Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

6 Duel Kunci Liverpool Vs Chelsea

Liverpool dan Chelsea akan saling bentrok di pekan tiga Premier League 2021-2022.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 25 Agustus 2021
6 Duel Kunci Liverpool Vs Chelsea
Liverpool vs Chelsea (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Dua manajer asal Jerman akan saling bentrok di akhir pekan ini pada pekan tiga Premier League. Jurgen Klopp dengan Liverpool arahannya akan menjamu tim besutan Thomas Tuchel, Chelsea di Anfield, Sabtu (28/08) pukul 23.30 WIB.

Duel itu akan semakin menarik karena kedua tim yang identik dengan warna merah dan biru itu sama-sama ada di momentum kemenangan. Keduanya sama-sama mengoleksi enam poin dan berada di urutan dua tiga klasemen.

Liverpool punya keunggulan statistik hanya kalah dua kali dari 13 pertemuan Premier League terakhir melawan Chelsea (enam kali menang dan lima kali imbang).

Baca Juga:

Euforia Fans Chelsea Bisa Berlanjut, The Blues Berpotensi Rekrut 2 Pemain Lagi

6 Pemain yang Bisa Jadi Pembeda Laga Liverpool Vs Chelsea

Kritik Wasit, Klopp Ramal Potensi Kemunduran di Premier League

Catatan menarik lainnya adalah Liverpool - sejauh ini - telah menghasilkan tendangan paling banyak ke gawang lawan (46 kali), sebaliknya Chelsea menderita tendangan paling sedikit dari dua laga (10 kali).

Artinya, pertemuan nanti akan menjadi uji kekuatan pedang dan ketahanan perisai. Dalam duel yang akan berlangsung ketat itu akan ada duel-duel kunci yang dapat menentukan arah pertandingan.

1. Romelu Lukaku vs Virgil van Dijk

Tidak ada duel yang lebih menarik ketimbang potensi duel fisik antara dua raksasa di pertahanan Liverpool, Virgil van Dijk, melawan striker anyar Chelsea Romelu Lukaku.

Lukaku sudah memperlihatkan kekuatannya kala Chelsea menang 2-0 atas Arsenal. Di laga itu Lukaku sampai menjatuhkan Pablo Mari, bek Arsenal dengan kelebihan fisiknya. Melawan Liverpool Lukaku akan menghadapi lawan sepadan dari segi kekuatan fisik.

Musim lalu Chelsea mengalahkan Liverpool 1-0 di Anfield tapi Van Dijk absen karena cedera. Kini bek asal Belanda itu akan coba menghentikan Lukaku dan Chelsea mencetak gol.

2. Mohamed Salah vs Antonio Rudiger

Mo Salah akan selalu jadi momok berbahaya bagi pertahanan lawan. Chelsea tahu daya rusak yang dapat ditimbulkan mantan pemainnya itu jika dibiarkan bergerak bebas. Tak ayal pada taktik tiga bek Tuchel pemain yang akan paling sering berduel dengannya adalah Antonio Rudiger.

Bek berpaspor Jerman acapkali bermain sebagai bek tengah-kiri di Chelsea. Kelugasan dan man to man marking Rudiger akan diuji kecepatan bermain Mo Salah.

3. Jordan Henderson vs Jorginho

Jangan lupakan pentingnya duel perebutan bola di lini tengah. Chelsea dan Liverpool sama-sama punya gelandang top. Juara Piala Eropa 2020 dengan timnas Italia, Jorginho akan coba mengambilalih penguasaan bola dan mengatur ritme bermain Chelsea.

Sudah menjadi tugas Jordan Henderson atau gelandang Liverpool lainnya untuk mencegah hal itu terjadi. Pada final Piala Eropa 2020 lalu Inggris dikalahkan Italia melalui drama adu penalti, ini bisa jadi motivasi tambahan Henderson untuk 'balas dendam'.

4. N'Golo Kante vs Naby Keita

Liverpool punya Fabinho sebagai gelandang bertahan murni dan Chelsea punya N'Golo Kante. Akan tapi dalam dua laga terakhir Klopp memainkan Naby Keita sebagai starter dan bukan tak mungkin ia tampil lagi melawan Chelsea.

Stamina dan enerji bermainnya akan jadi lawan ideal untuk Kante dalam perebutan bola di lini tengah. Pemenang duel ini bisa jadi menentukan jalannya pertandingan.

5. Sadio Mane vs Reece James

Jika Liverpool punya Mo Salah sebagai winger kanan maka di kiri ada Sadio Mane. Kelincahan, kecepatan, dan kemampuannya mencetak gol akan dihadapkan pada bek kanan Inggris yang juga enerjik: Reece James.

James acapkali membantu serangan Chelsea sebagai bek sayap kanan, tetapi dengan adanya Mane ia berpotensi membantu Cesar Azpilicueta menjaga pertahanan. Terlebih ada Diogo Jota atau Roberto Firmino yang juga harus diwaspadai.

6. Trent Alexander-Arnold vs Marcos Alonso

Bek sayap kiri Chelsea Marcos Alonso seringkali menjadi salah satu titik serang tim. Alonso punya kemampuan mengambil tendangan bebas, mengirim umpan, dan mencetak gol dengan kaki kirinya.

Alonso akan sering menyerang area kanan pertahanan Liverpool dan di sana ada Trent Alexander-Arnold. Pemain asal Inggris tersebut tak bisa terlalu aktif menyerang karena di satu sisi juga akan menjaga Alonso, begitu juga Alonso kepadanya.

Breaking News Premier League Trivia Sepak Bola Liverpool Chelsea

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Resmi Dikenalkan Manchester United, Ambisi Youri Tielemans Sejalan dengan Red Devils
Youri Tielemans resmi bergabung dengan Manchester United hingga 2031. Gelandang Belgia itu mengungkap ambisi besar meraih trofi.
Arief Hadi - Rabu, 15 Juli 2026
Resmi Dikenalkan Manchester United, Ambisi Youri Tielemans Sejalan dengan Red Devils
Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Bagikan