Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

4 Warisan Lionel Messi di El Clasico

Messi sudah 15 tahun secara beruntun ambil bagian pada laga bertajuk El Clasico.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Jumat, 23 Oktober 2020
4 Warisan Lionel Messi di El Clasico
Lionel Messi (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Lionel Messi berhasil menegaskan diri sebagai sosok yang paling berpengaruh dalam laga bertajuk El Clasico kontra Real Madrid. Sejumlah warisan berhasil ditinggalkannya dalam rivalitas dua musuh bebuyutan.

Harus diakui, El Clasico lebih dari sekadar pertandingan sepak bola biasa. Latar belakang politik dan status sosial menambah bumbu panasnya duel Barcelona kontra Madrid tiap musimnya.

Messi memang bukan pria berkebangsaan Spanyol atau lahir di Barcelona. Ia hanyalah pemuda asal Argentina yang terbang ke Negeri Matador pada usia 12 tahun.

Baca Juga:

6 Momen Paling Kontroversial dalam Sejarah El Clasico

6 Pemuda Barcelona dan Real Madrid yang Siap Mencuri Perhatian di El Clasico

Menikmati Kisah Lionel Messi di El Clasico yang Hampir Berakhir

Namun latar belakang itu sudah cukup baginya untuk mengerti arti penting duel El Clasico bagi publik Barcelona dan masyarakat Spanyol. Kini tanpa terasa ia sudah 15 tahun rutin ambil bagian dalam salah satu laga sepak bola terpanas di Eropa.

Messi melakoni debutnya di El Clasico pada November 2005 saat berusia 18 tahun. Ia membantu Barcelona mengalahkan Madrid dengan skor 3-0 di Santiago Bernabeu.

Seiring berjalannya waktu, Messi muali berganti peran di El Clasico. Memulai dengan menjadi pemeran pembantu, ia kini menjelma menjadi aktor protagonis untuk Barcelona.

Dengan usianya yang kini mencapai 33 tahun, partisipasi Messi di El Clasico memasuki akhir cerita. Bukan tidak mungkin musim ini akan menjadi kesempatan terakhirnya ambil bagian.

Meski akhirnya hal itu akan terjadi nanti, sosok Messi tidak akan bisa dilupakan begitu saja dari panasnya El Clasico. Ia sudah meninggalkan warisan yang akan tetap dikenang pecinta sepak bola selama bertahun-tahun lamanya.

Berikut 4 warisan yang ditinggalkan Messi pada laga El Clasico:

1. Deretan Rekor berhasil dipecahkan

Selama 15 tahun berlaga di El Clasico, Messi tidak hanya berjibaku membawa Barcelona meraih kemenangan. Sejumlah rekor juga berhasil dipecahkannya.

Messi kini menahbiskan diri sebagai top skorer El Clasico dengan koleksi 26 gol. Ia memecahkan rekor Alfredo Di Stefano yang mencetak 18 gol.

Selain itu, Messi juga memegang rekor sebagai pencetak assist terbanyak di El Clasico dengan total 14 buah. Tidak ada pemain lain yang mampu melakukan hal tersebut.

Ada sejumlah rekor El Clasico lain yang bisa dipecahkan Messi pada musim ini. Salah satunya adalah jumlah kemenangan terbanyak yang saat ini dipegang Paco Gento dengan 21 pertandingan.

Messi saat ini tertinggal dua kemenangan dari Gento. Jadi ia harus menyapu bersih dua pertemuan di LaLiga dan mungkin di ajang Copa del rey untuk memecahkan rekor tersebut.


2. Bawa Barcelona sejajar dengan Real Madrid

Sebelum Messi ambil bagian di laga El Clasico, Madrid punya rekor head to head yang cukup superior atas Barcelona. Hal itu sempat membuat gengsi duel dua musuh bebuyutan tersebut menurun.

Namun kehadiran Messi secara perlahan mampu membuat Barcelona mengimbangi rekor pertemuan dengan Madrid. Saat ini kedua tim sama-sama memiliki rekor 96 kemenangan El Clasico di berbagai kompetisi.

Sementara untuk ajang LaLiga, Barcelona tertinggal satu kemenagan dari Madrid yaitu 72 kemenangan berbanding 73 kemenangan. Statistik yang sangat mungkin diubah pada musim ini.


3. Aksi ajaib dalam pertandingan

Warisan Messi di laga El Clasico tidak sekadar torehan gol atau assist. ia juga sempat menunjukkan sejumlah aksi ajaib yang mengundang decak kagum.

Salah satu yang mungkin diingat tentu hat-trick ke gawang Madrid saat bermain imbang 3-3 pada musim 2006-2007. Itu merupakan trigol pertama Messi di El Clasico.

Hebatnya, hal itu dilakukan saat usia Messi belum genap menyentuh angka 20 tahun. Sesuatu yang sulit untuk diulangi pemain lain.

Aksi ajaib lain Messi di El Clasico mungkin saat melakukan solo run pada semifinal Liga Champions 2010-2011. Ketika itu, dribelnya dari tengah lapangan mengecoh empat pemain Madrid dan diakhiri dengan sontekan yang mengecoh Iker Casillas untuk menutup laga dengan skor 2-0.


4. Selebrasi Ikonik

Warisan lain Messi di El Clasico tentu adalah selebrasi yang ikonik usai membobol gawang Madrid. Dari 26 gol, tentu ada sejumlah perayaan yang begitu diingat publik.

Salah satunya tentu adalah selebrasi jemur baju pada El Clasico jilid dua di musim 2016-2017. Yang membuatnya berkesan adalah hal itu dilakukan di depan suporter Madrid yang memadati Santiago Bernabeu.

Messi melakukan selebrasi itu seusai mencetak gol kemenangan Barcelona di penghujung laga. pertandingan yang berakhir 3-2 juga memastikan El Barca merebut puncak klasemen dari tangan Madrid.

Lionel Messi Barcelona El clasico Trivia Sepak Bola Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Bagikan