4 Pemain yang Jadi Fondasi Kebangkitan Real Madrid di Era Lorenzo Sanz

Lorenzo Sanz memboyong Fabio Capello sebagai pelatih pada 1996-97. Kemudian mendatangkan empat pemain yang menjadi pilar.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Minggu, 22 Maret 2020
4 Pemain yang Jadi Fondasi Kebangkitan Real Madrid di Era Lorenzo Sanz
Lorenzo Sanz (marca)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Real Madrid baru saja kehilangan Lorenzo Sanz, mantan presiden yang sukses membawa Los Blancos meraih gelar juara Liga Champions ketujuh kalinya. Di era Sanz Real Madrid kembali berjaya sebagai kampiun Eropa setelah puasa gelar sejak 1966.

Publik Real Madrid harus menunggu selama 32 tahun untuk bisa menyaksikan klub kesayangan mereka menjadi yang terbaik di Eropa. Dan sosok yang paling berjasa membawa pulang trofi yang lama menghilang itu adalah Lorenzo Sanz.

Baca Juga:

Eks Presiden Real Madrid, Lorenzo Sanz Meninggal Dunia karena Virus Corona

Mengenang Lorenzo Sanz, Presiden La Septima yang Mengubah Sejarah Real Madrid

Di awal masa kepemimpinannya, Sanz kesulitan mencuri hati suporter Madrid. Pasalnya Sanz dianggap bagian dari rezim Ramon Mendoza, presiden klub yang digantikannya. Apalagi di musim 1995-96 era Sanz, Madrid gagal lolos ke Liga Champions. Ini adalah kegagalan kedua sepanjang sejarah klub.

Di mata Sanz, hanya ada satu cara untuk mengambil hati publik Madrid, yaitu kembali berjaya di Eropa. Sebagai langkah pertama, Sanz memboyong Fabio Capello sebagai pelatih pada 1996-97. Disusul dengan mendatangkan empat pemain yang kemudian menjadi pilar.

Berikut empat pemain yang menjadi pilar dari kebangkitan Real Madrid di era Sanz.


1. Roberto Carlos

Sanz memboyong bek kiri Brasil yang terkenal dengan tendangan bebasnya yang fenomenal. Roberto Carlos kala itu merupakan salah satu pemain bertahan terbaik di dunia.

Carlos bergabung dengan El Real sejak musim 1996-97 hingga 2006-2007. Bersama Real Madrid, pemain asal Brasil itu mampu mempersembahkan tiga trofi Liga Champions, dua di antaranya pada masa kepemimpinan Sanz.


2. Predrag Mijatovic

Pedrag Mijatovic hanya memperkuat Real Madrid selama tiga musim sejak Juli 1996. Namun, kontribusinya bagi Madrid tidak bisa disangkal. Salah satu kontribusi terbesarnya tentu saja saat dia mencetak gol kemenangan Real Madrid atas Juventus di final Liga Champions 1997-98.

Pada akhirnya, keputusan Lorenzo Sanz turun langsung untuk merekrut Mijatovic, bahkan harus merogoh kocek sendiri, berbuah manis.


3. Clarence Seedorf

Clarence Seedorf memperkuat Real Madrid pada 1996. Bersama Madrid Seedorf mampu mempersembahkan dua trofi Liga Champions di era Sanz, pada 1997-98 dan 1999-00.

Selain gelar Liga Champions, Seedorf juga ikut membantu Los Blancos meraih gelar LaLiga pada 1996-97. Selama memperkuat Real Madrid, pemain asal Belanda itu bermain sebanyak 159 laga dengan mengukir 20 gol dan 17 assist.


4. Davor Suker

Pemain lain yang didatangkan Lorenzo Sanz pada 1996 adalah penyerang Kroasis Davor Suker. Serupa dengan Pedrag Mijatovic, Lorenzo Sanz juga harus mengeluarkan uang sendiri untuk menggaet Suker dari Sevilla.

Bersama dengan Raul Gonzales dan Predrag Mijatovic, Suker membentuk trio yang menakutkan lawan. Selama tiga musim bersama Madrid, Suker ikut andil dalam meraih juara LaLiga (1996-97), Piala Super Spanyol (1997), Liga Champions (1998), dan Piala Interkontinental (1998).

Trivia Sepak Bola Real Madrid

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Spanyol
Real Madrid Sudah Lakukan Pemeriksaan, Kapan Kylian Mbappe Bisa Kembali Tampil?
Kylian Mbappe mengalami cedera lutut saat membela Prancis. Simak diagnosis, perkiraan waktu pemulihan, dan peluang tampil bersama Real Madrid.
Johan Kristiandi - Minggu, 27 September 2026
Real Madrid Sudah Lakukan Pemeriksaan, Kapan Kylian Mbappe Bisa Kembali Tampil?
Spanyol
Satu Pesan Jose Mourinho untuk Skuad Real Madrid: Jangan Khianati Saya
Jose Mourinho kembali melatih Real Madrid setelah 13 tahun. The Special One memberi pesan tegas kepada skuad: jangan khianati saya.
Arief Hadi - Sabtu, 26 September 2026
Satu Pesan Jose Mourinho untuk Skuad Real Madrid: Jangan Khianati Saya
Ragam
8 Pelatih Baru di Ajang UEFA Nations League, dari Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane
Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane menjadi delapan pelatih baru di UEFA Nations League 2026-2027. Simak daftar lengkapnya.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
8 Pelatih Baru di Ajang UEFA Nations League, dari Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane
Spanyol
Carlo Ancelotti Sindir Real Madrid soal Waktu Bermain Endrick
Carlo Ancelotti mengkritik minimnya menit bermain Endrick di Real Madrid. Roma dan AC Milan dikabarkan siap meminjam sang penyerang pada Januari.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Carlo Ancelotti Sindir Real Madrid soal Waktu Bermain Endrick
Spanyol
Dilepas Real Madrid, Kapten Timnas Austria Merapat ke Udinese
David Alaba segera merapat ke Udinese dengan status bebas transfer setelah dilepas Real Madrid. Kesepakatan verbal sudah tercapai.
Arief Hadi - Rabu, 23 September 2026
Dilepas Real Madrid, Kapten Timnas Austria Merapat ke Udinese
Spanyol
Bukan Hanya Cristiano Ronaldo, Kylian Mbappe Ingin Makan Malam dengan Sosok Ini
Kylian Mbappe mengungkap sosok yang ingin diajak makan malam. Selain Cristiano Ronaldo, ada legenda basket Michael Jordan hingga nama terkenal lainnya.
Johan Kristiandi - Rabu, 23 September 2026
Bukan Hanya Cristiano Ronaldo, Kylian Mbappe Ingin Makan Malam dengan Sosok Ini
Spanyol
Silat Lidah Madrid dan LaLiga Semakin Meruncing, Sebut Ada Teori Konspirasi Mengatur Barcelona Juara
Konflik Real Madrid dan LaLiga semakin panas. Javier Tebas menyinggung narasi konspirasi, Madrid pun membalas dengan pernyataan keras.
Johan Kristiandi - Rabu, 23 September 2026
Silat Lidah Madrid dan LaLiga Semakin Meruncing, Sebut Ada Teori Konspirasi Mengatur Barcelona Juara
Inggris
Kylian Mbappe Blak-blakan Mengaku Hampir Pindah ke Liverpool
Kylian Mbappe mengungkap dirinya hampir bergabung dengan Liverpool. Sang ibu bahkan mendorongnya ke Anfield sebelum akhirnya memilih PSG.
Johan Kristiandi - Rabu, 23 September 2026
Kylian Mbappe Blak-blakan Mengaku Hampir Pindah ke Liverpool
Spanyol
Di Bawah Betis Ada Madrid
Real Madrid terlempar dari tiga besar klasemen LaLiga dan kini berada di bawah Real Betis. Simak klasemen terbaru, posisi Barcelona, Atlético Madrid, dan Madrid.
Johan Kristiandi - Senin, 21 September 2026
Di Bawah Betis Ada Madrid
Spanyol
Kecam Wasit, Jose Mourinho Tunjukkan Dua Gambar Pelanggaran Keras di Derby Madrid
Jose Mourinho mengecam wasit usai Real Madrid kalah dari Atletico. Ia membawa dua gambar pelanggaran keras ke ruang konferensi pers.
Arief Hadi - Senin, 21 September 2026
Kecam Wasit, Jose Mourinho Tunjukkan Dua Gambar Pelanggaran Keras di Derby Madrid
Bagikan