Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

5 Kemenangan Terakhir Juventus di Markas Inter Milan

Juventus terakhir kali mengalahkan Inter di Giuseppe Meazza pada semifinal Coppa Italia musim lalu.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Jumat, 22 Oktober 2021
5 Kemenangan Terakhir Juventus di Markas Inter Milan
Salah satu kemenangan Juventus di kandang Inter terjadi pada musim 2017-2018. (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Lanjutan Serie A 2021-2022 pada akhir pekan ini dipastikan akan memanas. Derby d'Italia antara Inter Milan kontra Juventus menjadi alasannya.

Kedua tim akan bertemu di Giuseppe Meazza, Senin (25/10) pukul 01.45 dini hari WIB. Selain tiga poin, gengsi juga menjadi pertaruhan Inter dan Juventus.

Inter dan Juventus memang memiliki sejarah rivalitas yang panjang. Kasus Calciopoli pada 2006 silam menambah panas hubungan keduanya.

Baca Juga:

Ejekan Presiden Juventus yang Berujung Acungan Jari Tengah dari Conte

5 Laga Derby d'Italia Paling Seru di Coppa Italia

5 Duel Inter Milan Vs Juventus yang Penuh Drama

Kesuksesan Inter meraih Scudetto pada musim lalu juga memperuncing rivalitas ini. Nerazzurri memang mampu menghentikan dominasi Juventus di Serie A dalam sembilan musim terakhir.

Inter dan Juventus memang sudah berganti pelatih pada musim panas kemarin. Namun fakta tersebut tidak akan mengubah rasa saling tidak suka di antara kedua klub.

Peluang Inter untuk memenangi pertandingan ini cukup besar. La Beneamata akan mendapat dukungan penuh suporternya.

Dari posisi di klasemen, Inter juga lebih baik dari Juventus. Kedua tim dipisahkan jarak tiga poin.

Namun bukan berarti Juventus tak punya peluang untuk menang. Setidaknya Bianconeri sudah pernah melakukannya di masa lalu.

BolaSkor.com telah merangkum lima kemenangan terakhir Juventus di markas Inter. Berikut ini rinciannya:

1. Inter Milan 1-2 Juventus (semifinal Coppa Italia 2020-2021)

Kemenangan terakhir Juventus atas Inter di Giuseppe Meazza terjadi delapan bulan lalu. Saat itu kedua tim bertemu pada leg pertama semifinal Coppa Italia 2020-2021.

Inter mengawali pertandingan ini dengan baik. Lautaro Martinez sudah mampu membobol gawang Juventus saat laga baru berjalan sembilan menit.

Namun Cristiano Ronaldo mampu menginspirasi Juventus untuk bangkit. CR7 memborong dua gol pada menit ke-26 dan 35 untuk memimpin comeback klub asal Turin tersebut.

Skor 2-1 untuk kemenangan Juventus pada akhirnya bertahan hingga laga usai. Hasil ini secara tak langsung membantu tim asuhan Andrea Pirlo untuk lolos ke final.


2. Inter Milan 1-2 Juventus (Serie A 2019-2020)

Juventus meraih hasil maksimal menyambangi markas Inter Milan pada pekan ketujuh Serie A 2019-2020. Tim yang kala itu ditangani Maurizio Sarri menutup laga dengan kemenangan 2-1.

Laga berjalan seru sejak awal. Paulo Dybala langsung membawa tim tamu unggul lewat sepakan keras kaki kiri pada menit keempat.

Inter mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-18 lewat eksekusi penalti Lautaro Martinez. Hadiah tersebut diberikan wasit setelah Matthijs de Ligt melakukan handball.

Gonzalo Higuain muncul sebagai pahlawan kemenangan Juventus. Ia membobol gawang Inter hanya sepuluh menit sebelum waktu normal berakhir.

Kemenangan ini membawa Juventus bertengger di puncak klasemen. Mereka pada akhirnya mampu merebut Scudetto di akhir musim.


3. Inter Milan 2-3 Juventus (Serie A 2017-2018)

Salah satu kemenangan paling dramatis Juventus di markas Inter terjadi pada pekan ke-35 Serie A 2017-2018. Laga berakhir 3-2 untuk tim tamu.

Juventus yang butuh kemenangan untuk mengamankan posisi di puncak klasemen tampil agresif sejak awal. Douglas Costa sukses memecah kebuntuan pada menit ke-13.

Juventus kian di atas angin setelah Inter harus bermain dengan sepuluh pemain dua menit kemudian. Matias Vecino dikartu merah langsung karena dianggap melakukan pelanggaran berbahaya.

Namun kondisi itu justru membuat Inter tampil lebih lepas. Tim yang ditangani Luciano Spalletti sukses mencetak dua gol lewat aksi Mauro Icardi dan bunuh diri Andrea Barzagli untuk membalikkan kedudukan.

Usaha Juventus untuk menyamakan kedudukan baru membuahkan hasil tiga menit jelang waktu normal berakhir. Milan Skriniar secara tak sengaja melakukan gol bunuh diri.

Gol tersebut membuat Juventus mendapatkan momentum untuk bangkit. Dua menit berselang, Gonzalo Higuain mencetak gol kemenangan lewat sundulan kepala.


4. Inter Milan 1-2 Juventus (Serie A 2014-2015)

Juventus mampu mengalahkan Inter Milan dengan skor 2-1 pada pekan ke-36 Serie A 2014-2015 di Giuseppe Meazza. Namun kemenangan ini diraih dengan cara tak biasa.

Juventus sudah mengunci Scudetto sejak dua laga sebelum bertemu Inter. Hal itu membuat Massimiliano Allegri menurunkan banyak pemain pelapis dalam pertandingan ini.

Meski begitu, Juventus tetap mampu mengimbangi permainan Inter. Meskipun gawang Marco Storari sudah dijebol Mauro Icardi saat laga baru berusia sembilan menit.

Juventus secara perlahan mampu bangkit. Hadiah penalti yang diberikan wasit pada menit ke-42 mampu dieksekusi dengan sempurna oleh Claudio Marchisio.

Alvaro Morata kemudian memastikan kemenangan Juventus pada menit ke-83. Tembakan spekulasinya dari luar kota penalti gagal ditangkap dengan sempurna oleh Samir Handanovic.


5. Inter Milan 1-2 Juventus (Serie A 2012-2013)

Pada musim 2012-2013, kualitas Juventus berada satu tingkat di atas Inter. Hal itu membuat tim yang ditangani Antonio Conte sukses mencuri tiga poin di Giuseppe Meazza.

Juventus sukses mengalahkan Inter dengan skor 2-1 pada pekan ke-30 Serie A 2012-2013. Hasil ini turut melapangkan jalan mereka ke tangga juara.

Sepakan spektakuler Fabio Quagliarella membuka kemenangan Juventus pada menit ketiga. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.

Inter sempat menyamakan kedudukan lewat aksi Rodrigo Palacio pada menit ke-54. Hal ini membuat sisa laga berjalan lebih menarik.

Namun perbedaan kualitas membuat Juventus mampu mencetak gol kemenangan. Alessandro Matri mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-60 memanfaatkan umpan Quagliarella.

Juventus Inter Milan Derby d'Italia Trivia Sepak Bola Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Bagikan