5 Hal Menarik dari Dusan Vlahovic, Pemain yang Diburu Banyak Klub Eropa

Dusan Vlahovic diburu banyak klub Eropa. Siapa dia?
Arief HadiArief Hadi - Senin, 09 Agustus 2021
5 Hal Menarik dari Dusan Vlahovic, Pemain yang Diburu Banyak Klub Eropa
Dusan Vlahovic (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Begitu banyak rumor transfer yang beredar di bursa transfer musim panas 2021, banyak juga nama-nama besar yang dibahas dari megabintang sekaliber Lionel Messi, Romelu Lukaku, Harry Kane, Erling Haaland, hingga bakat muda seperti Dusan Vlahovic.

Di antara nama-nama itu Vlahovic masih asing di telinga pecinta sepak bola Eropa. Maklum saja, kariernya belum sebesar nama lainnya plus sorotan kepada performanya tidak sebesar Erling Haaland.

Akan tapi hal itu tak membuat Dusan Vlahovic sepi peminat. Namanya selalu ada di tiap catatan pemandu bakat klub-klub top Eropa. Menurut pakar transfer Italia, Gianluca Di Marzio, saat ini ada tiga klub yang berpeluang merekrut striker Fiorentina itu.

Baca Juga:

Profil Dusan Vlahovic, Zlatan Ibrahimovic Baru dari Serbia

4 Striker yang Masuk Radar Inter Milan Gantikan Romelu Lukaku

Daftar Pemain Terbaik Serie A 2020-2021: Romelu Lukaku Jadi Juaranya

Tiga klub tersebut adalah Atletico Madrid, Arsenal, dan Tottenham Hotspur. Tiga tim itu berpeluang merekrutnya, sementara klub-klub lainnya masih memantau sang pemain seperti Liverpool.

Harga Vlahovic juga meroket. Menurut Transfermarkt dari banderol sembilan juta euro sekarang harganya sudah mencapai 40 juta euro, bahkan Fiorentina melabelinya dengan harga 90 juta euro.

Segitu besar bakat yang dimiliki Vlahovic dinilai Fiorentina dan juga publik, peminatnya juga sepi. Lantas, siapa sebenarnya Dusan Vlahovic?

1. Mental Ditempa di Usia Muda

Eternal Derby merujuk pada pertemuan antara dua rival di Serbia, Red Star Belgrade dengan Partizan Belgrade. Siapa pun yang bermain di dalamnya akan diuji mentalnya dan Vlahovic lolos ujian itu.

Vlahovic jadi pemain termuda yang tampil di Eternal Derby pada usia 16 tahun pada 2016, melalui rekor Luka Jovic. Vlahovic kala itu membela Partizan (hingga 2018 sebelum ke Fiorentina) dan Red Star adalah tempat ia bermain di akademi.

2. Bermain Sedikit Seperti Haaland dan Kane

Erling Haaland

Dari segi nama Vlahovic tidak setenar dua nama itu, tapi dari gaya bermain Vlahovic tidak jauh berbeda dari keduanya. Vlahovic berkaki kidal, punya kemampuan kontrol bola bagus, dapat memenangi duel bola udara dengan tinggi badan 1,90 meter.

Vlahovic bahkan melihat langsung video Haaland dan coba menyerap ilmu dari cara bermainnya.

"Saya juga mengikuti pekerjaan yang dilakukan Erling Haaland. Saya coba memahami penyelesaian akhirnya dan cara dia bergerak. Mungkin terlihat sombong, tapi saya dapat mencapai level Erling dengan kerja keras dan komitmen," tutur Vlahovic kepada La Repubblica.

Satu-satunya kelemahan yang terlihat adalah visi bermain dan operan bolanya, tetapi itu masih dapat dibenahi mengingat usianya baru berumur 21 tahun.

3. Statistik dan Torehan Gol

Pada musim 2020-2021 Vlahovic mencetak 21 gol dari 37 laga di Serie A, statistiknya adalah 2,3 tendangan per laga, 1,9 kali per 90 menit dengan kemampuan mengontrol bola kala bermain ofensif dan memancing pelanggaran dari lawan.

Musim lalu jumlah tendangan yang dilakukannya menurun sebanyak 2,62 dari sebelumnya 3,84. Itu adalah hitungan xG atau gol serta statistik yang diharapkan, tetapi meski menurun permainan Vlahovic lebih efisien dengan jumlah tendangan tepat sasaran.

Artinya, Vlahovic tidak lagi sembarangan menendang bola dan berspekulasi, tetapi lebih efektif dalam bermain dan menjadi penyerang. Bisa dibayangkan bagaimana jika Vlahovic bermain di kualitas tim yang lebih baik dari Fiorentina.

4. Zlatan Ibrahimovic dari Belgrade

Zlatan Ibrahimovic

Pemain kelahiran Belgrade, 28 Januari 2000 mengagumi legenda Swedia, Zlatan Ibrahimovic dan bahkan menganggap dirinya sebagai Ibrahimovic dari Belgrade. Angkuh, tapi menunjukkan kepercayaan dirinya.

"Dia bilang dia adalah Zlatan Ibrahimovic yang baru. Saya mengatakan kepada (Direktur Fiorentina, Pantaleo) Corvino untuk mengontrak Vlahovic ketika dia berusia 15 atau 16 tahun. Vlahovic gila, sangat gila," ucap Valeri Bojinov, eks striker Fiorentina.

"Dia biasa mengatakan kepada saya, 'Saya seorang Zlatan Ibrahimovic dari Beograd, saya akan bermain untuk klub terkuat.' Saya menyukai kesombongannya. Saya pikir dia akan menjadi pemain yang kuat, sementara Milenkovic lebih tenang."

Sang pemain bahkan tak menutupi kekagumannya kepada striker AC Milan tersebut dan mendapatkan respons dari sang idola.

"Setelah pertandingan melawan Milan, Zlatan menulis dalam bahasa Serbia, 'Semoga berhasil, saya berharap yang terbaik untuk Anda,' gesturnya luar biasa. Ibrahimovic selalu menjadi idola saya," imbuh Vlahovic.

"Bermain melawannya memberi saya emosi yang luar biasa. Akan sulit untuk bermain bersamanya. Saya bersama La Viola dan saya merasa betah di sini… kecuali dia memutuskan untuk bergabung dengan keluarga Viola."

Selain Ibrahimovic, Vlahovic juga mengagumi Cristiano Ronaldo dan menggarisbawahi perkembangan yang dilakukannya setiap hari sebagai kunci sukses.

Cristiano Ronaldo

"Saya mencari kemajuan dan pengalaman hal-hal baru setiap hari. Bagian terburuknya adalah Anda terus mengulangi sesuatu. Bahkan Cristiano Ronaldo mencari kemajuan setiap hari. Inilah rahasia sukses para pahlawan," terang Vlahovic.

"Saya merasa bertanggung jawab. Di usia saya, jika Anda mencetak dua gol, Anda menjadi pemain top, tetapi jika Anda tidak mencetak dua pertandingan, Anda akan jatuh dengan cepat."

5. Kata Mereka Mengenai Dusan Vlahovic

Cesare Prandelli dan Dusan Vlahovic

Mantan pelatihnya di Fiorentina, Cesare Prandelli, serta pelatihnya di timnas Serbia, Dragan Stojkovic juga dibuat kagum dengan kedewasaan bermain dan etos kerja Vlahovic.

"Dia jelas selalu termotivasi, saya praktis harus mendorongnya keluar lapangan (latihan), karena dia ingin tinggal di sana selama berjam-jam. Saya pikir itu adalah jenis tekanan yang bisa dia atasi," ucap Prandelli.

"Dia baru berusia 21 tahun dan dia berperilaku seolah-olah dia berusia 30 tahun, yang sangat positif, itu membuka jalan baginya untuk memiliki karier yang fenomenal, yang saya yakini dan yang akan sangat penting dalam permainan timnas kami," tambah Stojkovic.

Pengakuan dari Prandelli dan Stojkovic seyogyanya sudah cukup mewakili bakat yang dimiliki Dusan Vlahovic.

Breaking News Fiorentina Dusan Vlahovic Sosok Trivia Sepak Bola
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Posts

17.355

Berita Terkait

Basket
Hasil Final IBL 2026: Pelita Jaya Hanya Butuh Satu Kemenangan Lagi
Kemenangan Pelita Jaya atas Bogor Hornbills di gim ketiga ini membuat skuad asuhan David Singleton hanya membutuhkan satu kemenangan lagi menuju gelar juara.
BolaSkor - Rabu, 24 Juni 2026
Hasil Final IBL 2026: Pelita Jaya Hanya Butuh Satu Kemenangan Lagi
Piala Dunia
Kevin De Bruyne Terang-terangan Kritik Permainan Belgia: Banyak Kesalahan Konyol
Kevin De Bruyne tidak menutupi rasa frustrasi. Ia menilai timnya masih terlalu sering melakukan kesalahan yang seharusnya bisa dihindari.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Kevin De Bruyne Terang-terangan Kritik Permainan Belgia: Banyak Kesalahan Konyol
Piala Dunia
Roberto Martinez Bocorkan Faktor Penting di Balik Kebangkitan Cristiano Ronaldo, Salah Satunya Lionel Messi
Pelatih Portugal, Roberto Martinez, menilai persaingan antara Ronaldo dan para pemain terbaik dunia, khususnya Lionel Messi, telah memberikan dampak positif.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Roberto Martinez Bocorkan Faktor Penting di Balik Kebangkitan Cristiano Ronaldo, Salah Satunya Lionel Messi
Prediksi
Prediksi dan Statistik Skotlandia vs Brasil: Tartan Army Kejar Sejarah
Berikut adalah prediksi pertandingan krusial Grup C Piala Dunia 2026 antara Skotlandia vs Brasil, lengkap dengan kabar tim, statistik, dan susunan pemain.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Skotlandia vs Brasil: Tartan Army Kejar Sejarah
Prediksi
Superkomputer Prediksi Skor Skotlandia vs Brasil: Tim Samba Akan Juara Grup
Superkomputer Opta menjagokan Brasil saat menghadapi Skotlandia pada laga terakhir Grup C Piala Dunia 2026. Selecao memiliki peluang menang hampir 70 persen dan berpeluang besar mengunci tiket ke babak 32 besar.
Johan Kristiandi - Rabu, 24 Juni 2026
Superkomputer Prediksi Skor Skotlandia vs Brasil: Tim Samba Akan Juara Grup
Piala Dunia
FIFA Pastikan Donald Trump Akan Hadir di Final dan Serahkan Trofi kepada Juara
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dipastikan akan turut ambil bagian dalam seremoni penyerahan trofi kepada juara Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
FIFA Pastikan Donald Trump Akan Hadir di Final dan Serahkan Trofi kepada Juara
Klasemen
Klasemen Lengkap Piala Dunia 2026 Usai Matchday 2
Seluruh pertandingan matchday kedua fase grup Piala Dunia 2026 kini telah rampung. Persaingan menuju babak 32 besar semakin menarik. Berikut klasemen lengkap Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Klasemen Lengkap Piala Dunia 2026 Usai Matchday 2
Piala Dunia
Ditanya soal Persaingan Pencetak Gol Terbanyak, Cristiano Ronaldo: 'Next Question!'
Cristiano Ronaldo tidak banyak berkomentar ketika ditanya mengenai persaingan gelar pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Ditanya soal Persaingan Pencetak Gol Terbanyak, Cristiano Ronaldo: 'Next Question!'
Piala Dunia
Inggris Susah Bikin Gol, Thomas Tuchel Frustrasi
Thomas Tuchel, mengakui timnas Inggris kesulitan membongkar pertahanan rapat Ghana saat bermain imbang tanpa gol pada laga kedua Grup L Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Inggris Susah Bikin Gol, Thomas Tuchel Frustrasi
Piala Dunia
Didier Deschamps Absen Dampingi Prancis Lawan Norwegia
Didier Deschamps akan absen saat Prancis melawan Norwegia usai ibunya meninggal dunia. Asisten pelatih Guy Stephan akan memimpin Les Bleus sementara.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Didier Deschamps Absen Dampingi Prancis Lawan Norwegia
Bagikan