5 Mantan Bintang Premier League yang Kesulitan saat Jadi Pelatih

Melatih tidaklah mudah.
Arief HadiArief Hadi - Sabtu, 28 Januari 2023
5 Mantan Bintang Premier League yang Kesulitan saat Jadi Pelatih
Kolo Toure (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Sepak bola terbukti memberikan keunikan tersendiri. Sudah sering terlihat bagaimana pemain bisa sukses dalam kariernya tapi tidak demikian saat jadi pelatih, atau justru sebaliknya.

Hal seperti itu bisa terjadi kepada siapa pun, termasuk para pemain yang dahulunya pernah jadi bintang di Premier League. Pemecatan teranyar yang terjadi menimpa Kolo Toure, legenda Arsenal dan juga mantan pemain Manchester City dan Liverpool.

Toure juga menekuni karier kepelatihan dan pada 29 November 2022 ditunjuk melatih Wigan Athletic, diberi kontrak tiga tahun setengah. Belum sampai satu musim melatih, Toure sudah dipecat pada Januari 2023 setelah 58 hari melatih klub dan Wigan tak pernah menang.

Baca Juga:

Berkutat di Zona Degradasi, Everton Depak Frank Lampard dan Staf Kepelatihannya

Cari Pengganti Frank Lampard, Everton Bidik Guru Pep Guardiola

Jurgen Klopp Panaskan Isu Pelatih Baru Everton

Itu sudah menjadi bukti sahih melatih tidaklah mudah dan bukan pekerjaan yang dapat dilakukan dengan baik oleh beberapa orang. Menilik dari Mirror ada lima nama lainnya yang juga mengalami kesulitan yang sama, siapa saja mereka?

1. Gary Neville - Valencia

Saat ini aktif sebagai pandit sepak bola setelah sempat jadi asisten pelatih timnas Inggris, serta melatih Valencia di tengah musim 2015-2016. Menerima tawaran melatih Valencia merupakan keputusan terburuk yang dibuat legenda Manchester United itu.

Neville gagal memberikan kemenangan dari sembilan laga liga pertamanya dengan Valencia, meski di beberapa laga lainnya sempat menang palu pemecatan tak terhindarkan. Neville pun dipecat pada Maret 2016 karena Valencia rawan degradasi.

"Itu satu-satunya hal yang tidak pernah saya rencanakan… dan saya berkata ya," kata Neville dengan kariernya melatih Valencia.

"Saya menendang diri saya sendiri sampai hari ini, bukan karena mengatakan ya, tetapi untuk kesalahan yang saya buat. Itu adalah kesalahan bodoh."

2. Paul Scholes - Oldham

Legenda Manchester United lainnya yang bekerja 'lebih baik' sebagai pandit ketimbang pelatih. Paul Scholes sempat melatih klub masa kecilnya Oldham Athletic pada Februari 2019, tapi sebelum Maret ia sudah pergi.

"Sayangnya menjadi jelas bahwa saya tidak akan dapat beroperasi sebagaimana mestinya dan dituntun untuk percaya sebelum mengambil peran tersebut," papar Scholes.

Kabarnya, kala itu pemilik klub Abdallah Lensagam mengintervensi urusan tim utama Oldham dan Scholes pun pergi karenanya. Dalam waktu singkatnya itu Scholes menang sekali, tiga kali imbang, dan tiga kali kalah. Oldham berada di urutan 14 kala Scholes melatih, urutan 14 saat ia pergi, dan di akhir musim finish di urutan 14.

3. Frank Lampard - Everton

Frank Lampard dinilai punya prospek masa depan cerah kala melatih Derby County (2018-2019) dan nyaris membawa tim promosi. Chelsea pun memanggilnya dan sang legenda melatih The Blues dari medio 2019-2021.

Dalam kurun waktu tersebut ia tak memenangi trofi dan pada 2022 menerima pinangan Everton. Setahun melatih meneruskan pekerjaan Rafael Benitez, Lampard tak kuasa mengangkat Everton musim ini dan rawan degradasi. Lampard pun dipecat pada 23 Januari 2023.

4. Steven Gerrard - Aston Villa

Memulai karier kepelatihan di tim muda Liverpool lalu melatih tim utama Rangers. Jalur yang ditekuni legenda Liverpool, Steven Gerrard, sudah tepat sampai ada momen ketika ia melatih Aston Villa pada 2021.

Gerrard jadi suksesor Dean Smith dan di beberapa momen terlihat mampu mengangkat performa Villa. Akan tapi perjalanan di musim 2022-2023 tidak berjalan dengan baik dan Villa pada akhirnya memecat Gerrard.

5. Alan Shearer - Newcastle United

Legenda Newcastle United dan juga Blackburn Rovers. Ironis, bersama Newcastle juga kariernya sebagai pelatih interim berakhir - jadi yang terakhir sampai saat ini. Alan Shearer lebih menekuni karier sebagai pandit sepak bola.

Shearer diharapkan jadi jawaban bagi Newcastle kala ditunjuk melatih pada 1 April 2009. Ia jadi pelatih keempat yang melatih tim setelah Kevin Keegan, Chris Hughton (dua kali), dan Joe Kinnear. Newcastle benar-benar kesulitan di papan bawah klasemen.

Kendati sempat memberikan harapan kala Newcastle menang atas Middlesbrough, pada akhirnya kedua klub degradasi dan Shearer gagal menyelamatkan mantan timnya tersebut.

Trivia Sepak Bola Premier League Alan Shearer Paul Scholes Gary Neville

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Nottingham Forest vs Manchester City: Waktunya Bangkit
Prediksi Nottingham Forest vs Manchester City di Premier League 2026/2027. Simak jadwal, head to head, kondisi pemain, prediksi susunan pemain, skor, dan link streaming live di Vidio.
Johan Kristiandi - Sabtu, 07 November 2026
Prediksi dan Link Streaming Nottingham Forest vs Manchester City: Waktunya Bangkit
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Arsenal vs Hull City: Menjaga Singgasana
Prediksi Arsenal vs Hull City di Premier League 2026/2027. Simak jadwal, prediksi skor, susunan pemain, head to head, dan link streaming live di Vidio.
Johan Kristiandi - Sabtu, 07 November 2026
Prediksi dan Link Streaming Arsenal vs Hull City: Menjaga Singgasana
Inggris
Manchester United Cuan meski Tanpa Kemenangan dan Trofi, Fans Resah
Avram Glazer menyebut Manchester United tak membutuhkan trofi untuk sukses secara finansial. Pernyataannya memicu keresahan suporter.
Arief Hadi - Jumat, 06 November 2026
Manchester United Cuan meski Tanpa Kemenangan dan Trofi, Fans Resah
Infografis
Pensiun dari Timnas Portugal, Ini Daftar Rekor Fenomenal Cristiano Ronaldo di Level Internasional
Cristiano Ronaldo resmi gantung sepatu dari Timnas Portugal. Simak deretan rekor fenomenal dan gol terbanyak sepanjang masa yang ditinggalkan sang legenda.
Gazza Roosaryatama - Kamis, 05 November 2026
Pensiun dari Timnas Portugal, Ini Daftar Rekor Fenomenal Cristiano Ronaldo di Level Internasional
Inggris
Jika Michael Carrick Dipecat, Julian Nagelsmann Siap Melatih Manchester United
Julian Nagelsmann disebut siap melatih Manchester United jika Michael Carrick dipecat menyusul rentetan sembilan laga tanpa kemenangan.
Arief Hadi - Selasa, 03 November 2026
Jika Michael Carrick Dipecat, Julian Nagelsmann Siap Melatih Manchester United
Inggris
Sindir Pengadil Lapangan, Iraola Akan Meminta Pemain Liverpool untuk Diving
Andoni Iraola mengkritik keputusan wasit usai Alexander Isak tak mendapat penalti untuk Liverpool. Simak sindiran Iraola soal diving di Premier League.
Arief Hadi - Senin, 02 November 2026
Sindir Pengadil Lapangan, Iraola Akan Meminta Pemain Liverpool untuk Diving
Inggris
Jeda Internasional November, Hari-hari Penghakiman Michael Carrick di Manchester United
Masa depan Michael Carrick di Manchester United terancam setelah sembilan laga tanpa kemenangan. Simak kabar terbaru dan evaluasi manajemen MU.
Arief Hadi - Senin, 02 November 2026
Jeda Internasional November, Hari-hari Penghakiman Michael Carrick di Manchester United
Inggris
Jangan Terlalu Banyak Berharap Fans Manchester United, Unai Emery Tidak Akan ke Old Trafford
Unai Emery masuk radar Manchester United sebagai kandidat manajer baru. Namun, Aston Villa tidak berniat melepas pelatih asal Spanyol tersebut.
Arief Hadi - Senin, 02 November 2026
Jangan Terlalu Banyak Berharap Fans Manchester United, Unai Emery Tidak Akan ke Old Trafford
Inggris
Malu-maluin, Aksi Alexis Mac Allister pada Laga Liverpool vs Arsenal
Jamie Carragher mengecam aksi diving Alexis Mac Allister saat Liverpool kalah 0-1 dari Arsenal. Gary Neville dan Ian Wright turut melontarkan kritik.
Arief Hadi - Senin, 02 November 2026
Malu-maluin, Aksi Alexis Mac Allister pada Laga Liverpool vs Arsenal
Inggris
Tidak Ada yang Mustahil, Manchester United Bisa Degradasi Musim Ini
Erik ten Hag menilai Manchester United berpotensi terdegradasi dari Premier League setelah terpuruk di peringkat ke-17 klasemen sementara.
Arief Hadi - Senin, 02 November 2026
Tidak Ada yang Mustahil, Manchester United Bisa Degradasi Musim Ini
Bagikan