5 Hal Menarik Mengenai Hayao Kawabe, Rekrutan Anyar Wolves dari Jepang

Tidak ada angin tidak ada badai, Wolverhampton Wanderers merekrut gelandang asal Jepang: Hayao Kawabe.
Arief HadiArief Hadi - Sabtu, 08 Januari 2022
5 Hal Menarik Mengenai Hayao Kawabe, Rekrutan Anyar Wolves dari Jepang
Hayao Kawabe (Laman Resmi Wolves)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Selang beberapa hari dari pecahnya rekor berusia 42 tahun milik Wolverhampton Wanderers di Old Trafford, markas Manchester United di Premier League, Wolves membuat kejutan lainnya.

Tanpa adanya rumor sebelumnya, Wolves sukses mengamankan servis gelandang asal Jepang Hayao Kawabe. Dikutip dari The Athletic, Kawabe diboyong sebesar 500.000 poundsterling dari klub Swiss Grassshopper Zurich dan dikontrak tiga setengah tahun.

Harga yang relatif murah tapi dengan potensi perkembangan yang bagus dari pemain. Begitulah diyakini oleh The Athletic.

Baca Juga:

Tim Premier League Paling Menderita karena Piala Afrika

Kieran Trippier Mengawali Evolusi Newcastle United

Pendribel Terbaik di Eropa Saat Ini, Bukan Lionel Messi atau Neymar

"Secara natural, Hayao seorang pemain yang telah kami banyak saksikan dan dia tampil dengan sangat baik musim ini," ucap Direktur Teknik Wolves, Scott Sellars.

Dengan banyaknya pemain dari Portugal di Wolves, keputusan klub merekrutnya cukup menjadikan Kawabe sebagai pemain yang spesial. BolaSkor.com coba mengulik sejumlah informasi menarik mengenai Kawabe yang semakin meramaikan pemain dari Asia yang berkarier di Eropa dan juga Premier League.

1. Perjalanan Menuju Eropa

Melihat pemain dari Jepang dan Korea Selatan bermain di Eropa memang tidak aneh lagi, mengingat betapa majunya sepak bola di dua negara Asia tersebut. Tapi tetap saja tidak mudah menembus Benua Biru jika talenta Anda tidak cukup bagus.

Kawabe adalah produk akademi klub J1 League, Sanfrecce Hiroshima yang promosi pada 2013 setelah gabung pada 2008. Kawabe jarang main di sana hingga dipinjamkan ke Jubilo Iwata.

Pasca kembali ke Hiroshima, Kawabe lebih berpengalaman dan mencatatkan sembilan gol hingga 15 assists dari 151 laga. Klub terkenal dari Swiss Grasshoppers Zurich pun datang dan merekrutnya pada 2021. Hanya butuh waktu semusim sebelum Wolves terpikat kepadanya dan merekrutnya.

2. Permainan

Kawabe (26 tahun) sudah merepresentasikan pesepak bola modern dengan kemampuannya bermain di banyak posisi, dari gelandang bertahan, tengah, hingga gelandang serang di belakang penyerang.

Kontrol bola bagus, kualitas teknik, operan dan visi bermainnnya jadi nilai plus. Itu juga yang membuat Wolves kepincut dengannya mengingat gelandang Wolves, Joao Moutinho tak lagi muda.

“Dia adalah pemain lini tengah yang ofensif, sangat energik, sangat sibuk, dan memiliki kualitas yang bagus. Dia benar-benar bersinar di Grasshoppers tahun ini, dan dia adalah salah satu alasan utama mereka tampil dengan sangat baik," tambah Sellars.

"Karena kriteria GBE untuk merekrut pemain internasional, Hayao adalah pemain yang memenuhi syarat untuk menandatangani kontrak dengan klub Inggris bulan ini, tetapi mungkin tidak di masa depan, itulah sebabnya kami rekrut sekarang untuk mengonfirmasi penandatanganannya."

3. Karier Internasional

Kawabe merupakan mantan pemain timnas Jepang U-17 dengan empat caps. Dia tak bermain di usia muda lainnya, tapi justru langsung menembus timnas senior Jepang pada 2021 kala ia membela Grasshoppers.

Debutnya dimainkan pada 25 Maret 2021 pada laga uji coba melawan Korea Selatan. Sampai saat ini Kawabe sudah punya empat caps dan torehan satu gol kala melawan Tajikistan di Kualifikasi Piala Dunia 2022 pada Juni 2021.

4. Rencana Masa Depan Wolves

Wolves cukup unik dalam cara mereka merekrutnya. Pertama, Kawabe akan menghabiskan sepanjang Januari 2021 dengan Wolves sebelum kembali ke Grasshoppers di sisa musim 2021-2022.

Grasshoppers merekrut Kawabe dari Hiroshima sebesar 1,17 juta poundsterling, lalu Wolves membelinya seharga 500.000 poundsterling. Harga yang relatif murah dengan potensi perkembangan dari sang pemain.

5. Laga Terbaik Hayao Kawabe

Menilik data dari SofaScore, laga terbaik Kawabe musim ini justru hadir ketika Grasshoppers kalah 2-3 dari Servette. Kawabe bermain sebagai gelandang tengah pada formasi 3-4-1-2 dan menorehkan satu gol.

Catatan lainnya adalah 33 operan berhasil, menyelesaikan empat bola lambung, dua kali interceptions, satu tekel, dan satu blok bola.

Sementara dengan timnas Jepang terjadi ketika Kawabe bermain sebagai satu dari dua gelandang pivot (gelandang jangkar) pada formasi 4-2-3-1. Kontra Kyrgysztan Kawabe punya catatan satu assist, 99 sentuhan bola, akurasi operan bola 94 persen, satu operan kunci, kesuksesan dribel bola 100 persen, dan tiga interceptions.

Dengan banyaknya pemain Wolves absen dan positif virus corona, bantuan dari Kawabe sepanjang Januari ini dibutuhkan oleh sang manajer Bruno Lage.

Hayao Kawabe Breaking News Trivia Sepak Bola Wolverhampton wanderers Sosok

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Kontroversi Gol Jerman ke Gawang Paraguay yang Dianulir VAR, Jurgen Klopp Sindir Arsenal
Jurgen Klopp memberikan penilaiannya tentang keputusan kontroversial yang membatalkan gol Jerman ke gawang Paraguay sembari menyindir Arsenal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 30 Juni 2026
Kontroversi Gol Jerman ke Gawang Paraguay yang Dianulir VAR, Jurgen Klopp Sindir Arsenal
Prediksi
Prediksi dan Statistik Meksiko vs Ekuador: Tuan Rumah Maksimalkan Keuntungan
Prediksi Meksiko vs Ekuador di babak 32 Besar Piala Dunia 2026. Meksiko diunggulkan usai tampil sempurna di fase grup, sementara Ekuador datang dengan modal kejutan mengalahkan Jerman 2-1.
Rizqi Ariandi - Selasa, 30 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Meksiko vs Ekuador: Tuan Rumah Maksimalkan Keuntungan
Jadwal
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Prancis vs Swedia, Live TVRI Rabu (1/7) Pukul 04.00 WIB
Jadwal siaran langsung Piala Dunia 2026 Rabu (1/7) menghadirkan Prancis vs Swedia. Simak jam tayang lengkap dan informasi siaran langsung TVRI.
Yusuf Abdillah - Selasa, 30 Juni 2026
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Prancis vs Swedia, Live TVRI Rabu (1/7) Pukul 04.00 WIB
Jadwal
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Pantai Gading vs Norwegia, Live TVRI Rabu (1/7) Pukul 00.00 WIB
Jadwal siaran langsung Piala Dunia 2026 Rabu (1/7) menghadirkan Pantai Gading vs Norwegia. Simak jam tayang lengkap dan informasi siaran langsung TVRI.
Yusuf Abdillah - Selasa, 30 Juni 2026
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Pantai Gading vs Norwegia, Live TVRI Rabu (1/7) Pukul 00.00 WIB
Liga Indonesia
Usai Perpanjang Kontrak, Eksel Runtukahu Bidik Gelar Juara Super League 2026/2027 Bersama Persija
Eksel Runtukahu menargetkan membawa Persija Jakarta menjadi juara Super League 2026/2027 usai resmi memperpanjang kontrak hingga Juni 2027. Penyerang lokal tertajam musim lalu siap meningkatkan ketajamannya.
Rizqi Ariandi - Selasa, 30 Juni 2026
Usai Perpanjang Kontrak, Eksel Runtukahu Bidik Gelar Juara Super League 2026/2027 Bersama Persija
Piala Dunia
Rating Pemain Belanda vs Maroko: Issa Diop Tampil Solid
Rating pemain Belanda vs Maroko di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026. Issa Diop tampil sebagai pemain terbaik usai mencetak gol penyeimbang dan membawa Maroko menyingkirkan Belanda lewat adu penalti.
Rizqi Ariandi - Selasa, 30 Juni 2026
Rating Pemain Belanda vs Maroko: Issa Diop Tampil Solid
Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Comeback Sempurna Maroko, Singkirkan Belanda Lewat Adu Penalti
Timnas Maroko memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai menyingkirkan Belanda melalui adu penalti 3-2. Issa Diop menyamakan skor di injury time sebelum Yassine Bounou menjadi pahlawan.
Rizqi Ariandi - Selasa, 30 Juni 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Comeback Sempurna Maroko, Singkirkan Belanda Lewat Adu Penalti
Piala Dunia
Prancis Nyaris Tanpa Cela, Graham Potter: Swedia Wajib Tampil Sempurna
Pelatih timnas Swedia Graham Potter menyadari timnya menghadapi tantangan besar saat berjumpa Prancis pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 30 Juni 2026
Prancis Nyaris Tanpa Cela, Graham Potter: Swedia Wajib Tampil Sempurna
Piala Dunia
Ancelotti Ungkap Alasan Tidak Memainkan Neymar Melawan Jepang
Pelatih timnas Brasil, Carlo Ancelotti, menjelaskan mengapa dia tidak memainkan Neymar dalam laga 32 besar Piala Dunia 2026 melawan Jepang.
Yusuf Abdillah - Selasa, 30 Juni 2026
Ancelotti Ungkap Alasan Tidak Memainkan Neymar Melawan Jepang
Piala Dunia
Kalah Dramatis, Moriyasu Yakin Jepang Semakin Dekat ke Level Elite Dunia
Hajime Moriyasu bertekad menjadikan kegagalan Jepang di Piala Dunia 2026 ini sebagai pelajaran berharga untuk masa depan.
Yusuf Abdillah - Selasa, 30 Juni 2026
Kalah Dramatis, Moriyasu Yakin Jepang Semakin Dekat ke Level Elite Dunia
Bagikan