Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

5 Kreativitas Klub Sepak Bola Meriahkan Pertandingan Tanpa Penonton Selama Pandemi Virus Corona

Para penonton dilarang hadir di stadion demi memutus rantai penyebaran wabah virus corona.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Kamis, 04 Juni 2020
5 Kreativitas Klub Sepak Bola Meriahkan Pertandingan Tanpa Penonton Selama Pandemi Virus Corona
sepak bola dan corona. (Ilustrasi)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pandemi virus corona memaksa pertandingan sepak bola harus digelar secara tertutup. Para penonton dilarang hadir di stadion demi memutus rantai penyebaran wabah virus ini.

Menggelar pertandingan tanpa penonton merupakan keputusan sulit yang harus diambil demi menyelamatkan klub-klub dari ancaman kebangkrutan. Meski kehilangan pendapatan dari tiket pertandingan, mereka setidaknya mendapat keuntungan dari hak siar televisi.

Sayangnya hal ini membuat atmosfer pertandingan menjadi terasa hambar. Pemain seperti kurang greget ketika beraksi di lapangan.

Baca Juga:

5 Pemain Asal Inggris dengan Torehan Hat-trick Gol di Liga Dunia

5 Sosok yang Berjasa Besar dalam Karier Gemilang Lionel Messi

Sergio Aguero dan 4 Top Skor Sepanjang Masa Manchester City

Tak mau menyerah dengan keadaan, sejumlah terobosan dilakukan sejumlah klub untuk menyiasati situasi ini. Kreativitas mereka diuji demi memeriahkan pertandingan meski tanpa kehadiran penonton.

Alhasil, berbagai ide gila pun mulai diaplikasikan. Salah satunya bahkan harus berujung dengan denda sangat besar karena dianggap berlebihan.

Berikut 5 kreativitas klub sepak bola meriahkan pertandingan tanpa penonton selama pandemi virus corona:

1. Menghadirkan boneka seks di tribun stadion

FC Seoul sempat mencuri perhatian kala menempatkan puluhan boneka di tribun Stadion Piala Dunia Seoul. Hal itu dilakukan saat menjamu Gwangju FC dalam lanjutan Liga Korea Selatan, pertengahan Mei silam.

Namun pujian secara cepat berubah menjadi kecaman setelah terungkap bahwa yang digunakan FC Seoul adalah boneka seks. Meski sempat membantah, manajemen klub tersebut akhirnya mengakui dan memohon maaf.

Akibat ulah tersebut, FC Seoul harus menerima hukuman denda sebesar 100 juta won atau sekitar Rp 1,2 miliar. Nilai tersebut merupakan yang terbesar sepanjang sejarah sepak bola Korea Selatan.


2. Suporter kardus ala Borussia Monchengladbach

Borussia Monchengladbach juga menerapkan ide yang hampir sama dengan FC Seoul. Bedanya kontestan Bundeslga itu meletakkan sekitar 13 ribu boneka kardus bergambar suporternya di stadion.

Menariknya, suporter Gladbach harus membayar 19 euro untuk menempatkan kardus dengan fotonya di tribun Borussia Park. Semua keuntungan dari program ini disumbangkan ke badan amal setempat.

Ide Gladbach ini cukup berhasil membuat suasana menjadi lebih meriah. Stadion serasa dipenuhi para penonton meski tak bersuara.


3. Maneken pengganti suporter

Belarusia menjadi satu dari sedikit negara yang liganya tetap bisa dihadiri penonton selama pandemi virus corona. Namun minat penonton untuk hadir di stadion menurun drastis karena takut terinfeksi virus ini.

Demi mengakali hal itu, FC Dynamo Brest selaku juara bertahan Liga Belarusia menggunakan manekin untuk mengisi tribun stadion. Agar lebih meriah, maneken ini dibalut dengan jersey berbagai klub populer dari berbagai negara.


4. Nonton bola di area parkir stadion

Sebuah kreativitas tanpa batas ditunjukkan FC Midtjylland. Klub asal Denmark itu tetap berupaya menghadirkan penonton ke stadion meski hanya sampai area parkir.

Ya, manajemen Midtjylland menyediakan sejumlah layar raksasa di area parkir markas mereka, MCH Arena. Para suporter bisa menyaksikan pertandingan tim kesayangannya melalui layar raksasa dari mobil masing-masing.

Ide tersebut sudah dijalankan saat menjamu AC Horsens, awal pekan ini. Tercatat lebih dari 2.000 jenis kendaraan hadir saat itu.


5. Penonton hadir di stadion secara virtual

FC Midtjylland bukan satu-satunya klub Denmark yang kreatif di tengah pandemi virus corona. Ide tak kalah gila juga dilakukan salah satu rivalnya, AGF Aarhus.

Demi menghidupkan atmosfer laga, Aarbus menghadrikan suporter mereka secara virtual melalui aplikasi Zoom. Mereka menempatkan layar-layar besar di pinggir lapangan.

Mereka menayangkan wajah-wajah suporter yang menyaksikan pertandingan tersebut dari rumah masing-masing. Menariknya, para penonton memakai jersey klub dan atribut lain sehingga seperti benar-benar berada di stadion.

Konsep tersebut merupakan kerjasama antara tuan rumah, Aarhus, dengan Zoom. Ide ini kabarnya akan diikuti sejumlah klub.

Juni Enggak Cengeng FC Midtjylland Borussia moenchengladbach Virus Corona Trivia Sepak Bola Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Piala Dunia
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
FIFA resmi menunjuk wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, untuk memimpin pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Atlanta Stadium.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Bagikan