5 Hal Berbeda yang Dapat Terjadi di Bursa Transfer Musim Dingin 2021
BolaSkor.com - Bursa transfer musim dingin kali ini tidak sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Dunia - termasuk Eropa - saat ini menjalani krisis di tengah pandemi virus corona yang sudah berlangsung setahun lebih.
Virus bernama Covid-19 itu memiliki dampak besar juga kepada dunia sepak bola, khususnya finansial klub-klub Eropa. Tak heran hal tersebut berpengaruh besar kepada perubahan yang berpotensi terjadi di bursa transfer musim dingin.
Jangan berharap bursa transfer musim dingin yang dibuka pada Januari ini sama seperti tahun-tahun sebelumnya. Transfer masih terjadi antar klub tapi tidak sesibuk musim-musim sebelumnya.
Baca Juga:
Kasus COVID-19 Naik, Premier League Kembali Digelar Tanpa Penonton
COVID-19 Bawa Efek Buruk ke Tubuh Kai Havertz
Kondisi Finansial Chelsea: Tetap Untung di Tengah Pandemi Virus Corona
Berikut BolaSkor.com menganalisis lima hal berbeda dari bursa transfer musim dingin 2021, bursa transfer yang dibuka di tengah pandemi virus corona:
1. Pemain Pinjaman
Transfer dalam bentuk pinjaman akan lebih banyak terjadi pada Januari ini. Skema itu jadi solusi ideal bagi klub-klub yang ingin berhemat tapi butuh pemain baru. Setidaknya hal yang mereka keluarkan jika menemui kesepakatan adalah pembayaran gaji pemain.
Meminjam pemain juga dapat membantu klub yang sangat membutuhkan pemain baru untuk mengejar target di akhir musim, baik itu pinjaman hingga akhir musim atau opsi pembelian permanen di akhir kesepakatan.
2. Sepinya Kesibukan di Bursa Transfer Pemain
Ini perbedaan yang akan sangat terlihat pada bursa transfer musim dingin kali ini. Dampak Covid-19 yang besar kepada klub-klub Eropa membuat transfer pemain yang melibatkan nominal besar kecil terjadi Januari ini.
Potensi transfer dengan uang besar terjadi cukup kecil, kecuali jika ada satu atau dua klub yang sudah sangat menginginkan pemain tertentu untuk ditransfer Januari ini. Klub penjual punya posisi kuat untuk menjual pemain mereka dengan harga tinggi.
3. Premier League Jadi Tim Paling Boros
Akibat pandemi aktivitas transfer di musim panas 2020 turun drastis. Menurut analisis LaLiga jumlah pembelian klub-klub Spanyol di dua divisi turun sebanyak 66 persen dibanding musim panas 2019.
Apa yang terjadi di LaLiga serupa dengan Serie A, Bundesliga, dan Ligue 1. Akan tapi Premier League berbeda. Hal itu bisa dilihat dari belanja transfer besar-besaran yang dilakukan Chelsea kala merekrut Kai Havertz dan Timo Werner.
Menilik hal tersebut bukan tak mungkin Chelsea - dan juga klub Premier League lainnya - paling aktif belanja pemain pada Januari ini. Transfer terbesar pada Januari 2021 bisa jadi pecah dari klub Premier League.
4. Harga Murah Pemain
Berkurangnya pemasukan tanpa ada penonton di dalam stadion serta siaran televisi akan memaksa klub mencari cara lain menghasilkan uang. Salah satunya adalah menjual pemain yang diminati klub lain, punya gaji besar, atau jarang main di klub.
Dalam hal tersebut klub-klub dari Ligue 1, divisi Championship, Bundesliga, atau Eropa lainnya selain Premier League dapat menjual pemain. Jika diperlukan dijual pada harga murah agar klub-klub peminat dapat membeli mereka di harga yang terjangkau.
5. Tanpa Transfer Besar
Mengakumulasikan keempat poin di atas maka Anda jangan berharap banyak adanya rekrutan dengan nama besar atau angka yang besar pada Januari ini. Transfer seperti Virgil van Dijk ke Liverpool, Bruno Fernandes ke Manchester United, Philippe Coutinho ke Barcelona cukup sulit terjadi.
Kembali lagi hal itu sulit terjadi karena pandemi virus corona yang memengaruhi finansial klub, berujung kepada kurangnya daya beli klub-klub Eropa. Hanya beberapa klub yang 'pintar' mengelola keuangan yang dapat melakukan transfer besar Januari ini.
Arief Hadi
16.195
Berita Terkait
Prediksi Hasil Fiorentina vs AC Milan Versi Superkomputer: Persentase Rossoneri Kurang Meyakinkan
Nasib Xabi Alonso Andai Real Madrid Kalah Lawan Barcelona di Final Piala Super Spanyol
Prediksi Persib Bandung vs Persija Jakarta 11 Januari 2026, Merebutkan Takhta Juara Paruh Musim
Prediksi dan Statistik Inter Milan vs Napoli: Panas di Papan Atas
Prediksi dan Statistik Fiorentina vs AC Milan: Rossoneri Rawan Tergelincir
Prediksi dan Statistik Real Madrid vs Barcelona: Kental Aroma Balas Dendam
Hasil Piala FA: Debut Liam Rosenior Berakhir Manis, Chelsea Menang Telak Kontra Charlton
Gustavo Almeida Berpotensi Main Lawan Persib, Mauricio Souza Tak Pusingkan Soal Masalah Ryo Matsumura
Hasil Malaysia Open 2026: Jojo dan Fajar/Fikri Terhenti di Semifinal
Bandung bjb Tandamata Usung Target Kalahkan Jakarta Popsivo Polwan demi Jadi Penguasa Series Pontianak