5 Pemain yang Kariernya Melesat Usai Tampil Gemilang di Piala Dunia

Banyak pemain memanfaatkan ajang Piala Dunia untuk menjual diri ke klub-klub besar.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Sabtu, 22 Oktober 2022
5 Pemain yang Kariernya Melesat Usai Tampil Gemilang di Piala Dunia
Trofi Piala Dunia (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Piala Dunia bukan hanya ajang bagi pesepak bola untuk membawa negaranya menjadi yang terbaik di jagat raya. Turnamen ini juga biasanya dijadikan momentum bagi mereka untuk memperbaiki karier.

Setiap gelaran Piala Dunia biasanya diiringi munculnya bintang-bintang baru yang mencuri perhatian. Tak jarang mereka langsung dipinang klub besar usai turnamen.

Meski begitu, sejumlah pelatih ternama enggan mendatangkan pemain yang bersinar di Piala Dunia. Selain kualitasnya belum teruji, harga mereka biasanya melonjak.

Terbukti banyak pemain yang bersinar di Piala Dunia kemudian melempem saat berkarier di klub besar. Nama mereka lalu meredup hingga akhirnya menghilang dari peredaran.

Namun bukan berarti tidak ada yang mampu melewati tren buruk tersebut. Pemain yang kariernya terus melesat usai tampil gemilang di Piala Dunia.

BolaSkor.com telah merangkum lima pemain yang kariernya melesat usai tampil gemilang di Piala Dunia. Berikut rinciannya:

1. Thierry Henry

Thierry Henry merupakan salah satu kunci kesuksesan Prancis menjuarai Piala Dunia 1998. Padahal saat itu dirinya hanya bermain untuk AS Monaco.

Henry menjadi salah satu pemain utama Prancis di Piala Dunia 1998. Beroperasi di sisi kanan, ia mampu mengoleksi tiga gol sepanjang turnamen.

Usai membawa Prancis juara, Henry memang masih bertahan di Monaco. Namun kemudian Juventus meminangnya pada bursa transfer musim dingin 1999.

Henry memang sempat menjalani masa-masa sulit di Juventus. Ia hanya mampu mencetak tiga gol dari 20 laga pada paruh kedua musim 1998-1999.

Juventus kemudian menjual Henry ke Arsenal pada musim panas 1999. Namun siapa sangka kepindahan ini membuatnya berkembang menjadi salah satu penyerang terbaik dunia.

Usai Piala Dunia 1998, Henry mampu meraih enam trofi bergengsi bersama Arsenal, dan tujuh trofi dengan Barcelona. Selain itu, ia juga sempat membawa Prancis menjuarai Piala Eropa 2000 dan Piala Konfederasi 2003 hingga menjadi finalis Piala Dunia 2006.


2. Park Ji-sung

Kesuksesan Korea Selatan menembus semifinal Piala Dunia 2002 tak lepas dari kontribusi Park Ji-sung. Perannya nyaris tak tergantikan di lini tengah meski hanya mengoleksi satu gol.

Musim dingin pasca Piala Dunia 2002, Ji-sung dipinang PSV Eindhoven. Meskipun transfer ini sempat diwarnai keraguan.

Ketika itu banyak pihak yang meragukan kemampuan Ji-sung untuk berkarier di Eropa. Alasan utama PSV meminangnya memang karena adanya sosok Guus Hiddink di kursi pelatih yang notabene mantan arsitek Korea Selatan di Piala Dunia.

Namun secara perlahan, Ji-sung mampu menunjukkan kualitasnya. Salah satu prestasi terbesarnya adalah membawa PSV melaju ke semifinal Liga Champions 2004-2005.

Setelah kesuksesan itu, karier Ji-sung kian melesat. Manchester United asuhan Sir Alex Ferguson bahkan rela menebusnya dengan harga 4 juta poundsterling.

Transfer Ji-sung sempat dianggap sebagai strategi Manchester United untuk mencuri hati suporter di Asia. Namun hal itu pada akhirnya tak terbukti.

Ji-sung secara perlahan mampu menjadi pemain kunci Manchester United. Ia bahkan mampu bertahan selama tujuh musim dan mempersembahkan 13 trofi bergengsi.


3. Toni Kroos

Toni Kroos tak tergantikan dalam perjalanan Timnas Jerman meraih trofi Piala Dunia 2014. Ia juga mampu membukukan dua gol dan empat assist.

Penampilan gemilang tersebut membuat Real Madrid meminang Kroos empat hari usai laga final Piala Dunia 2014. Ia datang dengan status bebas transfer.

Kroos kemudian menjelma menjadi salah satu gelandang terbaik dunia. Torehan empat trofi Liga Champions bersama Madrid menegaskan hal itu.


4. Keylor Navas

Tidak banyak yang tahu ketangguhan Keylor Navas hingga bergulirnya Piala Dunia 2014. Dalam turnamen tersebut, ia tampil solid dalam mengawal gawang Kosta Rika.

Navas berperan penting membawa Kosta Rika melaju hingga perempat final. Ia hanya kebobolan dua gol di waktu normal sebelum disingkirkan Belanda lewat drama adu penalti.

Penampilan gemilang tersebut membuat Madrid tergoda meminang Navas. Los Blancos bahkan tak ragu menebus klausul pelepasannya di Levante seharga 10 juta euro.

Perjudian Madrid pada akhirnya berbuah manis. Navas memainkan peran penting dalam kesuksesan raksasa Spanyol itu menjuarai tiga edisi Liga Champions secara beruntun.


5. Franck Ribery

Franck Ribery menjadi rising star Timnas Prancis di Piala Dunia 2006. Meski berusia muda, ia tak canggung bermain bersama sederet pemain senior seperti Thierry Henry, Lilian Thuram, hingga Zinedine Zidane.

Ribery menjadi tumpuan serangan Prancis di sisi kanan. Ia sukses menorehkan satu gol dan satu assist sepanjang turnamen.

Usai Piala Dunia 2006, Ribery menjadi rebutan banyak klub. Arsenal dan Real Madrid menjadi yang paling bernafsu membajaknya dari Olympique Marseille.

Namun rasa cinta suporter Marseille membuat Ribery bersedia bertahan satu tahun lagi. Ia kemudian dibajak Bayern Munchen dengan biaya 25 juta euro pada musim panas 2007.

Bersama Munchen, Ribery sukses menyentuh level tertinggi. Hampir semua gelar mampu dipersembahkannya untuk Die Roten.

Di level individu, Ribery sempat menempati peringkat ketiga Ballon d'Or 2013. Bahkan tak sedikit yang menilainya lebih pantas keluar sebagai pemenang.

Piala Dunia Thierry Henry Park Ji-sung Park Ji sung Keylor Navas Toni Kroos Franck Ribery Trivia Sepak Bola Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Piala Dunia
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Meksiko vs Inggris: Tuan Rumah Ogah Pasrah
Simulator Football Meets Data mengunggulkan Inggris saat menghadapi Meksiko pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Simak prediksi skor, peluang kemenangan, head to head, dan analisis jelang pertandingan.
Johan Kristiandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Meksiko vs Inggris: Tuan Rumah Ogah Pasrah
Prediksi
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Brasil vs Norwegia: Tim Samba Diunggulkan
Brasil diunggulkan mengalahkan Norwegia pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 berdasarkan simulasi Football Meets Data. Simak prediksi skor, peluang kemenangan, head to head, dan analisis jelang laga.
Johan Kristiandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Brasil vs Norwegia: Tim Samba Diunggulkan
Liga Indonesia
STY Jadi Alasan Witan Sulaeman Perpanjang Kontrak di Persija Jakarta
Witan Sulaeman mengungkap alasan memperpanjang kontrak bersama Persija Jakarta hingga 2029. Kehadiran Shin Tae-yong serta ambisi mempersembahkan gelar juara menjadi faktor utama.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 04 Juli 2026
STY Jadi Alasan Witan Sulaeman Perpanjang Kontrak di Persija Jakarta
Ragam
4 Laga Babak 16 Besar Piala Dunia Paling Bersejarah: Mbappe Hempaskan Messi, Hingga Gol Emas Ahn Jung-hwan
Begitu banyak laga yang cukup berkesan di babak 16 besar piala dunia sepanjang sejarah. Berikut 4 pertandingan yang paling bersejarah versi BolaSkor.
BolaSkor - Sabtu, 04 Juli 2026
4 Laga Babak 16 Besar Piala Dunia Paling Bersejarah: Mbappe Hempaskan Messi, Hingga Gol Emas Ahn Jung-hwan
Liga Indonesia
Witan Sulaeman Resmi Perpanjang Kontrak di Persija Jakarta hingga 2029
Persija Jakarta resmi memperpanjang kontrak Witan Sulaeman hingga musim 2028/2029. Presiden Mohamad Prapanca berharap Witan kembali tampil terbaik di bawah arahan Shin Tae-yong.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Witan Sulaeman Resmi Perpanjang Kontrak di Persija Jakarta hingga 2029
Liga Indonesia
Persib Bandung Datangkan Ragnar Oratmangoen dan Gelandang Jepang
Persib Bandung resmi mendatangkan Ragnar Oratmangoen dan gelandang Jepang Gakuto Notsuda untuk menghadapi Super League 2026. Simak profil singkat dan kiprah kedua pemain anyar Maung Bandung.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Persib Bandung Datangkan Ragnar Oratmangoen dan Gelandang Jepang
Timnas
Malaysia Jadi Lawan Pembuka di Manahan, David Nascimento Ingin Timnas U-17 Rutin Uji Coba Internasional
Pelatih Timnas Indonesia U-17 David Nascimento menegaskan pentingnya uji coba internasional jelang Kualifikasi Piala Asia U-17 2027. Malaysia menjadi lawan pertama Garuda Muda sebelum menghadapi Tiongkok pada agenda berikutnya.
Johan Kristiandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Malaysia Jadi Lawan Pembuka di Manahan, David Nascimento Ingin Timnas U-17 Rutin Uji Coba Internasional
Timnas
Piala AFF Bukan Piala 'Ciki', Timnas Indonesia Berambisi Akhiri Dahaga Gelar
Ketua BTN Sumardji menegaskan Piala AFF bukan "piala ciki". PSSI menargetkan Timnas Indonesia meraih gelar juara AFF 2026 setelah enam kali menjadi runner-up.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Piala AFF Bukan Piala 'Ciki', Timnas Indonesia Berambisi Akhiri Dahaga Gelar
Piala Dunia
Piala Dunia 2026 Jadi Kelas Gratis, Pemain Persija Belajar dari Vitinha hingga Messi
Muhammad Rayhan Hannan mengaku menjadikan Piala Dunia 2026 sebagai kelas gratis. Gelandang Persija itu belajar dari Lionel Messi dan Vitinha untuk meningkatkan permainannya.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Piala Dunia 2026 Jadi Kelas Gratis, Pemain Persija Belajar dari Vitinha hingga Messi
Liga Indonesia
Dewa United Banten FC dan Jan Olde Riekerink Resmi Berpisah
Setelah empat musim bersama, Dewa United Banten FC dan Jan Olde Riekerink resmi berpisah.
BolaSkor - Sabtu, 04 Juli 2026
Dewa United Banten FC dan Jan Olde Riekerink Resmi Berpisah
Bagikan