5 Pemain Thailand yang Pernah Bermain di J1 League

Negeri Gajah Putih menjadi penghasil pemain terbanyak Asia Tenggara untuk J League.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Rabu, 07 April 2021
5 Pemain Thailand yang Pernah Bermain di J1 League
Chanathip Songkrasin. (Istimewa)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Thailand adalah salah satu kekuatan sepak bola terbesar di Asia Tenggara. Negeri Gajah Putih juga menjadi penghasil pemain terbanyak Asia Tenggara untuk J League.

Sejarah para pemain Thailand yang berlaga di Negeri Sakura sudah dimulai dari tahun 1980-an saat Liga Jepang masih belum bernama J League. Setidaknya ada empat pemain Thailand yang berkelana ke Jepang saat kompetisi di negeri itu belum memasuki masa profesional.

Pertama ada Vorawan Chitavanich yang pada tahun 1985 membela Ehime FC (saat itu masih bernama Matsuyama Soccer Club). Setelah itu, ada tiga pemain Thailand yang membela Matsushita Electric (sekarang bernama Gamba Osaka), yakni Witthaya Laohakul (1986−1987), Ronnachai Sayomchai (1989-1990), dan Natee Thongsookkaew (1989−1990). Matsushita Electric adalah klub yang pernah diperkuat mendiang legenda sepak bola Indonesia, Ricky Yacobi, pada 1988.

Memasuki era J League, Thailand lama mengirim pemain untuk bermain di Jepang. Lalu baru tahn 2008 ada Adul Lasoh yang mengikuti mantan pelatihnya, Walter Jager, untuk bermain bersama Gainare Tottori.

Akan tetapi, Gainare Tottori saat itu masih bermain di JFL (Japan Football League) yang kala itu berstatus sebagai kasta ketiga Liga Jepang di bawah J1 League dan J2 League. Setelah semusim di Gainare Tottori, Adul Lasoh kembali ke Thailand untuk membela Chonburi.

Baca Juga:

5 Pemain Timnas Indonesia Paling Difavoritkan Main di J League, Siapa Teratas?

Kabar Gembira, J1 League Musim 2021 Disiarkan Langsung di Indonesia

Generasi selanjutnya baru hadir 10 tahun kemudian saat Sittichok Paso dan Chanathip Songkrasin bergabung dengan Kagoshima United dan Hokkaido Consadole Sapporo pada 2017, meski dengan cerita yang berbeda.

Pada Desember 2016, Sittichok Paso menjalani trial terbuka yang diadakan J League dan tampil mengesankan, membuatnya kembali ditawari trial lanjutan oleh Kagoshima United pada Januari 2017. Ia kemudian resmi dipinjam dari Chonburi selama satu tahun, total bermain 100 menit yang terbagi dalam lima laga J3 League alias kasta ketiga.

Musim ini, Sittichok Paso kembali ke J League dengan membela FC Ryukyu yang bermain di Meiji Yasuda J2 League alias kasta kedua Liga Jepang.

Baca Juga:

Siapa 5 Pemain Timnas Indonesia yang Layak Main di J League?

J-League Menyapa Indonesia Lewat Issho Ni Miru



Masuknya Sittichok Paso dan Chanathip Songkrasin ke Jepang ini membuka pintu bagi pemain-pemain Thailand lain ke Jepang, terutama para pemain muda. Setidaknya ada enam pemain yang bergabung dengan tim U-23 klub J League setelah itu.

Mereka adalah Chaowat Veerachat (Cerezo Osaka U-23 – 2018), Chayathorn Tapsuvanavon (F.C.Tokyo U-23 – 2020), Jakkit Wachpirom (F.C.Tokyo U-23 – 2018), Nattawut Suksum (F.C.Tokyo U-23 – 2019), Phongrawit Jantawong (Cerezo Osaka U-23 – 2019), dan Tawan Khotrsupho (Cerezo Osaka U-23 – 2019).

Kini, bisa dibilang masa keemasan pemain Thailand bermain di J League. Bahkan, ada lima pemain asal Thailand yang memperkuat tim kasta teratas alias Meiji Yasuda J1 League. Berikut ini adalah lima pemain tersebut:

1. Chanathip Songkrasin (Hokkaido Consadole Sapporo – 2017-sekarang)

Chanathip Songkrasin

Chanathip Songkrasin bergabung ke Hokkaido Consadole Sapporo mulai musim panas 2017, dalam kontrak pinjaman selama satu setengah musim dari Muangthong United.

Chanathip menjalani debutnya di J1 League pada laga melawan Urawa Red Diamonds, 29 Juli 2017. Menjadikannya pemain Thailand pertama yang bermain di kasta teratas Liga Jepang sejak era J League dimulai pada 1993.

Pada musim 2018, ia membawa Consadole membuat rekor klub dengan finis di posisi keempat klasemen J1 League serta dipilih oleh rekan-rekan setimnya jadi pemain terbaik klub musim itu. Selain itu, ia juga masuk dalam susunan Pemain Terbaik J1 League musim tersebut.

Penampilan apik ini membuatnya dikontrak secara permanen mulai musim 2019 dan bertahan hingga saat ini. Total, Chanathip bermain 96 kali di J1 League dengan catatan 14 gol dan 15 assist.

Pemain berjuluk Messi dari Thailand ini seperti memiliki daya magis tersendiri, memberikan nyawa permainan di lini depan Consadole, biasanya berada di belakang penyerang, bertugas membuka ruang, serta jadi momok bagi pertahanan lawan saat melakukan tusukan.

2. Theerathon Bunmathan (Vissel Kobe dan Yokohama F. Marinos - 2018 - Sekarang)

Theerathon Bunmathan

Sama seperti Chanathip, Theerathon memulai pertualangan di J1 League sebagai pemain pinjaman dari Muangthong United. Pada tahun 2018 ia dipinjam oleh Vissel Kobe, membuatnya bisa bermain bersama bintang-bintang dunia seperti Lukas Podolski dan Andres Iniesta. Ia bermain total 37 kali di semua ajang musim itu.

Musim berikutnya, giliran Yokohama F. Marinos yang meminjam bek kiri timnas Thailand. Tak seperti di Vissel Kobe, peminjaman di Marinos berbuah kontrak permanen pada akhir musim 2019. Hal ini usai ia bermain 25 kali di J1 League musim itu dan mengantarkan Marinos jadi juara, sebuah prestasi luar biasa menjadi pemain Asia Tenggara pertama yang meraih gelar juara kompetisi kasta teratas Liga Jepang.

Total, kini ia sudah bermain 82 kali di Meiji Yasuda J1 League, 67 di antaranya untuk Yokohama F. Marinos, tim yang masih ia bela sampai musim ini.

3. Teerasil Dangda (Sanfrecce Hiroshima dan Shimizu S-Pulse – 2018 - 2020)

Teerasil Dangda

Tak seperti Chanathip dan Theerathon, perjalanan Teerasil Dangda di Liga Jepang tak bisa dibilang mulus. Ia kali pertama menjejakkan kaki di J1 League bersama Sanfrecce Hiroshima musim 2018.

Musim itu ia bermain 32 kali dan mencetak enam gol. Pada akhir musim ia kembali ke Muangthong United di Liga Thailand meski sebenarnya Sanfrecce Hiroshima ingin melanjutkan kerja sama.

Semusim di Thailand, Teerasil kembali ke J1 League pada musim 2020 bersama Shimizu S-Pulse. Ia bermain 24 kali dan mencetak tiga gol musim itu. Hanya semusim, Teerasil kemudian kembali lagi ke Thailand. Total, Teerasil Dangda tampil 56 kali dengan catatan sembilan gol dan empat assist.

4. Thitipan Puangchan (Oita Trinita – 2019)

Gelandang timnas Thailand, Thitipan Puangchan, sempat satu musim berlaga di Meiji Yasuda J1 League saat dipinjam Oita Trinita dari BG Pathum United pada 2019 lalu.

Total, musim itu ia bermain 20 kali di Liga Jepang, 12 di antaranya sebagai starter. Sayang, itu satu-satunya musim ia di J League, pada akhir musim ia kembali ke klub asalnya di Thailand.

5. Kawin Thamsatchanan (Hokkaido Consadole Sapporo – 2020)

Nasib paling kurang beruntung mungkin terjadi kepada Kawin Thamsatchanan yang dipinjam Hokkaido Consadole Sapporo dari klub Belgia, OH Leuven, pada musim 2020 lalu.

Sepanjang musim, Kawin kalah bersaing dengan kiper utama Consadole, Takanori Sugeno. Kawin hanya bermain dua kali di J League Cup dan kemudian kembali ke OH Leuven pada akhir musim.

J League Breaking News Trivia Sepak Bola
Ditulis Oleh

Tengku Sufiyanto

The author is a senior journalist who has specialized in Indonesian football issues for the past 12 years. Before focusing on sports, the author was also involved in covering political and economic issues. They have covered numerous national and international events, including the 2023 U-17 World Cup, the 2018 Asian Games, and various SEA Games tournaments. Additionally, the author was previously active in the PSSI Pers organization.
Posts

18.353

Berita Terkait

Hasil akhir
Hasil Piala AFF U-19 2026: Hajar Timor Leste, Timnas Indonesia U-19 Buka Jalan ke Semifinal
Timnas Indonesia U-19 meraih kemenangan kedua di babak grup Piala AFF U-19 2026. Hasil itu membuka peluang Garuda Muda ke babak semifinal.
Rizqi Ariandi - Kamis, 04 Juni 2026
Hasil Piala AFF U-19 2026: Hajar Timor Leste, Timnas Indonesia U-19 Buka Jalan ke Semifinal
Bulu Tangkis
Rekap Hasil Indonesia Open 2026: 7 Wakil Tanah Air Amankan Tiket Perempat Final
Dari 11 perwakilan di babak 16 besar Indonesia Open 2026, 7 wakil Indonesia sukses melangkah ke babak perempat final.
BolaSkor - Kamis, 04 Juni 2026
Rekap Hasil Indonesia Open 2026: 7 Wakil Tanah Air Amankan Tiket Perempat Final
Liga Indonesia
Demi Kado 500 Tahun Jakarta, Persija Siapkan Gebrakan di Bursa Transfer
Persija Jakarta sedang menyusun tim terbaik untuk bersaing merebut gelar juara Super League musim depan.
Rizqi Ariandi - Kamis, 04 Juni 2026
Demi Kado 500 Tahun Jakarta, Persija Siapkan Gebrakan di Bursa Transfer
Timnas
Marselino Ferdinan Kemungkinan Absen Lawan Oman, Bagaimana Calvin Verdonk?
Marselino Ferdinan berpotensi absen dari laga Timnas Indonesia vs Oman. Sementara itu, Calvin Verdonk siap bermain.
BolaSkor - Kamis, 04 Juni 2026
Marselino Ferdinan Kemungkinan Absen Lawan Oman, Bagaimana Calvin Verdonk?
Ragam
5 Pemain Termuda di Piala Dunia 2026, Salah Satunya Titisan Mesut Ozil
Berikut lima pemain termuda yang akan manggung pada Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 04 Juni 2026
5 Pemain Termuda di Piala Dunia 2026, Salah Satunya Titisan Mesut Ozil
Liga Indonesia
Persija Jakarta Cuci Gudang, 7 Pemain Asing Resmi Dilepas
Persija Jakarta berpisah dengan tujuh pemain asing sekaligus, termasuk Allano Lima dan Emaxwell Souza.
Rizqi Ariandi - Kamis, 04 Juni 2026
Persija Jakarta Cuci Gudang, 7 Pemain Asing Resmi Dilepas
Timnas
Kevin Diks: Rizky Ridho Layak Jadi Kapten Timnas Indonesia
Kevin Diks menganggap Rizky Ridho layak menjadi kapten Timnas Indonesia, menggantikan Jay Idzes yang terpaksa absen di FIFA Matchday kali ini.
BolaSkor - Kamis, 04 Juni 2026
Kevin Diks: Rizky Ridho Layak Jadi Kapten Timnas Indonesia
Inggris
Keluarga Glazer Pertimbangkan Jual Saham Manchester United
Beberapa anggota keluarga Glazer disebut tengah mempertimbangkan kemungkinan menjual sebagian atau bahkan seluruh saham mereka di Manchester United.
Yusuf Abdillah - Kamis, 04 Juni 2026
Keluarga Glazer Pertimbangkan Jual Saham Manchester United
Piala Dunia
Kabar Piala Dunia 2026: Mendadak Revisi Aturan, FIFA Kini Melarang Penonton Bawa Botol Minum Isi Ulang ke Stadion
FIFA telah melarang suporter membawa botol air isi ulang ke tempat penyelenggaraan Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 04 Juni 2026
Kabar Piala Dunia 2026: Mendadak Revisi Aturan, FIFA Kini Melarang Penonton Bawa Botol Minum Isi Ulang ke Stadion
Piala Dunia
Survei: Piala Dunia Berpotensi Ganggu Produktivitas Karyawan dan Rugikan Perusahaan
Piala Dunia bukan hanya menjadi pesta besar bagi para penggemar sepak bola, tetapi juga bisa menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan.
Yusuf Abdillah - Kamis, 04 Juni 2026
Survei: Piala Dunia Berpotensi Ganggu Produktivitas Karyawan dan Rugikan Perusahaan
Bagikan