Siapa 5 Pemain Timnas Indonesia yang Layak Main di J League?

Kompetisi sepak bola Jepang, J League menjadi magnet tersendiri untuk para pemain Asia bekarier.
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Jumat, 19 Februari 2021
Siapa 5 Pemain Timnas Indonesia yang Layak Main di J League?
Calon pemain Timnas Indonesia yang layak main di J League. (Media J League)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Kompetisi sepak bola Jepang, J League menjadi magnet tersendiri untuk para pemain Asia bekarier. Kasta tertinggi kompetisi sepak bola Jepang, Meiji Yasuda J League 1 bisa menjadi jembatan bagi pemain Asia yang ingin berkarier nantinya di Eropa.

Maklum saja, J1 League menjadi kompetisi di negara Asia yang memiliki profesionalitas tinggi layaknya Eropa. Banyak pemandu bakat berburu pemain potensial dari Asia dengan melihat J1 League.

Tak hanya J1 League, kompetisi kasta kedua atau yang kini disebut Meiji Yasuda J2 League juga menjadi magnet bagi pemain Asia. J2 League juga kerap dikunjungi pemandu bakat berburu pemain potensial dari Asia.

Baca Juga:

Hasrat Marc Klok, Mentas di Piala Asia bersama Timnas Indonesia

Rasa Syukur Rizky Pellu dan Tekad Osvaldo Usai Gabung Timnas

Itulah faktor yang membuat banyak pemain Asia bermimpi main di J1 League d an J2 League, tak kecuali para pemain Indonesia.

Berikut 15 calon pemain Timnas Indonesia yang layak bermain di J League. Dari 15 calon ini akan diambil 5 pemain melalui polling. Berikut ulasannya?

1. Ryuji Utomo (Persija/Penang FC)

Ryuji Utomo
Ryuji Utomo. (PSSI)

Ryuji Utomo adalah salah satu pemain Indonesia yang punya pengalaman membela klub di luar negeri. Ia pernah terpilih masuk dalam tim SAD Indonesia yang berlatih di Uruguay pada periode 2011-2012.

Kemudian, ia pernah memperkuat klub Bahrain, Al Najma. Lalu, ia berkiprah di kompetisi Liga Thailand bersama PTT Rayong.

Saat ini, Ryuji sedang menjalani masa peminjaman di klub Malaysia, Penang FC, dari Persija Jakarta. Ryuji bisa dibilang salah satu pemain yang begitu fokus dalam menjaga standar fisiknya. Sikap disiplin seperti itu sangat dibutuhkan untuk para pemain yang ingin berkiprah di J League.

2. Yanto Basna (PT Prachuap FC)

Yanto Basna
Yanto Basna. (PT Prachuap)



Pemain asal Papua ini sudah tiga tahun terakhir bermain di Liga Thailand. Mulai dari Khon Kaen FC (2018), Sukhothai FC (2019), serta memperkuat PT Prachuap FC di kompetisi tertinggi Thailand musim ini.

Ia pun mengakui memiliki hasrat untuk bisa berkompetisi di J League. Berstatus sebagai bek timnas Indonesia dan pengalamannya di Thailand, Yanto Basna sepertinya layak untuk memperkuat klub Meiji Yasuda J1 League.

Apalagi bersama PT Prachuap ia saat ini menjadi salah satu pilihan utama di posisi bek tengah PT Prachuap.

3. Amiruddin Bagus Kahfi (FC Utrecht)

Bagus Kahfi
Bagus Kahfi. (FC Utrecht)



Bagus baru saja bergabung ke klub Liga Belanda, FC Utrecht, dari Barito Putera. Pemuda asli Magelang ini adalah tipe penyerang haus gol dan usianya masih muda.

Pada umur 18 tahun, Bagus Kahfi kini sedang mencoba untuk main di luar Indonesia. Selain Eredivisie, Meiji Yasuda J1 League adalah tujuan yang masuk akal.

Kemampuan pemain Timnas U-19 Indonesia era Fakhri Husaini tersebut akan makin matang di Negeri Sakura yang sering memaksimalkan bakat pemain muda.

4. Evan Dimas (Persija)

Evan Dimas
Evan Dimas. (BolaSkor.com/Hadi Febriansyah)



Ketika namanya mencuat saat membawa Timnas U-19 Indonesia juara di Piala AFF U-19 2013, Evan Dimas langsung dikait-kaitkan dengan berbagai klub di Eropa.

Ia sempat diperebutkan oleh Chonburi FC (Thailand) dan Selangor FA (Malaysia). Namun, ia lebih memilih memperkuat Selangor FA pada 2018.

Evan sempat mengutarakan hasratnya untuk bermain di Jepang. Ia ingin lebih dulu berkiprah di Thailand agar bisa dilirik oleh klub-klub Negeri Matahari Terbit. Karena tak jarang para pemain dari Liga Thailand direkrut oleh klub-klub Jepang.

Namun bukan tidak mungkin, gelandang Persija Jakarta itu bisa direkrut langsung klub J1 League.

5. Saddil Ramdani (Sabah FC)

Saddil Ramdani
Saddil Ramdani. (BolaSkor.com/Putra Wijaya)



Saddil Ramdani adalah pemain yang punya kelebihan dalam kecepatan, serta memiliki tendangan jarak jauh yang cukup mematikan.

Ia bahkan pernah dalam waktu beruntun memperkuat Timnas Indonesia U-19, U-22, serta Senior. Itu menunjukkan kualitasnya layak untuk berkiprah di klub luar negeri.

Pada musim lalu, ia sempat memperkuat klub Malaysia, Pahang FA. Tak salah jika ia mulai membuka peluang untuk berkiprah di J1 league. Kini, ia memperkuat Sabah FC.

6. Febri Hariyadi (Persib)

Febri Hariyadi
Febri Hariyadi. (PSSI)

Pemain sayap Persib ini punya permainan yang tak kenal lelah ketika di atas lapangan. Kecepatannya kerap merepotkan lini pertahanan lawan.

Selain itu, ia juga punya tendangan keras dari luar kotak penalti yang kerap menjadi gol untuk membantu timnya memenangkan pertandingan.

Kemampuan yang dimiliki Bow, sapaan akrab Febri Hariyadi, bisa bersaing untuk mendapatkan tempat di tim utama klub J1 League.

7. Osvaldo Haay (Persija)

Osvaldo Haay
Osvaldo Haay. (PSSI)



Osvaldo adalah top skorer SEA Games 2019. Padahal, ia tadinya merupakan pemain sayap dan diubah sedikit posisinya sebagai penyerang utama pada ajang tersebut oleh pelatih Indra Sjafri.

Hasilnya, ia menjadi salah satu pemain yang paling diperebutkan menjelang musim 2020. Hingga akhirnya, ia memilih untuk berlabuh di Persija Jakarta.

Sebelumnya, ia juga sempat mengikuti trial di klub Spanyol, CD Numancia, pada 2019. Kecepatan dan ketajaman di depan gawang lawan bisa menjadi salah satu penilaian tersendiri bagi klub-klub Meiji Yasuda J1 League untuk merekrut pemain asal Papua ini.

Timnas Indonesia J League Breaking News

Tengku Sufiyanto

I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com. I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018. Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Port FC vs Persib Bandung: Misi Berat Pangeran Biru di Thailand
Prediksi skor Port FC vs Persib, ASEAN Club Championship, lengkap dengan informasi waktu kick off dan link streaming gratis.
Rizqi Ariandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Port FC vs Persib Bandung: Misi Berat Pangeran Biru di Thailand
Liga Indonesia
Kapan Marselino Ferdinan Main untuk Persija? Ini Bocoran Shin Tae-yong
Marselino Ferdinan diperkirakan mulai bergabung dengan Persija Jakarta pada akhir November atau awal Desember 2026 setelah menjalani pemulihan cedera lutut di Spanyol.
Rizqi Ariandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Kapan Marselino Ferdinan Main untuk Persija? Ini Bocoran Shin Tae-yong
Berita
LIMA Unifest Perluas Ekosistem Mahasiswa, Siapkan Ekspansi ke Sejumlah Kampus hingga Akhir 2026
LIMA Unifest memperluas kegiatan mahasiswa lewat olahraga, edukasi, dan hiburan. Sejumlah kampus masuk agenda ekspansi hingga akhir 2026.
Rizqi Ariandi - Kamis, 08 Oktober 2026
LIMA Unifest Perluas Ekosistem Mahasiswa, Siapkan Ekspansi ke Sejumlah Kampus hingga Akhir 2026
Liga Indonesia
Port FC vs Persib Bandung Nonton di Mana? Berikut Link Streaming Gratisnya!
Port FC vs Persib Bandung, ASEAN Club Championship 2026/2027, di Stadion Thammasat, Kamis (8/10), pukul 19.00 WIB, Live Youtube.
Rizqi Ariandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Port FC vs Persib Bandung Nonton di Mana? Berikut Link Streaming Gratisnya!
Liga Indonesia
Satu Pemain Persija Diragukan Tampil Lawan PSIM
Persija Jakarta diragukan tampil dengan kekuatan penuh saat menghadapi PSIM Yogyakarta. Fajar Fathurrahman cedera, tetapi Dony Tri dan Kwon Chang-hoon siap kembali.
Rizqi Ariandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Satu Pemain Persija Diragukan Tampil Lawan PSIM
Italia
Ruben Amorim Siapkan Transfer Kejutan untuk AC Milan, Targetnya Striker Manchester United
Ruben Amorim dikabarkan ingin membawa Joshua Zirkzee ke AC Milan. Rossoneri disebut menyiapkan opsi peminjaman striker Manchester United.
Johan Kristiandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Ruben Amorim Siapkan Transfer Kejutan untuk AC Milan, Targetnya Striker Manchester United
Liga Indonesia
Segrup dengan PSBS Biak dan Kendal Tornado FC di League Cup, Persebaya Ogah Besar Kepala
Persebaya tergabung di Grup G League Cup 2026/2027 bersama PSBS Biak dan Kendal Tornado FC. Bernardo Tavares minta Green Force tak anggap remeh lawan.
Johan Kristiandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Segrup dengan PSBS Biak dan Kendal Tornado FC di League Cup, Persebaya Ogah Besar Kepala
Indonesia
Head to Head Port FC vs Persib: Kemenangan Masih Sebatas Mimpi untuk Maung Bandung
Head to head Port FC vs Persib menunjukkan Maung Bandung belum pernah menang. Simak rekor 3 pertemuan jelang laga ASEAN Club Championship 2026/2027.
Johan Kristiandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Head to Head Port FC vs Persib: Kemenangan Masih Sebatas Mimpi untuk Maung Bandung
Jadwal
Port FC vs Persib Bandung Main Jam Berapa? Ini Informasi Waktu Kick-off dan Siaran Langsung
Jadwal Port FC vs Persib Bandung malam ini, Kamis 8 Oktober 2026 pukul 19.00 WIB. Cek live TV, streaming, dan rekor pertemuan kedua tim.
Johan Kristiandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Port FC vs Persib Bandung Main Jam Berapa? Ini Informasi Waktu Kick-off dan Siaran Langsung
Inggris
Ultimatum Michael Carrick, Manchester United Bidik Cesc Fabregas sebagai Pengganti
Manchester United dikabarkan mempertimbangkan Cesc Fabregas sebagai pengganti Michael Carrick. Simak alasan Man United mulai melirik pelatih Como.
Johan Kristiandi - Kamis, 08 Oktober 2026
Ultimatum Michael Carrick, Manchester United Bidik Cesc Fabregas sebagai Pengganti
Bagikan