BolaSkor.com – Pemilik Manchester United, Avram Glazer, membuat klaim kontroversial yang menyebut klub tidak memerlukan hasil positif di lapangan untuk meraih kesuksesan finansial.
Pernyataan mengejutkan dari sang co-owner ini sontak memicu kemarahan suporter, di tengah perjuangan Red Devils untuk bangkit di kompetisi domestik maupun Eropa.
Pengusaha asal Amerika Serikat itu hadir dalam konferensi investasi olahraga pertama yang diselenggarakan oleh Deutsche Bank di London.
Menurut laporan The Athletic, Glazer berpendapat bahwa nilai ekonomi klub raksasa Old Trafford tersebut tidak bergantung pada koleksi trofi juara.
Baca Juga:
Wonderkid Manchester United Merapat ke Real Madrid, Gabung pada Januari 2027
Dalam sesi tanya jawab, ia membandingkan Manchester United dengan tim bisbol New York Yankees dan raksasa NFL Dallas Cowboys yang tetap menjadi merek global.
"Keduanya memiliki kejayaan historis, dengan Yankees memenangkan World Series 27 kali dan Cowboys mengklaim lima Super Bowl," demikian tulisan di Athletic.
Meski kedua tim tersebut sudah lama puasa gelar juara tingkat tertinggi, nilai komersial mereka terbukti tetap kokoh di kancah olahraga dunia.
Hal serupa diyakini berlaku bagi Manchester United, yang belum lagi mengangkat trofi Premier League sejak pensiunnya Sir Alex Ferguson pada tahun 2013 silam.
Fans Resah
Pernyataan kontroversial itu disinyalir membuat para penggemar setia Man United cemas dengan masa depan klub kesayangan mereka.
Pasalnya, fokus manajemen tampak lebih mengutamakan pundi-pundi keuntungan ketimbang ambisi mengembalikan kejayaan tim di atas rumput hijau.
"Manchester United sudah benar-benar mati," kata salah seorang fans dengan akun @Rudeboiifizzy.
Dia (Glazer) secara terang-terangan mengatakan bahwa mereka tidak peduli soal memenangkan liga maupun Liga Champions, selama mereka masih terus meraup keuntungan!
"Bagi mereka, segalanya memang selalu soal uang. Basis penggemar ini harus bersatu dan melakukan sesuatu."
Pernyataan Glazer ini seolah mengingatkan publik pada ucapan mantan wakil ketua eksekutif, Ed Woodward, dalam panggilan investor pada Mei 2018.
"Performa di lapangan tidak berdampak berarti pada apa yang dapat kami lakukan di sisi komersial bisnis," papar Woodward kala itu.
Hingga saat ini, majalah Forbes masih menempatkan Manchester United sebagai klub sepak bola paling bernilai ketiga di dunia di bawah Real Madrid dan Barcelona.