5 Fakta Derby Madrid yang Mungkin Belum Anda Ketahui

Berikut ini adalah lima fakta dari Derby Madrid yang mungkin belum Anda ketahui:
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Kamis, 26 Januari 2023
5 Fakta Derby Madrid yang Mungkin Belum Anda Ketahui
Derby Madrid (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Real Madrid akan menjamu Atletico Madrid pada duel perempat final Copa del Rey musim ini, di Santiago Bernabeu, Jumat (27/1). Meski nama Derby Madrid sudah menggema sejak lama, tetapi ada beberapa hal menarik yang mungkin belum Anda ketahui.

Madrid dan Atletico akan saling jegal pada perempat final Copa del Rey musim ini. Sebelum pertandingan, tensi sudah terasa panas terkait aksi Real Madrid yang membatasi pergerakan suporter Atletico.

Kabarnya, Madrid hanya memberikan kuota sangat sedikit untuk suporter Atletico. Selain itu, pendukung Los Rojiblancos juga dilarang mengenakan jersey Atletico saat bertandang.

Madrid yang mendengar kabar tersebut pun mengeluarkan pernyataan. Los Merengues membantah isu yang beredar.

Baca Juga:

Cetak 288 Gol di LaLiga, Karim Benzema Sejajar dengan Legenda Real Madrid

Keluarkan Pernyataan Resmi, Real Madrid Bantah Batasi Pergerakan Suporter Atletico

Memahami Keputusan Madrid Mengorbankan Camavinga untuk Rekrut Bellingham

Meski menjadi sorotan dunia, tetapi duel Derby Madrid memiliki sejumlah fakta menarik yang jarang diketahui. Berikut ini adalah lima fakta dari Derby Madrid yang mungkin belum Anda ketahui:

Atletico Lahir dari Keinginan Menyaingi Real Madrid

Sekelompok pelajar asal Basque yang tinggal di Madrid menghadiri final Copa del Rey yang pertama pada 1903, yang mempertemukan Athletic Club dan Madrid CF, tim yang nantinya berubah menjadi Real Madrid.

Pelajar-pelajar tersebut tidak menyukai cara bermain Madrid CF. Delapan belas hari kemudian, mereka membentuk cabang Athletic di kota Madrid yang nantinya berubah menjadi Atletico de Madrid.

Atletico Puasa Kemenangan Selama 14 Tahun

Antara tahun 1999 hingga 2013, Atletico Madrid menderita setiap pertandingan derby. Mereka tidak pernah menang dalam 25 pertemuannya dengan Real Madrid, hingga kedatangan Diego Simeone yang mengubah peruntungan mereka.

Sejak saat itu, derby tersebut semakin seimbang; mereka menang sembilan dari 31 pertandingan derby, 11 kali imbang, dan 11 kali kalah (di seluruh kompetisi). Sedangkan catatan di LaLiga adalah empat kemenangan dan empat kali kalah pada 16 pertandingan derby.

Tradisi Perayaan di Air Mancur Cibeles

Pada 1970-an, tradisi merayakan gelar juara bersama sesama penggemar di beberapa sudut kota mulai menjamur di Spanyol. Air mancur Cibeles, yang terletak di pusat kota Madrid, menjadi titik pertemuan yang ideal bagi para fans, dan walaupun lokasi tersebut kini identik dengan Real Madrid, sesungguhnya penggemar Atlético adalah yang pertama memulai perayaannya di sana, setelah mereka menjuarai gelar LaLiga musim 1977.

Seiring berjalannya waktu, penggemar lain mulai mengikuti tradisi mereka, dan lokasi tersebut menjadi lokasi perayaan gelar klub di kota Madrid; sepanjang tahun 1980-an, penggemar Real Madrid merayakan kemenangan ikonik generasi Quinta del Buitre disana.

Pada saat Atletico memenangi gelar lainnya di tahun 1991, yakni gelar Copa del Rey, Cibeles telah identik dengan Real Madrid, sehingga penggemar Atletico memutuskan untuk melakukan perayaan di dekat air mancur Neptune, tepatnya di Paseo de la Castellana.

Lebih dari El Clasico

Saat ini, rival abadi Real Madrid adalah Barcelona, tetapi Derby Madrid pada masanya adalah pertandingan yang lebih besar di beberapa dekade awal setelah Perang Saudara Spanyol berakhir di tahun 1939.

Seperti yang legenda sepak bola, Alfredo di Stefano, katakan: "Lupakan Barcelona… tim yang dapat menyulitkan kami adalah Atletico."

Catatan Manis Atletico di Santiago Bernabeu

Stadion Real Madrid, Santiago Bernabeu, secara unik menjadi sebuah tempat spesial bagi penggemar Atletico Madrid. Los Colchorenos telah menjuarai Copa del Rey sebanyak 10 kali, dan sembilan di antaranya terjadi di stadion rival mereka.

Dari 10 gelar tersebut, hanya titel tahun 1996--ketika melawan Barcelona--yang dimenangi di lokasi berbeda, yakni di Stadion La Romareda milik Real Zaragoza.

Real Madrid Atletico Madrid Breaking News Trivia Sepak Bola

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Meksiko vs Inggris: Tuan Rumah Ogah Pasrah
Simulator Football Meets Data mengunggulkan Inggris saat menghadapi Meksiko pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Simak prediksi skor, peluang kemenangan, head to head, dan analisis jelang pertandingan.
Johan Kristiandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Meksiko vs Inggris: Tuan Rumah Ogah Pasrah
Prediksi
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Brasil vs Norwegia: Tim Samba Diunggulkan
Brasil diunggulkan mengalahkan Norwegia pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 berdasarkan simulasi Football Meets Data. Simak prediksi skor, peluang kemenangan, head to head, dan analisis jelang laga.
Johan Kristiandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Brasil vs Norwegia: Tim Samba Diunggulkan
Liga Indonesia
STY Jadi Alasan Witan Sulaeman Perpanjang Kontrak di Persija Jakarta
Witan Sulaeman mengungkap alasan memperpanjang kontrak bersama Persija Jakarta hingga 2029. Kehadiran Shin Tae-yong serta ambisi mempersembahkan gelar juara menjadi faktor utama.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 04 Juli 2026
STY Jadi Alasan Witan Sulaeman Perpanjang Kontrak di Persija Jakarta
Ragam
4 Laga Babak 16 Besar Piala Dunia Paling Bersejarah: Mbappe Hempaskan Messi, Hingga Gol Emas Ahn Jung-hwan
Begitu banyak laga yang cukup berkesan di babak 16 besar piala dunia sepanjang sejarah. Berikut 4 pertandingan yang paling bersejarah versi BolaSkor.
BolaSkor - Sabtu, 04 Juli 2026
4 Laga Babak 16 Besar Piala Dunia Paling Bersejarah: Mbappe Hempaskan Messi, Hingga Gol Emas Ahn Jung-hwan
Liga Indonesia
Witan Sulaeman Resmi Perpanjang Kontrak di Persija Jakarta hingga 2029
Persija Jakarta resmi memperpanjang kontrak Witan Sulaeman hingga musim 2028/2029. Presiden Mohamad Prapanca berharap Witan kembali tampil terbaik di bawah arahan Shin Tae-yong.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Witan Sulaeman Resmi Perpanjang Kontrak di Persija Jakarta hingga 2029
Liga Indonesia
Persib Bandung Datangkan Ragnar Oratmangoen dan Gelandang Jepang
Persib Bandung resmi mendatangkan Ragnar Oratmangoen dan gelandang Jepang Gakuto Notsuda untuk menghadapi Super League 2026. Simak profil singkat dan kiprah kedua pemain anyar Maung Bandung.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Persib Bandung Datangkan Ragnar Oratmangoen dan Gelandang Jepang
Timnas
Malaysia Jadi Lawan Pembuka di Manahan, David Nascimento Ingin Timnas U-17 Rutin Uji Coba Internasional
Pelatih Timnas Indonesia U-17 David Nascimento menegaskan pentingnya uji coba internasional jelang Kualifikasi Piala Asia U-17 2027. Malaysia menjadi lawan pertama Garuda Muda sebelum menghadapi Tiongkok pada agenda berikutnya.
Johan Kristiandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Malaysia Jadi Lawan Pembuka di Manahan, David Nascimento Ingin Timnas U-17 Rutin Uji Coba Internasional
Timnas
Piala AFF Bukan Piala 'Ciki', Timnas Indonesia Berambisi Akhiri Dahaga Gelar
Ketua BTN Sumardji menegaskan Piala AFF bukan "piala ciki". PSSI menargetkan Timnas Indonesia meraih gelar juara AFF 2026 setelah enam kali menjadi runner-up.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Piala AFF Bukan Piala 'Ciki', Timnas Indonesia Berambisi Akhiri Dahaga Gelar
Piala Dunia
Piala Dunia 2026 Jadi Kelas Gratis, Pemain Persija Belajar dari Vitinha hingga Messi
Muhammad Rayhan Hannan mengaku menjadikan Piala Dunia 2026 sebagai kelas gratis. Gelandang Persija itu belajar dari Lionel Messi dan Vitinha untuk meningkatkan permainannya.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Piala Dunia 2026 Jadi Kelas Gratis, Pemain Persija Belajar dari Vitinha hingga Messi
Liga Indonesia
Dewa United Banten FC dan Jan Olde Riekerink Resmi Berpisah
Setelah empat musim bersama, Dewa United Banten FC dan Jan Olde Riekerink resmi berpisah.
BolaSkor - Sabtu, 04 Juli 2026
Dewa United Banten FC dan Jan Olde Riekerink Resmi Berpisah
Bagikan