5 Bintang yang Dicap Paling Mengecewakan di Serie A dan Nasibnya Kini

Berikut ini adalah lima pemain yang pernah meraih Bidone d'oro dengan disertai nasib mereka saat ini:
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2020
5 Bintang yang Dicap Paling Mengecewakan di Serie A dan Nasibnya Kini
Adriano (Zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Bidone d'oro adalah penghargaan yang diberikan kepada pemain paling mengecewakan di Serie A. Pemenang piala yang tak diharapkan tersebut diumumkan pada setiap akhir tahun kalender.

Pemenang Bidone d'oro ditentukan oleh penghitungan suara pada acara Catersport di Rai Radio 2. Pemain asal Brasil, Rivaldo, menjadi orang pertama yang meraih Bidone d'oro pada 2003 ketika membela AC Milan.

Baca Juga:

Beda Nasib 4 Gelandang yang Pernah Dilatih Pep Guardiola dan Jose Mourinho

3 Kakak Beradik Pemain Sepak Bola Paling Mahal

Sejak saat itu, sejumlah pemain mendapatkan penghargaan serupa. Alasan utamanya adalah performa yang tidak sesuai ekspektasi.

Penasaran siapa saja pemain yang menerima trofi Bidone d'oro? Berikut ini adalah lima di antaranya dengan disertai nasib mereka saat ini:

Adriano (2006, 2007, 2010)

Adriano

Adriano adalah pemain yang paling sering menerima penghargaan ini. Tidak tanggung-tanggung, pemain asal Brasil tersebut menerimanya sebanyak tiga kali.

Adriano pertama kali meraih Bidone d'oro pada 2006. Ketika itu, ia bermain untuk Inter Milan.

Adriano tampil mengecewakan sepanjang tahun. Padahal, pada musim sebelumnya ia mengemas 19 gol dalam 47 penampilan. Satu di antara penyebab penurunan tersebut adalah sikap Adriano yang tidak disiplin dan gemar mengonsumsi minuman keras dan obat terlarang.

Pada musim 2006-2007, Adriano hanya mendulang enam gol dalam 30 pertandingan. Adriano menyebut, kematian sang ayah menjadi satu di antara faktor yang membuatnya kehilangan arah.

Tak heran, Adriano kembali dinobatkan menjadi pemenang Bidone d'oro pada 2007. Ketika itu, Adriano sering tidak masuk skuat Nerazzurri.

Adriano sempat kembali ke Brasil dengan membela Flamengo. Tak lama berselang, sang striker menuju AS Roma.

Namun, penampilan Adriano tidak membaik di AS Roma. Hari-harinya lebih banyak dihabiskan di ruang perawatan. Adriano hanya tampil dalam lima laga di Serie A. Tak pelak, ia kembali meraih Bidone d'oro ketiga pada 2010.

Saat ini, Adriano telah pensiun dan lebih banyak menghabiskan waktu di Brasil. Pria 38 tahun tersebut masih tetap menjalin hubungan dengan Inter Milan. Kabarnya, Adriano pernah terlibat perang antargeng di Brasil.

Ricardo Quaresma (2008)

Ricardo Quaresma

Harapan tinggi berada di pundak Ricardo Quaresma usai didatangkan Inter Milan dari FC Porto pada 2008. La Beneamata mengucurkan dana hingga 24,6 juta euro.

Akan tetapi, Quaresma gagal menjawab harapan tersebut dengan penampilan apik. Bahkan, pemain asal Portugal tersebut hanya mendapatkan kesempatan selama setengah musim.

Pada tahun itu, Quaresma mendapatakan waktu unjuk gigi di Serie A sebanyak 13 pertandingan. Ia juga tampil di Liga Champions. Total, Quaresma hanya mengoleksi satu gol plus dua assist.

Kemudian, Inter meminjamkan Quaresma ke Chelsea. Namun, situasi tidak banyak berubah. Tak lama berselang, ia pergi ke Besiktas dengan mahar 7,3 juta euro.

Saat ini, Quaresma membela klub asal Turki, Kasimpasa. Ia merupakan rekrutan baru pada musim ini dan langsung menjabat sebagai kapten.

Menariknya, meski sempat meraih Bidone d'oro, namun Quaresma mengoleksi gelar Piala Eropa 2016 usai mengantarkan timnas Portugal menekuk Prancis di final.

Trivia Sepak Bola Breaking News Serie a Diego Milito Adriano Ricardo Quaresma Felipe Melo

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Kontroversi Gol Jerman ke Gawang Paraguay yang Dianulir VAR, Jurgen Klopp Sindir Arsenal
Jurgen Klopp memberikan penilaiannya tentang keputusan kontroversial yang membatalkan gol Jerman ke gawang Paraguay sembari menyindir Arsenal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 30 Juni 2026
Kontroversi Gol Jerman ke Gawang Paraguay yang Dianulir VAR, Jurgen Klopp Sindir Arsenal
Prediksi
Prediksi dan Statistik Meksiko vs Ekuador: Tuan Rumah Maksimalkan Keuntungan
Prediksi Meksiko vs Ekuador di babak 32 Besar Piala Dunia 2026. Meksiko diunggulkan usai tampil sempurna di fase grup, sementara Ekuador datang dengan modal kejutan mengalahkan Jerman 2-1.
Rizqi Ariandi - Selasa, 30 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Meksiko vs Ekuador: Tuan Rumah Maksimalkan Keuntungan
Jadwal
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Prancis vs Swedia, Live TVRI Rabu (1/7) Pukul 04.00 WIB
Jadwal siaran langsung Piala Dunia 2026 Rabu (1/7) menghadirkan Prancis vs Swedia. Simak jam tayang lengkap dan informasi siaran langsung TVRI.
Yusuf Abdillah - Selasa, 30 Juni 2026
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Prancis vs Swedia, Live TVRI Rabu (1/7) Pukul 04.00 WIB
Jadwal
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Pantai Gading vs Norwegia, Live TVRI Rabu (1/7) Pukul 00.00 WIB
Jadwal siaran langsung Piala Dunia 2026 Rabu (1/7) menghadirkan Pantai Gading vs Norwegia. Simak jam tayang lengkap dan informasi siaran langsung TVRI.
Yusuf Abdillah - Selasa, 30 Juni 2026
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Pantai Gading vs Norwegia, Live TVRI Rabu (1/7) Pukul 00.00 WIB
Liga Indonesia
Usai Perpanjang Kontrak, Eksel Runtukahu Bidik Gelar Juara Super League 2026/2027 Bersama Persija
Eksel Runtukahu menargetkan membawa Persija Jakarta menjadi juara Super League 2026/2027 usai resmi memperpanjang kontrak hingga Juni 2027. Penyerang lokal tertajam musim lalu siap meningkatkan ketajamannya.
Rizqi Ariandi - Selasa, 30 Juni 2026
Usai Perpanjang Kontrak, Eksel Runtukahu Bidik Gelar Juara Super League 2026/2027 Bersama Persija
Piala Dunia
Rating Pemain Belanda vs Maroko: Issa Diop Tampil Solid
Rating pemain Belanda vs Maroko di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026. Issa Diop tampil sebagai pemain terbaik usai mencetak gol penyeimbang dan membawa Maroko menyingkirkan Belanda lewat adu penalti.
Rizqi Ariandi - Selasa, 30 Juni 2026
Rating Pemain Belanda vs Maroko: Issa Diop Tampil Solid
Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Comeback Sempurna Maroko, Singkirkan Belanda Lewat Adu Penalti
Timnas Maroko memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai menyingkirkan Belanda melalui adu penalti 3-2. Issa Diop menyamakan skor di injury time sebelum Yassine Bounou menjadi pahlawan.
Rizqi Ariandi - Selasa, 30 Juni 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Comeback Sempurna Maroko, Singkirkan Belanda Lewat Adu Penalti
Piala Dunia
Prancis Nyaris Tanpa Cela, Graham Potter: Swedia Wajib Tampil Sempurna
Pelatih timnas Swedia Graham Potter menyadari timnya menghadapi tantangan besar saat berjumpa Prancis pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 30 Juni 2026
Prancis Nyaris Tanpa Cela, Graham Potter: Swedia Wajib Tampil Sempurna
Piala Dunia
Ancelotti Ungkap Alasan Tidak Memainkan Neymar Melawan Jepang
Pelatih timnas Brasil, Carlo Ancelotti, menjelaskan mengapa dia tidak memainkan Neymar dalam laga 32 besar Piala Dunia 2026 melawan Jepang.
Yusuf Abdillah - Selasa, 30 Juni 2026
Ancelotti Ungkap Alasan Tidak Memainkan Neymar Melawan Jepang
Piala Dunia
Kalah Dramatis, Moriyasu Yakin Jepang Semakin Dekat ke Level Elite Dunia
Hajime Moriyasu bertekad menjadikan kegagalan Jepang di Piala Dunia 2026 ini sebagai pelajaran berharga untuk masa depan.
Yusuf Abdillah - Selasa, 30 Juni 2026
Kalah Dramatis, Moriyasu Yakin Jepang Semakin Dekat ke Level Elite Dunia
Bagikan