5 Pemain yang Pernah Jadi Bintang di Laga Derby Merseyside

Sejumlah nama pernah menjadi penentu kemenangan Liverpool atau Everton di Derby Merseyside.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Rabu, 17 Februari 2021
5 Pemain yang Pernah Jadi Bintang di Laga Derby Merseyside
Liverpool vs Everton (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Derby Merseyside merupakan salah satu duel dua tim sekota terpanas di Inggris. Liverpool dan Everton sama-sama tidak mau kalah dalam setiap pertemuan di semua ajang.

Everton sebenarnya lebih dulu lahir dari Liverpool pada tahun 1878. Sementara sang rival baru muncul 12 tahun kemudian.

Duel pertama kedua tim terjadi pada 13 Oktober 1894 di divisi satu. Saat itu Everton meraih kemenangan dengan skor telak 3-0.

Baca Juga:

Nostalgia - Kemenangan Terakhir Everton di Derby Merseyside Kirim Liverpool ke Zona Degradasi

Fakta-fakta Menarik Curtis Jones, Scouser yang Mencetak Gol di Derby Merseyside

Kecenderungan Unik Jurgen Klopp Tiap Kali Memainkan Derby Merseyside

Sampai saat ini, Liverpool dan Everton sudah bertemu sebanyak 288 kali. Dari jumlah tersebut, Liverpool menang 121 kali, sedangkan Everton 82 kali serta 85 laga sisanya berakhir imbang.

Deretan pemain bintang pernah terlibat dalam sejarah Derby Merseyside. Beberapa di antaranya bahkan mampu menjadi pahlawan kemenangan timnya.

Berikut lima pemain yang pernah menjadi bintang di laga Derby Merseyside:

1. Graeme Souness (Final Piala Liga 1984)

Graeme Souness dipeluk para pemain Liverpool usai mencetak gol kemenangan di final Piala Liga 1984.

Graeme Souness merupakan salah satu gelandang andalan Liverpool di era 80-an. Karakter permainan yang tak kenal kompromi membuatnya disegani para lawan.

Souness membela Liverpool selama enam tahun dari 1978-1984. Dalam jangka waktu tersebut, ia sudah berkali-kali berjumpa Everton.

Namun yang paling diingat tentu duel di laga ulangan final Piala Liga 1984. Liverpool mengalahkan Everton dengan skor tipis 1-0.

Gol tunggal kemenangan Liverpool dicetak oleh Souness pada menit ke-22. The Reds pun berhak meraih trofi.


2. Ian Rush (Final Piala FA 1989)

Ia Rush menjadi pahlawan Liverpool di final Piala FA 1989.

Reputasi Ian Rush sebagai salah satu penyerang terbaik yang dimiliki Liverpool tak perlu diragukan. Salah satu buktinya ia tunjukkan pada laga final Piala FA 1989.

Bertemu Everton di partai puncak, Liverpool dipaksa melakoni babak perpanjangan waktu. Kedua tim bermain imbang 1-1 hingga waktu normal berakhir setelah gol Jon Aldridge dibalas Stuart McCall.

Pada babak perpanjangan waktu inilah Rush menjadi pahlawan Liverpool. Penyerang berkebangsaan Wales itu mencetak dua gol dalam tempo kurang dari sepuluh menit.

Liverpool pun memenangi laga dengan skor 3-2 setelah Stuart McCall sempat mencetak gol hiburan untuk Everton.


3. Robbie Fowler (Premier League 1998-1999)

Salah satu selebrasi paling ikonik di Derby Merseyside.

Salah satu Derby Merseyside terseru tersaji pada pekan ke-31 Premier League 1998-1999. Liverpool yang bermain di Anfield mendapat perlawanan sengit dari EVerton.

Liverpool sempat dikejutkan gol Olivier Dacourt yang membuat Everton unggul di awal babak pertama. Namun penalti Robbie Fowler pada menit ke-15 membuat kedudukan kembali seimbang.

Yang menarik, Fowler melakukan selebrasi kontroversial usai mencetak gol. Ia berlari ke arah tribun suporter Everton dan menirukan sikap seseorang yang tengah menggunakan kokain.

Hal itu ia lakukan sebagai balasan terhadap suporter Everton yang menuduhnya sebagai pengguna kokain. Selebrasi tersebut masih terus diingat sampai saat ini.

Namun aksi Fowler tak hanya sampai di situ. Fowler kembali mencetak gol pada menit ke-21 melalui sundulan untuk membawa Liverpool berbalik unggul.

Patrik Berger menyempurnakan kemenangan Liverpool delapan menit jelang laga usai. Sementara Everton hanya bisa memperkecil kedudukan lewat gol Francis Jeffers.

Karena pertandingan ini, sosok Fowler begitu dicintai oleh para suporter Liverpool. Namun FA menghukum sang pemain dengan larangan bermain sebanyak empat laga dan denda 32 ribu poundsterling.


4. Gary McAllister (Premier League 2000-2001)

Gary McAllister membungkam publik Goodison Park pada Derby Merseyside di Premier League 2000-2001.

Gary McAllister memang hanya bermain selama dua musim untuk Liverpool. Namun sosoknya mampu mencuri hati para suporter.

McAllister merupakan salah satu pemain kunci Liverpool saat meraih tiga gelar sekaligus di musim 2000-2001. Namun kontribusi yang paling diingat tentu golnya ke gawang Everton pada pekan ke-34 Premier League.

Liverpool yang bertandang ke markas Everton menutup laga dengan kemenangan 3-2. Namun hasil itu diraih dengan cara yang dramatis.

Liverpool dan Everton bermain imbang 2-2 hingga waktu normal berakhir. Lalu eksekusi tendangan bebas McAllister dari jarak jauh pada masa injury time membuat situasi di Goodison Park meledak.

Gol McAllister itu mengakhiri catatan buruk Liverpool yang tak pernah menang di kandang Everton selama hampir satu dekade. Tak heran jika sosoknya begitu dicintai para suporter.


5. Mikel Arteta (Premier League 2010-2011)

Mikel Arteta mempersembahkan kemenangan terakhir Everton di Derby Merseyside.

Everton memang lebih sering merasa inferior jika berhadapan dengan Liverpool. Namun sebuah pengecualian terjadi pada musim 2010-2011.

Pada pertemuan pertama di Premier League, Everton mampu mengalahkan sang rival sekota dengan skor 2-0. Mikel Arteta menjadi bintang kemenangan The Toffees.

Arteta dengan percaya diri memimpin lini tengah Everton. Ia tak gugup meski menghadapi nama-nama besar sekaliber Steven Gerrard, Joe Cole, dan Raul Meireles.

Everton mencetak gol pembuka pada menit ke-34 lewat aksi Tim Cahill. Namun gol tersebut justru membuat Liverpool seperti terlecut.

Liverpool berusaha keras untuk mencetak gol penyeimbang. Namun usaha tim asuhan Roy Hodgson itu pupus setelah Arteta memastikan kemenangan Everton lewat gol spektakuler dari luar kotak penalti.

Itu merupakan kemenangan terakhir Everton atas Liverpool. Sampai saat ini, mereka masih berusaha mengulangi kenangan manis tersebut.

Derby merseyside Liverpool Everton Trivia Sepak Bola Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Berita
Becks Apparel Dukung Tim Futsal SMK Yuppentek 1 di JSL 2026
Becks Apparel mendukung tim futsal SMK Yuppentek 1 di JSL 2026 melalui penyediaan jersey. Sekolah menurunkan dua tim untuk mengasah kemampuan dan regenerasi pemain.
Rizqi Ariandi - Jumat, 16 Oktober 2026
Becks Apparel Dukung Tim Futsal SMK Yuppentek 1 di JSL 2026
Liga Indonesia
The Jakmania Tegaskan Wacana Pengurangan Poin Persija Harus Berdasarkan Regulasi
Meta Description: The Jakmania menilai insiden penyerangan bus Persib U-18 belum bisa menjadi dasar pengurangan poin Persija. Aditya menegaskan sanksi harus mengacu pada regulasi yang berlaku.
Rizqi Ariandi - Jumat, 16 Oktober 2026
 The Jakmania Tegaskan Wacana Pengurangan Poin Persija Harus Berdasarkan Regulasi
Liga Indonesia
The Jakmania Siapkan Sanksi Tegas untuk Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18
The Jakmania berkomitmen mengawal kasus penyerangan bus Persib U-18 di Batang. Anggota yang terbukti terlibat terancam pencabutan KTA.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Oktober 2026
The Jakmania Siapkan Sanksi Tegas untuk Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18
Liga Indonesia
Karhutla Meluas, Bonek Kampanyekan Misi Mulia: One Man One Mask!
Karhutla mengancam kualitas udara di Indonesia. Bonek mengajak suporter Persebaya, BCS, dan Slemania berdonasi masker lewat One Man One Mask.
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Karhutla Meluas, Bonek Kampanyekan Misi Mulia: One Man One Mask!
Liga Indonesia
Komdis PSSI Respons Tuntutan Pengurangan Poin Persija, Singgung Batas Kewenangan
Ketua Komdis PSSI merespons tuntutan pengurangan poin Persija Jakarta dan larangan tur tandang The Jakmania setelah insiden penyerangan di perjalanan.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Komdis PSSI Respons Tuntutan Pengurangan Poin Persija, Singgung Batas Kewenangan
Jadwal
Link Streaming dan Cara Menonton Atalanta vs Pafos, Live di Sini!
Link streaming Atalanta vs Pafos di UEFA Conference League 2026/2027, Jumat (16/10) pukul 02.00 WIB. Cek cara menonton live, prediksi susunan pemain, dan peluang Atalanta meraih tiga poin!
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Link Streaming dan Cara Menonton Atalanta vs Pafos, Live di Sini!
Liga Indonesia
IWL 2026/27 Gandeng TVRI dan RANS, Sepak Bola Putri Bidik Jangkauan Lebih Luas
Indonesia Women’s League 2026/27 menggandeng TVRI dan RANS Entertainment untuk memperluas jangkauan siaran dan meningkatkan eksposur sepak bola putri Indonesia.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Oktober 2026
IWL 2026/27 Gandeng TVRI dan RANS, Sepak Bola Putri Bidik Jangkauan Lebih Luas
Indonesia
Risiko Tim Jago, Mariano Peralta Sudah Tahu Persib Menghadapi Banyak Pertandingan
Mariano Peralta buka suara soal jadwal padat Persib Bandung di ACL Two 2026/2027. Tak mau mengeluh, striker asal Argentina itu siap bermain setiap tiga hari dan mengisi berbagai posisi di lini serang!
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Risiko Tim Jago, Mariano Peralta Sudah Tahu Persib Menghadapi Banyak Pertandingan
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Atalanta vs Pafos: Memburu Tiga Poin Pertama
Prediksi Atalanta vs Pafos di UEFA Conference League 2026/2027, Jumat (16/10) pukul 02.00 WIB. Simak prediksi skor, susunan pemain, head to head, dan link streaming pertandingan!
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Atalanta vs Pafos: Memburu Tiga Poin Pertama
Jadwal
Link Streaming dan Cara Menonton Benfica vs Celtic, Live di Sini!
Link streaming Benfica vs Celtic di Liga Europa 2026/2027, Jumat (16/10) pukul 02.00 WIB. Simak cara menonton, prediksi susunan pemain, head to head, dan peluang Benfica melanjutkan tren positif!
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Link Streaming dan Cara Menonton Benfica vs Celtic, Live di Sini!
Bagikan