4 Pembalap dalam Tekanan Berat Saat Memulai MotoGP 2020

Semua pembalap harus unjuk gigi pada awal musim karena berkaitan dengan kontrak musim 2021.
Hendry WibowoHendry Wibowo - Selasa, 07 Januari 2020
4 Pembalap dalam Tekanan Berat Saat Memulai MotoGP 2020
Valentino Rossi (Twitter/Yamaha)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - MotoGP 2020 bakal jadi musim penting untuk semua pembalap. Bukan hanya soal memperebutkan titel juara, masa depan mereka juga dipertaruhkan musim ini.

Pasalnya semua pembalap bakal habis kontrak penghujung tahun 2020. Dan biasanya, tim-tim elite sudah mengontrak pembalap untuk musim berikutnya di pertengahan tahun.

Jadi tidak heran, sepak terjang pembalap pada awal musim bakal sangat memengaruhi masa depan. BolaSkor.com pun menganalisa siapa-siapa saja yang akan memulai MotoGP 2020 dalam tekanan besar.

Baca Juga:

4 Hal Wajib Diketahui Menuju MotoGP 2020

5 Momen Paling Tidak Terlupakan di MotoGP pada Satu Dekade Terakhir

Alex Marquez

1. Alex Marquez

Terlepas dari titel juara dunia Moto2 2019 yang diraihnya, naik kelasnya Alex Marquez ke MotoGP 2020 dengan memperkuat Repsol Honda membuatnya dalam posisi sangat tertekan. Maklum sang kakak, Marc Marquez berstatus pembalap terhebat saat ini di MotoGP.

Alhasil publik, fan, sampai tim Honda pasti menyimpan ekspektasi Alex bisa secepat mungkin beradaptasi dengan motor Honda RC213V. Melihat kegagalan pembalap sekaliber Jorge Lorenzo musim lalu bersama Honda, tentu tugas Alex juga sangat berat.

Andai gagal menunjukkan prestasi mengkilap sampai pertengahan musim, bisa jadi Alex hanya akan memperkuat tim pabrikan Honda selama satu musim. Karena tentu banyak pembalap hebat mengincar posisinya musim 2021.

2. Fabio Quartararo

Siapa berani membantah Fabio Quartararo merupakan pembalap dengan performa paling mengejutkan di MotoGP 2019. Dia meraih hampir semua gelar prestius (kecuali juara dunia) yang bisa diraihnya.

Fabio Quartararo

Dari rookie of the year sampai pembalap independen terbaik. Namun rangkaian kesuksesan musim lalu, membuatnya bakal sangat tertekan ketika memulai MotoGP 2020. Apalagi jika awal musim, ia gagal mengulang pencapaiannya tahun lalu.

Terlebih Quartararo seakan punya kewajiban untuk menunjukkan dirinya memang pembalap hebat. Jika berhasil mengatasi segala tekanan ini, ia bisa naik kelas ke tim pabrikan Yamaha musim 2021.

3. Johann Zarco

MotoGP 2020 bakal jadi musim krusial untuk membuktikan kemampuannya masih sama seperti tahun 2017-2018, di mana Johann Zarco bisa merasakan banyak prestasi bersama tim satelit Yamaha Tech 3.

Johann Zarco

Usai memutuskan kontrak dengan tim pabrikan KTM pada pertengahan musim lalu, Zarco terbilang beruntung masih bisa mendapat tempat di tim satelit Avintia Ducati. Setelah momen menurun di MotoGP 2019, tahun ini, sekali lagi Zarco punya tekanan besar untuk membuktikan bisa kencang bersama motor Desmosedici.

Jika berhasil mengatasi tekanan dan kompetitif bersama Avintia Ducati, bukan tidak mungkin Zarco bakal mendapat kursi di tim pabrikan Ducati musim 2021. Namun tentu saja, berganti motor empat kali (2018-Yamaha, 2019-KTM dan akhir musim Honda, dan 2020-Ducati) dalam kurun waktu hanya tiga tahun di MotoGP, membuat Zarco memiliki tugas maha berat.

4. Valentino Rossi

Berbeda dengan tiga pembalap sebelumnya, tekanan yang dirasakan Valentino Rossi lebih ringan. Karena dia sendiri yang bakal memutuskan masa depannya di Yamaha. Lanjut di MotoGP 2021 atau pensiun penghujung musim ini.

Valentino Rossi

Masalahnya kebiasaan tim-tim MotoGP mengontrak pembalap pada pertengahan musim, memunculkan tekanan besar buat Rossi untuk langsung kompetitif saat memulai musim 2020. Masalahnya data statistik kini seakan tidak berpihak kepadanya.

Bayangkan kali terakhir ia mengecap kemenangan adalah MotoGP Belanda, itu terjadi pada tahun 2017. Rossi sudah menegaskan, jika sekali lagi gagal kompetitif, buat apa dirinya memperpanjang kontrak. Ya, MotoGP sedang bersiap kehilangan salah satu pembalap terbaik sepanjang sejarah olahraga ini.*

Baca Berita Selengkapnya soal MotoGP Lainnya di KabarOto.com

Breaking News MotoGP 2020 Trivia MotoGP Valentino Rossi Fabio Quartararo Johann Zarco Alex Marquez

Hendry Wibowo

Motorsports Enthusiast and Giallorossi Fan
Show More

Berita Terkait

Liga Indonesia
Shin Tae-yong Tegas, Pemain Persija Harus Lupakan Euforia Juara FIFA ASEAN Cup
Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, meminta para pemain Macan Kemayoran yang baru menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 bersama Timnas Indonesia segera mengakhiri euforia dan fokus menghadapi PSIM Yogyakarta.
Rizqi Ariandi - Rabu, 07 Oktober 2026
Shin Tae-yong Tegas, Pemain Persija Harus Lupakan Euforia Juara FIFA ASEAN Cup
Liga Indonesia
PSIM vs Persija Jakarta, Tak Kurang dari 1.000 The Jakmania Bakal Away ke Bantul
The Jakmania mendapat kuota 1.000 tiket untuk mendukung Persija Jakarta saat menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan keempat Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Rabu, 07 Oktober 2026
PSIM vs Persija Jakarta, Tak Kurang dari 1.000 The Jakmania Bakal Away ke Bantul
Timnas
Timnas Indonesia Bakal Diguyur Bonus Tambahan dari Prabowo Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Timnas Indonesia mendapat bonus tambahan dari Presiden Prabowo Subianto setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Erick Thohir mengungkap bonus tersebut.
Rizqi Ariandi - Rabu, 07 Oktober 2026
Timnas Indonesia Bakal Diguyur Bonus Tambahan dari Prabowo Usai Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Internasional
Ucapkan Salam Perpisahan, Lionel Messi: Saya Tahu Kapan Harus Pensiun
Lionel Messi resmi mengucapkan salam perpisahan setelah laga Argentina vs Benin. La Pulga mencetak gol dan menyumbang dua assist dalam kemenangan 3-0.
Johan Kristiandi - Rabu, 07 Oktober 2026
Ucapkan Salam Perpisahan, Lionel Messi: Saya Tahu Kapan Harus Pensiun
Internasional
Jumlah Gol dan Assist Lionel Messi di Timnas Argentina: Rekornya Sulit Dipecahkan
Berapa jumlah gol dan assist Lionel Messi di Timnas Argentina? La Pulga menutup karier internasional dengan 126 gol dan 68 assist dari 208 pertandingan.
Johan Kristiandi - Rabu, 07 Oktober 2026
Jumlah Gol dan Assist Lionel Messi di Timnas Argentina: Rekornya Sulit Dipecahkan
Liga Indonesia
Link Streaming Port FC vs Persib Bandung di ASEAN Club Championship, Gratis Youtube
Port FC vs Persib Bandung, ASEAN Club Championship Grup B, di Stadion Thammasat, Kamis (8/10), pukul 19.00 WIB, Live Youtube Rans Entertainment.
Rizqi Ariandi - Rabu, 07 Oktober 2026
Link Streaming Port FC vs Persib Bandung di ASEAN Club Championship, Gratis Youtube
Hasil akhir
Hasil Argentina vs Benin: Lionel Messi Cetak Gol dan Assist di Laga Perpisahan
Hasil Argentina vs Benin berakhir 3-0. Lionel Messi cetak satu gol dan dua assist dalam laga perpisahannya bersama Timnas Argentina. Simak selengkapnya!
Johan Kristiandi - Rabu, 07 Oktober 2026
Hasil Argentina vs Benin: Lionel Messi Cetak Gol dan Assist di Laga Perpisahan
Liga Indonesia
Persija Turun dengan Kekuatan Terbaik Lawan PSIM, Shin Tae-yong Bidik Nirbobol
Persija Jakarta akan tampil dengan kekuatan terbaik saat menghadapi PSIM Yogyakarta. Shin Tae-yong berharap Macan Kemayoran kembali mencatat nirbobol.
Rizqi Ariandi - Rabu, 07 Oktober 2026
Persija Turun dengan Kekuatan Terbaik Lawan PSIM, Shin Tae-yong Bidik Nirbobol
Lainnya
Menpora Erick Thohir Girang Tim Indonesia Lampaui Target di Asian Games 2026
Menpora Erick Thohir senang Tim Indonesia melampaui target Asian Games 2026 dengan 5 emas. Fokus berikutnya SEA Games 2027 dan Olimpiade 2028.
Rizqi Ariandi - Rabu, 07 Oktober 2026
Menpora Erick Thohir Girang Tim Indonesia Lampaui Target di Asian Games 2026
Internasional
Cristiano Ronaldo Buka Suara: Akar Masalah Bermula dari Pemanasan, tetapi Tidak Dimainkan
Cristiano Ronaldo buka suara soal konflik dengan Jorge Jesus di Timnas Portugal. CR7 mengungkap janji yang diingkari terkait pemanasan kontra Norwegia.
Johan Kristiandi - Rabu, 07 Oktober 2026
Cristiano Ronaldo Buka Suara: Akar Masalah Bermula dari Pemanasan, tetapi Tidak Dimainkan
Bagikan