5 Fakta Manajer Premier League yang Belum Banyak DIketahui

Rapor buruk Unai Emery di laga tandang bukanlah hal yang baru.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Kamis, 16 Mei 2019
5 Fakta Manajer Premier League yang Belum Banyak DIketahui
Nuno Espirito Santo dan Jose Mourinho (zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Premier League musim 2018-19 sudah berakhir dengan Manchester City sukses mempertahankan titel juara. Sukses yang membawa sang manajer, Pep Guardiola kembali terpilih sebagai Manajer Terbaik Premier League.

Terkait dengan manajer, saat ini Premier League memang dihuni banyak arsitek papan atas. Namun di sisi lain pekerjaan itu bisa dikatakan menjadi yang paling panas. Bahkan manajer sespesial Jose Mourinho pun tidak kebal dari pemecatan.

Karena itu banyak sisi menarik dari manajer yang acap luput dari perhatian. Berikut ini fakta menarik dan mengejutkan dari manajer Premier League yang jarang diketahui.

Baca Juga:

Rapor Tim Premier League: Wolves Dapat A, Man Utd D

Kemeriahan Selebrasi Titel Premier League: Wonderwall Bergema di Ruang Ganti Pemain Man City

Unai Emery
1. Emery dan Laga Tandang

Unai Emery memulai kiprahnya bersama Arsenal dengan baik. Dia mampu membawa Arsenal meraih poin lebih banyak daripada musim sebelumnya. Dan, Arsenal juga masih punya peluang lolos ke Liga Champions jika menjadi juara Liga Europa.

Namun ada satu catatan buruk yang membayangi Emery, yaitu hasil buruk pada laga tandang. Namun, sebenarnya hal ini sudah bisa diprediksi.

Catatan ini sebenarnya sudah tidak asing bagi Emery. Pada 2015-16, Sevilla di bawah Emery gagal memetik satupun kemenangan saat laga tandang di LaLiga. Sevilla hanya bisa mencatat sembilan imbang dan 10 kalah.


2. Persahabatan Dyche dan Woan

Beberapa waktu lalu, persahabatan antara Jurgen Klopp dengan mantan manajer Huddersfield, David Wagner, menjadi sorotan. Maklum, hubungan Klopp dan Wagner sudah terjadi jauh ke belakang.

Namun itu masih kalah kental oleh persabahatan antara manajer Burnley Sean Dyche san asistennya, Ian Woan. Pesahabatan sudah terjalin sejak keduanya masih menjadi pemain di akademi Nottingham Forest. Hal itu berlanjut di level senior.

Mereka tidak hanya bermain bersama, tapi juga tinggal bersama. Keduanya selalu terlihat bersama. Woan adalah saksi saat Dyche menikah. Dyche menunjuk Woan sebagai asisten saat di Watford dan berlanjut di Burnley.


3. Debut Derby Pochettino

Biasanya seorang pelatih membutuhkan pengalaman, seminim apapun, sebelum tampil di panggung besar. Tapi tidak bagi Maurizio Pochettino.

Pochettino langsung memegang tim senior Epanyol setelah meraih lisensi Pro UEFA sebagai asisten pelatih tim wanita Espanyol. Hanya sempat menggelar dua sesi latihan, 24 jam kemudian Pochettino langsung memimpin timnya menghadapi Barcelona yang dilatih Pep Guardiola dalam derby pada debutnya.

Poch bisa melewati ujian terberat dalam kariernya. Espanyol mampu menahan imbang Barca 0-0.


4. Satu-satunya Mantan Kiper

Apa yang dilakukan seorang kiper setelah pensiun? Menjadi pelatih kiper adalah yang banyak dipilih. Memang ada beberapa mantan kiper yang menjad manajer, sebut saja sang legenda Italia, Dino Zoff.

Namun, mantan kiper yang menjadi manajer klub di Premier League hanya ada Nuno Espirito Santo. Nuno menghabiskan 20 tahun menjadi kiper di Portugal dan Spanyol.

Nuno Espirito Santo

Dia menjadi kiper cadangan saat Porto asuhan Jose Mourinho menjadi juara Liga Champions 2004. Selepas pensiun pada 2010 Nuno sempat menjadi pelatih kiper. Namun dia memutuskan untuk menjadi pelatih utama.

Kini, Nuno adalah satu-satunya mantan kiper yang menjadi manajer di Premier League.


5. Sarri Gantikan Conte (Lagi)

Maurizio Sarri datang ke Chelsea setelah mencuri perhatian dunia ketika menangani Napoli. Bagi Sarri ini adalah pekerjaan pertamanya di luar Italia. Sarri datang menggantikan posisi kompatriotnya, Antonio Conte.

Mungkin banyak yang belum mengetahui, situsi ini bukan pertama kalinya terjadi. Sarri pernah berpapasan dengan Conte ketika di Arezzo pada 2006 lalu.

Maurizio Sarri

Saat itu Conte yang semula menjabat asisten manajer selepas pensiun, dipromosikan menjadi manajer Arezzo. Ini merupakan pertama kali Conte menjadi manajer.

Namun masa Conte sebagai manajer Arezzo tidak berjalan lama, hanya tiga bulan. Dan sosok yang masuk menggantikannya, tidak lain adalah Sarri.

Sarri bertahan lebih lama, empat bulan, sebelum dipecat. Dan, pelatih yang masuk menggantikannya? Ya, Conte yang ditarik kembali oleh Arezzo.

Trivia Sepak Bola Premier League

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Gelar Juara Premier League Chelsea Musim 2016-2017 Seharusnya Dicabut, Diberikan kepada Tottenham Hotspur
Mauricio Pochettino menilai gelar Premier League 2016-2017 milik Chelsea seharusnya dicabut dan diberikan kepada Tottenham Hotspur.
Arief Hadi - Kamis, 10 September 2026
Gelar Juara Premier League Chelsea Musim 2016-2017 Seharusnya Dicabut, Diberikan kepada Tottenham Hotspur
Analisis
Analisis Kekuatan Manchester City di Era Enzo Maresca: Umpan Silang dan Faktor Erling Haaland
Manchester City era Enzo Maresca mengandalkan umpan silang sebagai senjata baru. Simak peran Erling Haaland dan peningkatan efektivitasnya.
Arief Hadi - Kamis, 10 September 2026
Analisis Kekuatan Manchester City di Era Enzo Maresca: Umpan Silang dan Faktor Erling Haaland
Italia
Presiden Como Asal Indonesia Beberkan Cara Klub Bersaing dengan Hingar Bingar Premier League
Presiden Como asal Indonesia, Mirwan Suwarso, mengungkap cara klub bersaing dengan raksasa Eropa dan kekuatan finansial Premier League.
Arief Hadi - Kamis, 10 September 2026
Presiden Como Asal Indonesia Beberkan Cara Klub Bersaing dengan Hingar Bingar Premier League
Ragam
5 Nama Besar yang Tidak Masuk Nominasi Ballon d'Or 2026
Pedri, David Raya, Raphinha, Bukayo Saka, dan Bradley Barcola mengejutkan karena tidak masuk nominasi Ballon d'Or 2026.
Arief Hadi - Kamis, 10 September 2026
5 Nama Besar yang Tidak Masuk Nominasi Ballon d'Or 2026
Inggris
Jadwal yang Tidak Menguntungkan Manchester United Jelang Derby Manchester
Manchester United punya waktu istirahat lebih sedikit jelang Derby Manchester. Simak jadwal Man United dan respons Michael Carrick.
Arief Hadi - Kamis, 10 September 2026
Jadwal yang Tidak Menguntungkan Manchester United Jelang Derby Manchester
Ragam
Profil Sabah FK, Lawan Manchester United di Liga Champions
Sabah FK menjadi lawan Manchester United di Liga Champions. Simak sejarah klub, Valdas Dambrauskas, jersey pink, dan perjalanan mereka ke fase liga.
Arief Hadi - Kamis, 10 September 2026
Profil Sabah FK, Lawan Manchester United di Liga Champions
Inggris
Alexis Mac Allister Kecewa Tak Ditawari Kontrak Baru, Sinyal Tinggalkan Liverpool?
Alexis Mac Allister mengaku kecewa karena belum mendapat tawaran kontrak baru dari Liverpool meski Szoboszlai dan Gravenberch sudah memperpanjang.
Arief Hadi - Rabu, 09 September 2026
Alexis Mac Allister Kecewa Tak Ditawari Kontrak Baru, Sinyal Tinggalkan Liverpool?
Inggris
Manchester United Batal Boyong Mantan Bek Real Madrid, Targetkan Pemain yang Lebih Muda
Manchester United batal memboyong David Alaba karena riwayat cedera. Setan Merah kini alihkan bidikan ke bek kiri yang lebih muda.
Gazza Roosaryatama - Selasa, 08 September 2026
Manchester United Batal Boyong Mantan Bek Real Madrid, Targetkan Pemain yang Lebih Muda
Ragam
Sederet Rekor yang Dapat Terukir di Liga Champions Pekan Ini
Haaland hingga Zion Suzuki berpeluang mencetak sejarah di Liga Champions. Simak lima rekor yang bisa terukir pada matchday pertama.
Arief Hadi - Selasa, 08 September 2026
Sederet Rekor yang Dapat Terukir di Liga Champions Pekan Ini
Inggris
Analisis Manchester United: Red Devils dan Masalah Mengontrol Pertandingan
Man United masih bermasalah dalam mengontrol pertandingan dan menjaga pertahanan. Simak analisis usai hasil imbang 2-2 kontra Everton.
Arief Hadi - Selasa, 08 September 2026
Analisis Manchester United: Red Devils dan Masalah Mengontrol Pertandingan
Bagikan