama dan Kondisi Marselino Ferdinan
Liga Indonesia
Pulih dari Cedera, Beckham Putra Berambisi Tampil di Laga Persib vs Persik
Beckham Putra mengaku pulih 100 persen dari cedera dan berharap mendapat kesempatan tampil saat Persib Bandung menghadapi Persik Kediri.
Arief Hadi - Jumat, 16 Oktober 2026
Pulih dari Cedera, Beckham Putra Berambisi Tampil di Laga Persib vs Persik
Liga Indonesia
Persija vs Persita: Shin Tae-yong Waspadai Rayco Rodriguez, Bakal Beri Perhatian Khusus
Persija Jakarta akan hadapi Persita Tangerang di Super League. Pelatih Shin Tae-yong siapkan strategi khusus untuk matikan Rayco Rodriguez.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 16 Oktober 2026
Persija vs Persita: Shin Tae-yong Waspadai Rayco Rodriguez, Bakal Beri Perhatian Khusus
Liga Indonesia
Minta Jakmania Penuhi Banten saat Lawan Persita, Shin Tae-yong: Jangan Buat Keributan!
Shin Tae-yong sambut kehadiran Jakmania pada laga kontra Persita di Banten. STY berpesan agar suporter beri dukungan penuh dan hindari keributan.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 16 Oktober 2026
Minta Jakmania Penuhi Banten saat Lawan Persita, Shin Tae-yong: Jangan Buat Keributan!
Liga Indonesia
Shin Tae-yong Belum Pikirkan soal League Cup, Siapa 3 Pemain Asing Persija yang Akan Dibawa?
Shin Tae-yong belum tentukan 3 pemain asing Persija untuk League Cup. STY pilih fokus hadapi jadwal padat kompetisi liga sepanjang Oktober.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 16 Oktober 2026
Shin Tae-yong Belum Pikirkan soal League Cup, Siapa 3 Pemain Asing Persija yang Akan Dibawa?
Liga Indonesia
I.League Beri Peringatan Keras, Tak Segan Berikan Sanksi Pengurangan Poin
I.League berikan peringatan keras dan dorong sanksi pengurangan poin bagi klub usai rentetan insiden penyerangan suporter dan bus tim.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 16 Oktober 2026
I.League Beri Peringatan Keras, Tak Segan Berikan Sanksi Pengurangan Poin
Liga Indonesia
Soal Pengurangan Poin Persija usai Insiden Bus Persib U-18, Shin Tae-yong: Tidak Masuk Akal
Pelatih Persija, Shin Tae-yong, sebut desakan pengurangan poin usai insiden penyerangan bus Persib U-18 tidak masuk akal. Minta hukum oknumnya.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 16 Oktober 2026
Soal Pengurangan Poin Persija usai Insiden Bus Persib U-18, Shin Tae-yong: Tidak Masuk Akal
Liga Indonesia
Shin Tae-yong Sayangkan Penyerangan Bus Persib U-18, Desak Aparat Tindak Tegas Pelaku
Pelatih Persija, Shin Tae-yong, sayangkan penyerangan bus Persib U-18. Desak klub beri teguran keras dan minta aparat hukum tindak tegas pelaku.
Gazza Roosaryatama - Jumat, 16 Oktober 2026
Shin Tae-yong Sayangkan Penyerangan Bus Persib U-18, Desak Aparat Tindak Tegas Pelaku
Jadwal
Link Live Streaming dan Jadwal Super League Hari Jumat (16/10), Dua Laga Dapat Ditonton Gratis
Empat laga Super League digelar Jumat (16/10). Dua pertandingan tayang gratis di Indosiar, sementara lainnya dapat disaksikan melalui Vidio.
Arief Hadi - Jumat, 16 Oktober 2026
Link Live Streaming dan Jadwal Super League Hari Jumat (16/10), Dua Laga Dapat Ditonton Gratis
Prediksi
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Madura United vs Bhayangkara FC: Panaskan Persaingan di Papan Atas
Simak prediksi skor, H2H, susunan pemain, jadwal, dan link live streaming Madura United vs Bhayangkara FC di Super League 2026-2027.
Arief Hadi - Jumat, 16 Oktober 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Madura United vs Bhayangkara FC: Panaskan Persaingan di Papan Atas
Bagikan