5 Hal yang Dapat Dilakukan Mourinho Usai Dipecat Tottenham

Pasca dipecat Manchester United pada Desember 2018, Mourinho kembali dipecat dan kali ini oleh Tottenham Hotspur
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 20 April 2021
5 Hal yang Dapat Dilakukan Mourinho Usai Dipecat Tottenham
Jose Mourinho (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pemecatan seperti menjadi sesuatu yang lumrah terjadi kepada manajer asal Portugal Jose Mourinho. Pasca dipecat Manchester United pada Desember 2018, Mourinho kembali dipecat dan kali ini oleh Tottenham Hotspur.

Kurang dari dua tahun melatih klub London Utara Mourinho dipecat setelah klub melalui periode inkonsisten, membuat posisi mereka ada di luar empat besar Premier League, meski akan melawan Manchester City di final Piala Liga 25 April mendatang.

"Klub hari ini dapat mengumumkan bahwa Jose Mourinho dan staf pelatihnya Joao Sacramento, Nuno Santos, Carlos Lalin dan Giovanni Cerra telah dibebastugaskan (dipecat)," demikian pernyataan di laman resmi Tottenham kemarin.

Baca Juga:

Nasib Nahas Jose Mourinho, Resmi Dipecat Tottenham Hotspur

Dipecat, Jose Mourinho Tak Terima Pesangon Penuh dari Tottenham

Metode Kepelatihannya Dinilai Kuno, Jose Mourinho Beri Tanggapan

Ryan Mason ditunjuk sebagai manajer interim pengganti Mourinho selagi menanti klub memilih pelatih permanen suksesor Mourinho. Pemecatan sudah akrab dengan Mourinho tapi kali ini lebih parah, sebab ia belum memberikan trofi untuk Tottenham.

Selepas pemecatan itu ada lima hal atau opsi yang dapat dipilih Mourinho. Berikut BolaSkor.com merangkum dari berbagai sumber mengenai hal-hal yang dapat dipilih Mourinho pasca pemecatan dari Tottenham:

1. Pandit Sepak Bola

Bekerja sebagai pandit Sky Sports dan Bein Sports pernah dilakukan Mourinho pasca dipecat MU pada Desember 2018. Mourinho menikmatinya dan mengaku mendapatkan teman baru di sana.

Terlebih, sudut pandangnya dalam memberikan pendapat disukai oleh penonton dan juga pandit lainnya. Pekerjaan ini bisa kembali diambil Mourinho seraya menanti tawaran melatih lainnya (rating televisi juga bisa naik karena Mourinho).

2. Melatih Timnas

"Ya saya ingin melatih timnas, tapi belum saat ini. Saya ingin melakukannya di akhir karier saya," ucap Mourinho pada September lalu soal kansnya melatih timnas Portugal.

"Saya ingin merasakan pengalaman melatih di Piala Dunia dan Piala Eropa, kompetisi singkat dan emosi di dalamnya dari kompetisi yang tidak panjang, ya itu yang ingin saya lakukan."

Pelatih timnas Portugal Fernando Santos sudah berusia 66 tahun dan kariernya memasuki penghujung, Mourinho jadi kandidat ideal suksesor Santos. Tentu saja tidak sebatas melatih timnas Portugal, Mourinho dengan wawasan dan pengalamannya bisa melatih timnas lainnya.

3. Membangkitkan Karier di Level Klub

Dari 2016 hingga saat ini Mourinho kariernya sangat singkat dengan MU dan Tottenham, dia bak menjadi manajer 'panggilan' untuk memberikan trofi untuk klub di waktu singkat alih-alih mengembangkan skuad seperti yang dilakukannya di Chelsea atau Porto.

Demi dapat membangkitkan kariernya kembali, bijak untuk Mourinho memulai karier kembali di klub papan tengah dengan potensi memenangi trofi. Di sana tanpa sorotan dan terbebani target besar Mourinho bisa lebih tenang mengembangkan skuadnya

Kendati saat ini klub-klub top Eropa tidak lagi berminat dengan Mourinho, tapi nama besar dengan raihan trofi di masa lalu masih membuat beberapa klub mengincarnya. Wawasan dan pengalaman Mourinho masih salah satu yang terbaik di Eropa.

4. Vitoria Setubal

Vitoria Setubal adalah klub yang spesial untuk Mourinho. Dia lahir dan besar di sana meski tak pernah melatih tim yang saat ini ada di divisi dua sepak bola Portugal. Dia juga pernah menuturkan hasratnya melatih Vitoria Setubal.

Akan tapi dalam situasi terkini pasca pemecatan, melatih Vitoria Setubal masih terlalu dini karena Mourinho masih punya peluang melatih klub-klub top Eropa. Kendati demikian tidak ada yang tak mungkin dalam sepak bola Eropa.

5. Pensiun

Opsi terakhir yang dapat dipertimbangkan masak-masak oleh Mourinho. Usianya berumur 58 tahun dan itu, pada level karier kepelatihan masih cukup produktif. Akan tapi Mourinho bisa saja memilih opsi untuk pensiun.

Dengan cukup pengalaman meraih trofi Mourinho berpotensi pensiun dan hidup dengan tenang, lalu setelah pensiun menjadi pandit sepak bola agar tetap memiliki pekerjaan.

Breaking News Jose Mourinho Trivia Sepak Bola

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Ragam
5 Hal yang Perlu Diketahui Mengenai Kongo, Lawan Inggris di 32 Besar Piala Dunia 2026
Kenali lima fakta menarik Kongo, lawan Inggris di 32 besar Piala Dunia 2026, mulai dari kekuatan, kelemahan, pelatih hingga pemain bintangnya.
Arief Hadi - Minggu, 28 Juni 2026
5 Hal yang Perlu Diketahui Mengenai Kongo, Lawan Inggris di 32 Besar Piala Dunia 2026
Jadwal
Jadwal dan Link Streaming 32 Besar Piala Dunia 2026: Afrika Selatan vs Kanada, Live TVRI Senin (29/6) Pukul 02.00 WIB
Afrika Selatan dan Kanada akan membuka rangkaian pertandingan 32 besar Piala Dunia 2026, Senin (29/6).
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Jadwal dan Link Streaming 32 Besar Piala Dunia 2026: Afrika Selatan vs Kanada, Live TVRI Senin (29/6) Pukul 02.00 WIB
Liga Indonesia
Mariano Peralta Terancam Batal ke Persija, Persib Kini Jadi Kandidat Terkuat
Persib disebut menjadi kandidat terkuat merekrut Mariano Peralta setelah negosiasi dengan Persija mandek. Faktor AFC Champions League jadi penentu.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Mariano Peralta Terancam Batal ke Persija, Persib Kini Jadi Kandidat Terkuat
Piala Dunia
Rating Pemain Yordania vs Argentina: Main Babak Kedua, Messi Tetap yang Terbaik
Rating pemain Yordania vs Argentina versi Sofascore menempatkan Lionel Messi sebagai yang terbaik usai mencetak satu gol dan membawa Argentina menang 3-1.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Rating Pemain Yordania vs Argentina: Main Babak Kedua, Messi Tetap yang Terbaik
Jadwal
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Dibuka Afsel vs Kanada
Simak jadwal lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026 mulai 29 Juni 2026. Ada Brasil, Argentina, Inggris, Prancis, Portugal hingga tuan rumah Kanada.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Jadwal Lengkap Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Dibuka Afsel vs Kanada
Klasemen
Klasemen Akhir Grup J Piala Dunia 2026: Messi dan Argentina Sempurna
Argentina finis sebagai juara Grup J Piala Dunia 2026 dengan poin sempurna usai mengalahkan Yordania 3-1. Lionel Messi kembali mencetak gol dan memimpin top skor.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup J Piala Dunia 2026: Messi dan Argentina Sempurna
Hasil akhir
Hasil Pertandingan Terakhir Grup J Piala Dunia 2026: Messi Bawa Argentina Menang, Aljazair Kubur Mimpi Iran
Lionel Messi kembali mencetak gol saat Argentina mengalahkan Yordania 3-1, sementara Aljazair lolos ke 32 besar dan menyingkirkan Iran.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Hasil Pertandingan Terakhir Grup J Piala Dunia 2026: Messi Bawa Argentina Menang, Aljazair Kubur Mimpi Iran
Piala Dunia
Duel Cristiano Ronaldo vs Lionel Messi Bisa Terjadi di Final Piala Dunia 2026
Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi berpeluang bertemu di final Piala Dunia 2026. Simak bagan fase gugur serta jalur Portugal dan Argentina menuju partai puncak.
Rizqi Ariandi - Minggu, 28 Juni 2026
Duel Cristiano Ronaldo vs Lionel Messi Bisa Terjadi di Final Piala Dunia 2026
Lainnya
Ukir Sejarah, Timnas Voli Indonesia Tembus Final AVC Cup 2026
Timnas voli putra Indonesia mengukir sejarah baru dengan melangkah ke babak final AVC Cup untuk pertama kalinya.
BolaSkor - Minggu, 28 Juni 2026
Ukir Sejarah, Timnas Voli Indonesia Tembus Final AVC Cup 2026
Klasemen
Klasemen Akhir Grup K Piala Dunia 2026: Jadi Runner-up, Portugal Jumpa Kroasia di Babak 32 Besar
Klasemen akhir Grup K Piala Dunia 2026: Kolombia finis sebagai juara grup, Portugal menjadi runner-up dan akan menghadapi Kroasia di babak 32 besar.
Johan Kristiandi - Minggu, 28 Juni 2026
Klasemen Akhir Grup K Piala Dunia 2026: Jadi Runner-up, Portugal Jumpa Kroasia di Babak 32 Besar
Bagikan