5 Perubahan Sejak Terakhir MU dan Liverpool Bersaing Rebutkan Titel Liga

Sudah banyak perubahan yang terjadi dari Manchester United dan Liverpool sejak terakhir mereka merebutkan titel Premier League.
Arief HadiArief Hadi - Kamis, 14 Januari 2021
5 Perubahan Sejak Terakhir MU dan Liverpool Bersaing Rebutkan Titel Liga
North West Derby pada 2009 (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pertandingan besar akan dihelat di Anfield akhir pekan ini dalam lanjutan pekan 18 Premier League. Juara bertahan Premier League Liverpool akan menjamu Manchester United, Minggu (17/01) pukul 23.30 WIB.

Keduanya sama-sama dalam momentum bagus di papan atas klasemen. MU berada di puncak klasemen dengan raihan 36 poin, diikuti Liverpool di peringkat dua dengan koleksi 33 poin. Pertandingan di Anfield diprediksi berjalan seru mengingat kondisi kedua tim itu.

Rivalitas keduanya dalam North West Derby membuat suasana pertandingan seru. Apalagi laga nanti diwarnai oleh rekor fantastis Liverpool di Anfield serta catatan tak pernah kalah MU musim ini di laga tandang.

Man United tak pernah menang di empat kunjungan terakhir di Anfield. Total dalam 10 laga terakhir MU hanya sekali mengalahkan anak-anak asuh Liverpool di Anfield. Pertandingan nanti semakin menarik karena keduanya kandidat peraih titel Premier League.

Baca Juga:

Liverpool Vs MU: Persaingan di Pelabuhan yang Beralih ke Lapangan

Berpeluang Salip Liverpool, Dilema Melanda Manchester United

Jodohkan MU dan Liverpool, Crouch Dapat Ancaman Tak Terduga

Butuh mundur hingga 2009 untuk melihat keduanya bersaing di jalur yang sama. Semenjak saat itu baik Liverpool dan MU mengalami fase naik turun yang berbeda: MU terakhir kali meraih titel Premier League pada 2013 dan Liverpool memenangi titel liga pertama selama 30 tahun pada 2020.

Dalam kurun waktu 12 tahun banyak hal yang bisa terjadi. Tentu saja ada perubahan khususnya di kedua skuad Liverpool dan MU. Berikut BolaSkor.com menjabarkan perubahan-perubahan itu:

1. Skuad

Skuad Liverpool dan MU pada 2009

Tidak ada satu pun pemain dari skuad kedua tim yang masih aktif bermain di MU atau Liverpool. Bahkan dari skuad MU beberapa sudah banting setir sebagai pandit sepak bola dari Gary Neville, Owen Hargreaves, Rio Ferdinand, dan Patrice Evra.

Begitu juga Jamie Carragher dari Liverpool. Beberapa yang masih aktif bermain namun dengan klub berbeda saat ini adalah: Cristiano Ronaldo, Pepe Reina, Lucas Leiva, Martin Skrtel, dan Carlos Tevez. Jadi skuad kedua tim sudah jauh berbeda di laga nanti.

2. 'Roda Berputar'

Sir Alex Ferguson

Pada 2009 Man United arahan Sir Alex Ferguson masih jadi kandidat kuat perebut titel Premier League. Pada eranya MU memenangi 20 titel Premier League. Sementara Liverpool melanjutkan puasa gelar dan inkonsistensi bermain tiap musimnya.

Situasi itu sudah berubah drastis sejak Ferguson pensiun pada 2013 dan Liverpool dilatih Jurgen Klopp dari 2015 sampai saat ini.

MU kesulitan jadi kandidat petarung titel Premier League dengan konsisten seperti masa lalu, sedangkan Liverpool kini jadi salah satu tim unggulan juara di bawah arahan Klopp usai memenangi titel Premier League dan Liga Champions.

3. Regulasi dan VAR

VAR

Sepak bola tak lagi sama seperti masa lalu. Perubahan regulasi itu terjadi tiap tahunnya dan kini pun sama di tengah pandemi virus corona. Salah satu perubahan yang terlihat nyata itu adalah diperbolehkannya lima pergantian pemain.

Kendati Premier League belum menerapkannya kembali musim ini setelah sempat digunakan di jelang akhir musim lalu, pergantian lima pemain itu sudah digunakan di liga-liga top Eropa lainnya.

Selain itu adalah eksistensi VAR (Video Asisten Wasit). Adanya VAR acapkali memicu kontroversi, sebab wasit cenderung bergantung pada bantuan teknologi untuk memberi keputusan melainkan mengandalkan insting semata. Tak diragukan lagi VAR akan membuat laga nanti kian seru.

4. Bintang Tim

Mohamed Salah, Sadio Mane, Roberto Firmino

MU pada 2009 memiliki Wayne Rooney, Carlos Tevez, dan Cristiano Ronaldo sebagai trisula lini depan maut. Sedangkan Liverpool memiliki duet Steven Gerrard-Fernando Torres yang berkolaborasi baik di lini depan.

Situasi kini berbalik 180 derajat. Liverpool punya Roberto Firmino, Mohamed Salah, dan Sadio Mane sebagai trisula maut di depan, sedangkan MU punya Marcus Rashford, Anthony Martial yang ditopang gelandang seperti Bruno Fernandes dan Paul Pogba.

Kedua tim disesaki bintang dalam skuad terkini dan kini tinggal bagaimana hasrat untuk menang serta taktik dari manajer dapat membantu tim dalam upaya memenangi laga.

5. Manajer

Jurgen Klopp dan Ole Gunnar Solskjaer

Enam tahun dilatih oleh Jurgen Klopp Liverpool sudah memenangi titel Liga Champions dan Premier League. Kesabaran membuahkan hasil dalam proses pembangunan skuad dan kini Liverpool jadi salah satu tim terkuat di Inggris.

Berbeda dari Klopp yang sudah dalam posisi relatif aman karena raihan trofi itu, Ole Gunnar Solskjaer tengah disorot karena sekarang memasuki tahun ketiga kurang melatih MU dan belum memenangi trofi.

Solskjaer adalah legenda MU yang bermain pada medio 1996-2007. Kini MU dalam posisi yang bagus dalam bersaing merebutkan titel dan menarik untuk dinanti kiprah tim bersama Solskjaer.

Breaking News Trivia Sepak Bola Liverpool Manchester United Premier League

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Lionel Messi Pecahkan Rekor! 5 Statistik Gemilang Usai Argentina Kalahkan Cape Verde
Lionel Messi kembali menjadi bintang saat Argentina menyingkirkan Cape Verde 3-2 di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Simak 5 statistik impresif La Pulga, termasuk rekor-rekor baru yang berhasil dipecahkan.
Johan Kristiandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Lionel Messi Pecahkan Rekor! 5 Statistik Gemilang Usai Argentina Kalahkan Cape Verde
Piala Dunia
Rating Pemain Argentina vs Cape Verde: Lionel Messi Belum Bosan Jadi yang Terbaik
Lionel Messi kembali menjadi pemain terbaik saat Argentina menang 3-2 atas Cape Verde di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Simak rating lengkap seluruh pemain La Albiceleste dan Cape Verde versi FotMob.
Johan Kristiandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Rating Pemain Argentina vs Cape Verde: Lionel Messi Belum Bosan Jadi yang Terbaik
Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Cape Verde Menyulitkan, Argentina Berjuang hingga Babak Tambahan untuk Lolos
Argentina harus berjuang hingga babak tambahan untuk mengalahkan Cape Verde 3-2 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Lionel Messi mencetak gol dan membawa La Albiceleste lolos ke 16 besar menghadapi Mesir.
Johan Kristiandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Cape Verde Menyulitkan, Argentina Berjuang hingga Babak Tambahan untuk Lolos
Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Mesir Singkirkan Australia Lewat Adu Tendangan Penalti
Mesir sukses menyingkirkan Australia lewat drama adu penalti pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Emam Ashour mencetak gol, sementara Mohamed Salah membawa The Pharaohs melaju ke babak 16 besar.
Johan Kristiandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Mesir Singkirkan Australia Lewat Adu Tendangan Penalti
Piala Dunia
Cara Menonton Argentina vs Cape Verde Secara Gratis, Live Sebentar Lagi Pukul 05.00 WIB
Cara menonton Argentina vs Cape Verde di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Simak jadwal kickoff pukul 05.00 WIB, siaran langsung TVRI, layanan streaming, dan prediksi starting XI.
Johan Kristiandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Cara Menonton Argentina vs Cape Verde Secara Gratis, Live Sebentar Lagi Pukul 05.00 WIB
Timnas
Water Break PSSI Pers: BTN Optimistis Timnas Indonesia Raih Gelar ASEAN Hyundai Cup 2026
BTN membeberkan persiapan Timnas Indonesia menuju ASEAN Hyundai Cup 2026. John Herdman menargetkan Skuad Garuda meraih gelar AFF pertama sepanjang sejarah.
Rizqi Ariandi - Jumat, 03 Juli 2026
Water Break PSSI Pers: BTN Optimistis Timnas Indonesia Raih Gelar ASEAN Hyundai Cup 2026
Piala Dunia
Spanyol Melaju Mulus, Lamine Yamal Tegaskan La Roja Tak Takut Siapa Pun
Lamine Yamal kembali menegaskan ambisi besarnya di Piala Dunia 2026, yakni membawa Spanyol meraih gelar juara.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Spanyol Melaju Mulus, Lamine Yamal Tegaskan La Roja Tak Takut Siapa Pun
Piala Dunia
Julian Nagelsmann Resmi Tinggalkan Kursi Kepelatihan Timnas Jerman, DFB Dekati Jurgen Klopp
Julian Nagelsmann resmi mundur dari timnas Jerman usai Piala Dunia 2026. DFB langsung bergerak mendekati Jurgen Klopp sebagai calon pelatih baru. (157 karakter)
Arief Hadi - Jumat, 03 Juli 2026
Julian Nagelsmann Resmi Tinggalkan Kursi Kepelatihan Timnas Jerman, DFB Dekati Jurgen Klopp
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Jelang Lawan Brasil di 16 Besar, Jersey Norwegia Jadi Barang Langka
Antusiasme publik begitu tinggi hingga jersey tim nasional Norwegia menjadi barang langka menjelang duel seru melawan Brasil di babak 16 besar.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Jelang Lawan Brasil di 16 Besar, Jersey Norwegia Jadi Barang Langka
Piala Dunia
Messi Cetak 6 dari 8 Gol Argentina, Scaloni: Kami Tidak Bergantung Padanya
Dari total delapan gol yang telah dicetak Albiceleste sejauh ini, enam di antaranya lahir dari sang kapten Lionel Messi.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Messi Cetak 6 dari 8 Gol Argentina, Scaloni: Kami Tidak Bergantung Padanya
Bagikan