5 Pemain yang Ikuti Jejak Sang Ayah Berlaga di Premier League

Siapa sajakah lima Ayah dan Anak yang Pernah Berlaga di Premier League?
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Sabtu, 03 Maret 2018
5 Pemain yang Ikuti Jejak Sang Ayah Berlaga di Premier League
Peter dan Kasper Schmeichel (Fourfourtwo)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Sepekan lalu, Tyrese Campbell melakoni debut di Premier League bersama Stoke City. Tyrese adalah anak dari Kevin Campbell, penyerang yang pernah lama memperkuat Everton. Buah memang tak akan jatuh jauh dari pohonnya.

Begitulah pepatah yang biasa kita ucapkan untuk melihat kemiripan antara orang tua dan anak. Di tengah kerasnya pertandingan dan ketatnya peta persaingan, terselip cinta kasih ayah dan anak.

Memang wajar jika sang anak mengikuti pilihan karier ayahnya sebagai seorang pesepak bola profesional. Selain sering menonton aksi sang ayah di stadion, para anak yang memilih berkarier sebagai pemain sepak bola ini tentu memiliki keinginan mengikuti kesuksesan orang tuanya.

Kalau sudah seperti itu, kali ini, saatnya sang ayah yang duduk tenang di kursi penonton dan meneriakkan nama anaknya sepanjang pertandingan.

Lantas, siapa saja pemain sepak bola yang berstatus sebagai ayah dan anak yang pernah mencicipi pertarungan di Premier League? Berikut ini Bolaskor akan menjabarkannya seperti dilansir dari Fourfourtwo.

Ian Wright dan Shaun Wright-Phillips

Ayah: 213, anak: 315 (total: 528 pertandingan)

Wrights
Ian Wright dan Shaun Wright-Phillips (Fourfourtwo)

Bradley Wright-Phillips tidak mampu mengungguli ayahnya, Ian Wright, di grafik penampilan Premier League. Namun, Shaun Wright-Phillips berhasil mencatatkan 315 pertandingan.

Pemain sayap kelahiran London itu lulus dari akademi Manchester City pada akhir 1990 dan kemudian melakoni 153 pertandingan liga untuk The Citizens. Bahkan, jika dihitung dengan kompetisi lain jumlahnya lebih dari itu.

Pada saat memilih hijrah ke Major League Soccer (MLS) pada 2015, Wright-Phillips benar-benar mencerminkan prestasi dari ayahnya. Selain itu, duo ayah dan anak tersebut menjadi satu di antara dua pasangan ayah-anak yang mampu memenangi Premier League selain keluarga Schmeichels.

Peter dan Kasper Schmeichel

Ayah: 310, anak: 128 (total: 438 pertandingan)

Schmeichel
Peter dan Kasper Schmeichel (Fourfourtwo)

Kasper tidak hanya mengikuti jejak ayahnya dengan mengenakan sarung tangan kiper, ia menjadi Schmeichel kedua yang memenangi Premier League setelah Leicester City membuat dunia membelalakan mata pada 2015/16.

Sang anak mungkin akan sulit untuk menyamai torehan prestasi sang ayah yang mengoleksi lima gelar. Namun, masih ada peluang untuk menyalip catatan penampilan dari sang ayah yakni 310 laga. Apalagi tempat Kasper di tim utama Leicester City belum tergantikan hingga saat ini.

Paul dan Tom Ince

Ayah: 306, anak: 42 (total: 348 pertandingan)

Ince
Paul dan Tom Ince (Fourfourtwo)

"Saya sangat berbeda dengan ayah. Gaya bermain dan cara dia membawa dirinya di lapangan sangat berbeda dengan penampilan saya. Aku senang menjadi Thomas Ince," kata Tom Ince kepada Guardian pada 2013.

Sama-sama berposisi sebagai penyerang, penggawa Huddersfield tersebut tentu saja memiliki kemiripan dengan sang ayah. Secara tidak langsung Tom sedang mengulangi perjalanan karier Paul di dunia si kulit bundar.

Ketika masih aktif bermain, Paul mendapat julukan "Guv'nor" dan pernah membela Manchester United, Liverpool dan Middlesbrough. Kini, menarik untuk ditunggu bagaimana Ince junior mencatatkan tinta emasnya sendiri.

Kevin dan Tyrese Campbell

Ayah: 325, anak: 1 (total: 326 pertandingan)

Campbell
Kevin dan Tyrese Campbell (Fourfourtwo)

Kevin dan Tyrese Campbell menjadi duo ayah dan anak yang mengisi daftar berikutnya. Kevin muda memulai karier sepak bola profesional di Arsenal pada musim 1987-1988. Setelah itu, ia melanglang buana ke berbagai tim termasuk Trabzonspor di Super Lig Turki.

Sementara itu, sang buah hati, Tyrese Campbell, belum sesukses Campbell senior. Maklum, saat ini, ia masih berusia 18 tahun. Namun, bukan tidak mungkin, Kevin Campbell akan dibuat bangga melihat sang anak menjadi pemain papan atas dunia.

Steve dan Alex Bruce

Ayah: 147, anak: 48 (total: 195 pertandingan)

Bruce
Steve dan Alex Bruce (Fourfourtwo)

Steve Bruce berharap bisa membawa Aston Villa kembali ke Premier League musim depan. Akan tetapi, sulit untuk melihat ia mereplikasi kesuksesan sebagai pemain dengan karier kepelatihannya saat ini. Mantan bek tengah Manchester United tersebut mengoleksi tiga gelar Premier League (1993,1994, 1996).

Alex Bruce juga seorang bek tengah. Ia melakukan debut Premier League ketika ayahnya menakhodai Birmingham. Sekarang, pemain 33 tahun tersebut membela Wigan Athletic di League One. Bukan tidak mungkin, Steve Bruce akan memboyong anaknya ke Aston Villa jika berhasil promosi.

Premier League

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Manchester United Cuan meski Tanpa Kemenangan dan Trofi, Fans Resah
Avram Glazer menyebut Manchester United tak membutuhkan trofi untuk sukses secara finansial. Pernyataannya memicu keresahan suporter.
Arief Hadi - Jumat, 06 November 2026
Manchester United Cuan meski Tanpa Kemenangan dan Trofi, Fans Resah
Inggris
Jika Michael Carrick Dipecat, Julian Nagelsmann Siap Melatih Manchester United
Julian Nagelsmann disebut siap melatih Manchester United jika Michael Carrick dipecat menyusul rentetan sembilan laga tanpa kemenangan.
Arief Hadi - Selasa, 03 November 2026
Jika Michael Carrick Dipecat, Julian Nagelsmann Siap Melatih Manchester United
Inggris
Sindir Pengadil Lapangan, Iraola Akan Meminta Pemain Liverpool untuk Diving
Andoni Iraola mengkritik keputusan wasit usai Alexander Isak tak mendapat penalti untuk Liverpool. Simak sindiran Iraola soal diving di Premier League.
Arief Hadi - Senin, 02 November 2026
Sindir Pengadil Lapangan, Iraola Akan Meminta Pemain Liverpool untuk Diving
Inggris
Jeda Internasional November, Hari-hari Penghakiman Michael Carrick di Manchester United
Masa depan Michael Carrick di Manchester United terancam setelah sembilan laga tanpa kemenangan. Simak kabar terbaru dan evaluasi manajemen MU.
Arief Hadi - Senin, 02 November 2026
Jeda Internasional November, Hari-hari Penghakiman Michael Carrick di Manchester United
Inggris
Jangan Terlalu Banyak Berharap Fans Manchester United, Unai Emery Tidak Akan ke Old Trafford
Unai Emery masuk radar Manchester United sebagai kandidat manajer baru. Namun, Aston Villa tidak berniat melepas pelatih asal Spanyol tersebut.
Arief Hadi - Senin, 02 November 2026
Jangan Terlalu Banyak Berharap Fans Manchester United, Unai Emery Tidak Akan ke Old Trafford
Inggris
Malu-maluin, Aksi Alexis Mac Allister pada Laga Liverpool vs Arsenal
Jamie Carragher mengecam aksi diving Alexis Mac Allister saat Liverpool kalah 0-1 dari Arsenal. Gary Neville dan Ian Wright turut melontarkan kritik.
Arief Hadi - Senin, 02 November 2026
Malu-maluin, Aksi Alexis Mac Allister pada Laga Liverpool vs Arsenal
Inggris
Tidak Ada yang Mustahil, Manchester United Bisa Degradasi Musim Ini
Erik ten Hag menilai Manchester United berpotensi terdegradasi dari Premier League setelah terpuruk di peringkat ke-17 klasemen sementara.
Arief Hadi - Senin, 02 November 2026
Tidak Ada yang Mustahil, Manchester United Bisa Degradasi Musim Ini
Inggris
Topik Utama Pekan 9 Premier League: Arsenal Pamer Mental Juara, Manchester United Degradasi?
Arsenal pamer mental juara usai menang di Anfield, Manchester United terancam degradasi, sementara Brighton terus melaju di pekan 9 Premier League.
Arief Hadi - Senin, 02 November 2026
Topik Utama Pekan 9 Premier League: Arsenal Pamer Mental Juara, Manchester United Degradasi?
Inggris
Liverpool Merana, Arsenal Raih Kemenangan Pertama di Anfield Sejak 2012
Arsenal menang 1-0 atas Liverpool di Anfield lewat gol Kai Havertz. The Gunners akhiri penantian 14 tahun dan kokoh di puncak klasemen.
Arief Hadi - Senin, 02 November 2026
Liverpool Merana, Arsenal Raih Kemenangan Pertama di Anfield Sejak 2012
Inggris
Telan Dua Kekalahan Beruntun di Premier League, Manchester City Berusaha Move On
Manchester City gagal raih hasil maksimal dalam dua laga terakhir. Enzo Maresca yakin anak asuhnya bisa membalikkan keadaan.
Gazza Roosaryatama - Minggu, 01 November 2026
Telan Dua Kekalahan Beruntun di Premier League, Manchester City Berusaha Move On
Bagikan