5 Comeback Terbaik Liverpool di Anfield

Ini menjadi tambahan motivasi Liverpool untuk membalikkan keadaan atas Real Madrid.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Selasa, 13 April 2021
5 Comeback Terbaik Liverpool di Anfield
Anfield (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Sebuah tugas berat akan dihadapi Liverpool saat menantang Real Madrid pada leg kedua perempat final Liga Champions 2020-2021 di Anfield, Kamis (15/4) dini hari WIB. The Reds harus melakukan comeback demi merebut tiket ke semifinal.

Liverpool memang berada di situasi yang kritis saat ini. Kekalahan dengan skor 1-3 pada pertemuan pertama menjadi penyebabnya.

Hasil tersebut membuat Liverpool minimal harus menang dua gol tanpa balas di Anfield. Sebuah tugas yang sulit karena lawannya adalah Madrid.

Baca Juga:

Lawan Liverpool di Anfield, Real Madrid Terancam Tanpa Lima Pilar

Bahaya untuk Liverpool, PSG Mulai Langkah Rekrut Salah

Jamu Madrid, Klopp Berharap Kutukan Anfield Sudah Benar-benar Hilang

Namun peluang Liverpool untuk membuat keajaiban belum tertutup. Apalagi tim asuhan jurgen Klopp dikenal cukup sering melakukan comeback.

Keangkeran Anfield memang sudah sangat tercoreng musim ini. Namun di tempat inilah Liverpool pernah melakukan sejumlah comeback yang sulit dipercaya.

Berikut ini lima comeback terbaik Liverpool kala berlaga di Anfield:

1. Liverpool vs Barcelona (semifinal Liga Champions 2018-2019)

Sebuah misi nyaris mustahil dijalani Liverpool saat bersua Barcelona pada semifinal Liga Champions 2018-2019. Sadio Mane dan kawan-kawan melakukan sebuah comeback fantastis.

Peluang Liverpool untuk melaju ke final seperti sudah tertutup karena takluk 0-3 pada pertemuan pertama. Namun dewi fortuna seperti mendampingi Merseyside Merah saat melakoni leg kedua di Anfield.

Liverpool secara luar biasa mampu mencetak empat gol tanpa balas ke gawang Barcelona. Divock Origi dan Georginio Wijnaldum menjadi bintang dengan masing-masing mencetak sepasang gol.

Comeback tersebut akhirnya disempurnakan Liverpool dengan gelar juara. Mereka menaklukkan Tottenham Hotspur pada laga puncak.



2. Liverpool vs Borussia Dortmund (perempat final Liga Europa 2015-2016)

Salah satu comeback terbaik Liverpool di Anfield tersaji saat menjamu Borussia Dortmund pada leg kedua perempat final Liga Europa 2015-2016. Kedua tim masih memiliki peluang yang sama besar untuk lolos ke fase selanjutnya setelah bermain imbang 1-1 pada pertemuan pertama.

Mimpi buruk seperti akan dijalani Liverpool dan para suporter setianya setelah Dortmund mampu mencetak dua gol cepat di awal pertandingan. Henrikh Mkhitaryan dan Pierre-Emerick Aubameyang membawa tim tamu unggul 2-0 saat waktu belum genap berjalan sepuluh menit.

Liverpool menunjukkan kebangkitannya di babak kedua. Mereka mampu memperkecil kedudukan melalui aksi Divock Origi hanya tiga menit usai turun minum.

Namun perjuangan Liverpool bertambah berat setelah Marco Reus mencetak gol ketiga Dortmund pada menit ke-57. Itu artinya tim tuan rumah harus mencetak tiga gol tambahan untuk melaju ke semifinal.

Liverpool secara luar biasa mampu mewujudkan hal itu. Philippe Coutinho, Mamadou Sakho dan Dejan Lovren secara bergantian membobol gawang Dortmund.

Gol Lovren bahkan tercipta pada masa injury time. Skuat Liverpool merayakan momen ini dengan sangat emosional.



3. Liverpool vs Villarreal (semifinal Liga Europa 2015-2016)

Setelah menyingkirkan Dortmund secara dramatis, Liverpool kembali melakukan comeback saat menantang Villarreal di babak semifinal Liga Europa 2015-2016. Mental juarab skuat asuhan Jurgen klopp sudah mulai terlihat.

Liverpool harus menelan kekalahan menyakitkan saat bertandang ke markas Villarreal pada leg pertama dengan skor 0-1. Gol tunggal kemenangan tim lawan dicetak Adrien Lopez pada masa injury time.

Namun kekalahan itu sama sekali tidak merusak mental pemain Liverpool. Mereka secara perkasa mampu membalikkan kedudukan pada leg kedua.

Tak tanggung-tanggung, Villarreal dihajar tiga gol tanpa balas. Gol-gol Daniel Sturridge, Adam Lallana, dan bunuh diri Bruno Soriano mengantar Liverpool ke final.



4. Liverpool vs Olympiakos (Fase grup Liga Champions 2004-2005)

Sebelum menjuarai Liga Champions 2004-2005 dengan dramatis, Liverpool sebenarnya nyaris tersingkir di fase grup. Steven gerrard dan kawan-kawan masih tertahan di peringkat ketiga grup A jelang melakoni laga terakhir dengan menjamu Olympiakos di Anfield.

Hanya kemenangan yang bisa mengantar Liverpool ke fase gugur. Sementara Olympiakos cukup meraih hasil imbang untuk melakukan hal yang sama.

Ironisnya, Olympiakos mampu unggul lebih dulu dalam pertandingan ini. Rivaldo mampu membobol gawang Pepe Reina pada menit ke-27 dan skor 0-1 untuk tim tamu bertahan hingga turun minum.

Liverpool akhirnya melakukan comeback di babak kedua. Tiga gol sumbangan Florent Sinama Pongolle, Neil Mellor dan Gerrard membalikkan keadaan menjadi 3-1.

Liverpool pun berhak lolos ke fase gugur dengan status runner up. Tim asuhan Rafael Benitez itu kemudian merangkak ke partai final sebelum mengalahkan AC Milan dengan cara yang tak kalah dramatis.



5. Liverpool vs Auxerre (Babak kedua Piala UEFA 1991)

Mundur ke tiga dekade sebelumnya, Liverpool juga melakukan sebuah comeback kala berlaga di babak kedua Piala UEFA 1991. Auxerre yang berasal dari Prancis menjadi korbannya.

Liverpool yang diperkuat deretan bintang seperti Ian Rush, Steve McMahon, hingga Bruce Grobbelaar harus takluk dengan skor 0-2 saat melakoni laga tandang pada pertemuan pertama. Hal itu membuat tugas berat menanti mereka di Anfield.

Hebatnya, Liverpool berhasil menunjukkan kelasnya sebagai salah satu raksasa Eropa. Mereka mampu menutup laga dengan kemenangan telak 3-0.

Tiga gol kemenangan Liverpool dicetak melalui penalti Jan Molby, Marsh, dan Mark Walters. Gol penentu yang diciptakan nama terakhir terjadi hanya tujuh menit sebelum waktu normal berakhir.

Liverpool Anfield Trivia Sepak Bola Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Ragam
Floyd Samba, Putra Legenda Blackburn Rovers yang Mencuri Perhatian Bareng Manchester City di Piala Liga
Floyd Samba mencetak dua gol pada debut bersama Manchester City. Striker 17 tahun itu merupakan putra mantan bek Blackburn Rovers, Christopher Samba.
Arief Hadi - Jumat, 18 September 2026
Floyd Samba, Putra Legenda Blackburn Rovers yang Mencuri Perhatian Bareng Manchester City di Piala Liga
Liga Indonesia
Cara Menonton dan Link Streaming Persebaya vs Garudayaksa, Live di Sini!
Persebaya vs Garudayaksa, pekan ketiga Super League 2026/2027, di Gelora Bung Tomo, Sabtu (19/9), pukul 15.30 WIB, Live Indosiar dan Vidio.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Persebaya vs Garudayaksa, Live di Sini!
Liga Indonesia
Cara Menonton dan Link Streaming Persija vs Java United, Live di TV Nasional
Persija Jakarta vs Java United, pekan ketiga Super League 2026/2027, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, Sabtu (19/9), pukul 19.00 WIB, Live Indosiar.
Rizqi Ariandi - Jumat, 18 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Persija vs Java United, Live di TV Nasional
Ragam
5 Alasan Mengapa Brentford vs Chelsea Layak Dinanti, Menjanjikan Laga Seru di Premier League
Brentford vs Chelsea menjanjikan laga seru di Premier League. Simak lima alasan yang membuat duel ini layak dinanti, dari hujan gol hingga H2H.
Arief Hadi - Kamis, 17 September 2026
5 Alasan Mengapa Brentford vs Chelsea Layak Dinanti, Menjanjikan Laga Seru di Premier League
Liga Indonesia
Persija Dihukum 2 Laga Usiran dan Denda Rp130 Juta Usai Kalahkan Persib
Persija Jakarta dijatuhi sanksi Komdis PSSI berupa dua laga kandang usiran dan denda Rp130 juta akibat insiden sebelum dan saat melawan Persib.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Persija Dihukum 2 Laga Usiran dan Denda Rp130 Juta Usai Kalahkan Persib
Liga Indonesia
Persija vs Java United Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
Persija Jakarta vs Java United digelar tanpa penonton di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, karena Pilkades serentak di Gianyar pada 20 September.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Persija vs Java United Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
Basket
Dewa United Sudahi Kerja Sama dengan Agusti Julbe
Dewa United Basketball resmi menyudahi kerja sama dengan pelatih Agusti Julbe usai evaluasi performa di IBL dan BCL Asia 2026.
Gazza Roosaryatama - Kamis, 17 September 2026
Dewa United Sudahi Kerja Sama dengan Agusti Julbe
Timnas
Kelme Luncurkan Jersey Ketiga Timnas Indonesia, Usung Nuansa Laut dan Bunga Melati
Kelme resmi merilis jersey ketiga Timnas Indonesia dengan warna biru muda dan motif bunga melati. Jersey tersedia dalam versi Player Issue dan Replica.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Kelme Luncurkan Jersey Ketiga Timnas Indonesia, Usung Nuansa Laut dan Bunga Melati
Liga Indonesia
Persija vs Java United, Shin Tae-yong Waspadai Gustavo Almeida
Shin Tae-yong mewaspadai kekuatan Java United yang diperkuat Gustavo Almeida, David da Silva, serta Yakob dan Yance Sayuri jelang menghadapi Persija.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Persija vs Java United, Shin Tae-yong Waspadai Gustavo Almeida
Liga Indonesia
Shayne Pattynama Bantah Akan Tinggalkan Persija Jakarta
Shayne Pattynama membantah rumor pindah dari Persija Jakarta ke Arema FC. Bek Timnas Indonesia itu menyebut kabar tersebut hoaks dan berharap segera pulih dari cedera punggung.
Rizqi Ariandi - Kamis, 17 September 2026
Shayne Pattynama Bantah Akan Tinggalkan Persija Jakarta
Bagikan