5 Pemberi Servis Bola Terbaik di Liga-liga Top Eropa

Para raja assists di lima liga top Eropa saat ini.
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 03 Maret 2020
5 Pemberi Servis Bola Terbaik di Liga-liga Top Eropa
Kevin De Bruyne (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Sepak bola tidak akan sempurna tanpa adanya para kreator serangan yang biasa memberikan suplai bola kepada rekan setimnya. Mereka yang memberikan operan atau umpan yang berujung gol dikenal sebagai pemberi assist.

Pemberi assist jika diartikan seperti halnya 'pelayan' dalam memberikan servis bola, entah bola matang atau setengah matang, untuk dikonversi menjadi gol - biasanya oleh penyerang.

Peran mereka acapkali underrated (tidak banyak disorot publik) dan kalah dari penyerang. Akan tapi, para pemberi assists sangat diapresiasi oleh rekan setimnya seperti peran-peran lainnya dalam sepak bola semisal: gelandang bertahan, bek tengah, dan kiper.

Baca Juga:

Selepas Cristiano Ronaldo Pergi, Lionel Messi Selalu Gigit Jari di El Clasico

Gattuso dan Insigne Silang Pendapat soal Kehebatan Messi

Kevin De Bruyne Jelaskan Suasana Internal Manchester City Usai Disanksi UEFA

Tidak mudah memberikan assist. Dibutuhkan timing (penempatan waktu) yang tepat, visi bermain bagus, operan akurat, dan kepekaan kepada area sekitarnya dalam memelajari gerakan lawan serta kawan.

Sejauh ini di musim 2019-20 di antara liga-liga top Eropa ada lima pemain yang layak disebut sebagai raja assists. Menggunakan data Transfermarkt, berikut kelima pemain tersebut.

1. Kevin De Bruyne - Manchester City

Kevin De Bruyne

Gelandang serang berusia 28 tahun menjalani salah satu musim terbaiknya dengan Manchester City. Berada di usia prima pesepakbola Eropa, Kevin De Bruyne telah bermain 35 kali di seluruh kompetisi, mencetak sembilan gol, dan memberikan 20 assists.

De Bruyne sudah memberikan 17 assists dari 26 pertandingan di Premier League. Mengingat kompetisi masih panjang di Premier League, Piala FA, dan Liga Champions, De Bruyne masih bisa menambah jumlah assist-nya tersebut.

2. Lionel Messi - Barcelona

Lionel Messi

Peraih enam Ballon d'Or sudah mencetak 23 gol dari 30 laga musim ini di seluruh kompetisi. Namun peran Lionel Messi bukan sebagai pencetak gol saja, melainkan juga kreator serangan dengan visi bermain dan operan bolanya yang akurat.

La Pulga merupakan salah satu jenius sepak bola karena kemampuannya menjadi pengatur serangan (playmaker) selain pencetak gol. Musim ini pemain berusia 32 tahun telah memberikan 12 assists di LaLiga dan 16 assists di seluruh kompetisi.

3. Thomas Muller - Bayern Munchen

Thomas Muller

Pergantian pelatih dari Niko Kovac ke Hans-Dieter Flick menjadi berkah bagi Thomas Muller. Pemain berusia 30 tahun bermain reguler di belakang Robert Lewandowski dalam taktik 4-2-3-1 Bayern Munchen. Muller telah tampil 34 kali di seluruh kompetisi.

Sumbangan golnya adalah sembilan dan 19 assists di seluruh kompetisi. Di Bundesliga, Muller telah memberikan 16 assists dari 24 penampilan dan mencetak lima gol. Isu hengkang juara Piala Dunia 2014 itu pun perlahan sirna.

4. Luis Alberto - Lazio

Luis Alberto

Semenjak pindah dari Liverpool ke Lazio pada 2016 karier Luis Alberto terus meroket di bawah asuhan Simone Inzaghi. Berperan sebagai gelandang serang dan juga dapat bermain sebagai penyerang sayap, Luis Alberto berpeluang membantu Lazio meraih Scudetto musim ini.

Luis Alberto, 27 tahun, telah bermain 25 kali di Serie A dengan torehan empat gol dan 13 assists. Di seluruh kompetisi Alberto bermain 30 kali dengan catatan lima gol dan 14 assists.

5. Angel Di Maria - Paris Saint-Germain

Angel Di Maria

Di balik ketajaman Kylian Mbappe, Neymar, dan Edinson Cavani di Paris Saint-Germain ada peran gelandang serang asal Argentina, Angel Di Maria, yang dapat ditempatkan di sisi sayap atau sentral permainan. Musim ini pun dia masih menjadi pemain andalan Thomas Tuchel.

Angel Di Maria, 32 tahun, telah bermain 36 kali di seluruh kompetisi dengan torehan 12 gol dan 20 assists. Di Ligue 1 Di Maria memberikan 14 assists dan mencetak delapan gol dari 26 pertandingan yang telah berlalu.

Breaking News Trivia Sepak Bola Assist Kevin de Bruyne Lionel Messi Angel Di Maria

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Timnas
Final FIFA ASEAN Cup: Thailand Ingin Cetak Sejarah di Kandang Timnas Indonesia
Kapten Thailand, Chanathip Songkrasin, bertekad mengalahkan Timnas Indonesia di final FIFA ASEAN Cup 2026 demi menciptakan sejarah dan modal Piala Asia 2027.
Rizqi Ariandi - Minggu, 04 Oktober 2026
Final FIFA ASEAN Cup: Thailand Ingin Cetak Sejarah di Kandang Timnas Indonesia
Timnas
67 Ribu Tiket Sold Out, SUGBK Bakal Penuh saat Timnas Indonesia Hadapi Thailand
67 ribu tiket final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia dan Thailand di SUGBK telah sold out. Suporter diminta waspada tiket palsu dan calo.
Rizqi Ariandi - Minggu, 04 Oktober 2026
67 Ribu Tiket Sold Out, SUGBK Bakal Penuh saat Timnas Indonesia Hadapi Thailand
Liga Indonesia
Uji Coba Kontra Garudayaksa, Persija Lanjutkan Tren Positif dengan Shin Tae-yong
Persija Jakarta terus menunjukkan rapor positif bersama Shin Tae-yong, termasuk dalam uji coba kontra Garudayaksa.
Rizqi Ariandi - Minggu, 04 Oktober 2026
Uji Coba Kontra Garudayaksa, Persija Lanjutkan Tren Positif dengan Shin Tae-yong
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Timnas Indonesia vs Thailand: Waktunya Sudahi Kutukan Runner-up
Timnas Indonesia vs Thailand, Final FIFA ASEAN Cup 2026, di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/10), pukul 20.00 WIB, Live Indosiar, SCTV, Vidio.
Rizqi Ariandi - Minggu, 04 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Timnas Indonesia vs Thailand: Waktunya Sudahi Kutukan Runner-up
Berita
Crystalin RunXperience 2026 Kembali Guncang Jakarta, 9.500 Pelari Ambil Bagian
Crystalin RunXperience 2026 kembali digelar di Jakarta dengan melibatkan 9.500 pelari. Ajang ini mengusung konsep More Than A Race.
Rizqi Ariandi - Minggu, 04 Oktober 2026
Crystalin RunXperience 2026 Kembali Guncang Jakarta, 9.500 Pelari Ambil Bagian
Lainnya
Tinju Indonesia Tanpa Medali di Asian Games 2026, Perbati Berbenah Menuju Olimpiade
Perbati mengakui masih ada kekurangan setelah tinju Indonesia gagal meraih medali di Asian Games 2026. Evaluasi disiapkan menuju SEA Games dan Olimpiade.
Rizqi Ariandi - Minggu, 04 Oktober 2026
Tinju Indonesia Tanpa Medali di Asian Games 2026, Perbati Berbenah Menuju Olimpiade
Lainnya
420 Pecatur Tanding di Kejurda Piala Gubernur DKI Jakarta 2026, Merebutkan Total Hadiah Rp100 Juta
Kejurda Piala Gubernur DKI Jakarta 2026 digelar dari 3 sampai 4 Oktober 2026
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 03 Oktober 2026
420 Pecatur Tanding di Kejurda Piala Gubernur DKI Jakarta 2026, Merebutkan Total Hadiah Rp100 Juta
Timnas
Tiket Timnas Indonesia vs Thailand Terjual 55 Ribu Lembar, SUGBK Bakal Full House
Tiket final FIFA ASEAN Cup 2026 Indonesia Vs Thailand di SUGBK tembus lebih dari 55 ribu. PT GSI mengimbau suporter membeli tiket resmi.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 03 Oktober 2026
Tiket Timnas Indonesia vs Thailand Terjual 55 Ribu Lembar, SUGBK Bakal Full House
Timnas
Targetkan Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Ungkap Hal Ini Tentang Timnas Indonesia
Pelatih Thailand, Anthony Hudson, mewaspadai kekuatan kolektif dan mental juang Timnas Indonesia jelang final FIFA ASEAN Cup 2026.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 03 Oktober 2026
Targetkan Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Pelatih Thailand Ungkap Hal Ini Tentang Timnas Indonesia
Timnas
Kevin Diks Pastikan Timnas Indonesia Tak Takut Hadapi Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Kevin Diks siap membawa Timnas Indonesia menghadapi Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026. Ia mengakui kualitas permainan Thailand, tetapi Skuad Garuda tak gentar.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 03 Oktober 2026
Kevin Diks Pastikan Timnas Indonesia Tak Takut Hadapi Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Bagikan