4 Momen Ketika "Gol Hantu" Tercipta meski Adanya Penggunaan Teknologi Garis Gawang

Sheffield kehilangan tiga poin karena kegagalan teknologi garis gawang (hawkeye). Itu (gol hantu) hanya terasa seperti gol dan wasit
Arief HadiArief Hadi - Kamis, 18 Juni 2020
4 Momen Ketika
Teknologi garis gawang gagal melihat gol pada laga Sheffield vs Aston Villa (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Premier League baru dimulai kembali setelah ditunda dua bulan lebih karena virus corona dan kontroversi terjadi pada laga Sheffield United kontra Aston Villa di Villa Park, Kamis (18/06) dini hari WIB.

Pertandingan itu berakhir tanpa gol namun sedianya Sheffield kehilangan tiga poin berharga yang berguna bagi mereka dalam jalur perebutan zona Eropa. Sheffield kehilangan tiga poin karena kegagalan teknologi garis gawang (hawkeye).

Tiga menit sebelum jeda paruh pertama Oliver Norwood mengambil tendangan bebas dan bola sedianya sudah melewati garis gawang sebelum ditangkap kiper Villa, Orjan Nyland. Namun entah kenapa wasit laga Michael Oliver tidak melihat itu sebagai gol.

Baca Juga:

6 Fakta Menarik dari Kemenangan Manchester City atas Arsenal

Terungkap Penyebab Teknologi Garis Gawang Tak Sahkan Gol di Laga Aston Villa Vs Sheffield United

Hasil Laga Liga-liga Eropa: Manchester City Bantai Arsenal, Atletico Madrid Kembali ke Empat Besar

Teknologi hawkeye yang seharusnya mencegah adanya kesalahan seperti itu terjadi - dikenal dengan istilah 'gol hantu' - gagal melihat bola yang sudah melewati garis gawang. Manajer Sheffield Chris Wilder hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat kejadian itu.

"Saya tidak tahu harus tertawa atau menangis. Itu (gol hantu) hanya terasa seperti gol dan wasit (Michael Oliver) mengatakan itu kepada saya, tetapi Anda harus mengandalkan Hawkeye untuk membuat keputusan," tutur Wilder dikutip dari Telegraph.

"Emosi dari pemain-pemain adalah bahwa bola telah melewati batas. Kami percaya itu seharusnya dirujuk (ke VAR)."

Gol hantu laga Sheffield United vs Aston Villa

"Kami sedang menunggu seseorang di Stockley Park untuk menunjukkan sedikit keberanian dan mengatakan mereka akan membuat keputusan itu, tetapi jika mereka belum melihatnya dan tujuh kamera belum melihatnya, saya kira dia akan mengatakan bahwa itu bukan keputusan mereka untuk membuat."

"Kami pergi ke Tottenham tahun lalu, jempol kaki John Lundstram offside dan saya berkeliaran di White Hart Lane dalam hujan lebat selama 10 menit menunggu keputusan. Saya tidak mengerti mengapa saya tidak bisa menunggu 10 menit di Birmingham."

Ketika Hawkeye tak bekerja baik dan melihat bahwa gol itu sebagai gol yang sah karena telah melewati garis gawang wasit seharusnya memeriksa via VAR. Akan tapi Michael Oliver yang menentukan hasil itu tidak melihat adanya gol yang tercipta.

Pernyataan dari sudut pandang teknologi Hawkeye membetulkan bahwa teknologi itu tidak bekerja baik dan tujuh kamera yang berada di tribun juga bermasalah. Hal tersebut tak pernah terjadi pada 9.000 laga sebelumnya.

"Pada paruh pertama Aston Villa vs Sheffield United di Villa Park ada insiden garis gawang kala bola melewati garis oleh kiper Aston Villa nomor 25, Nyland."

"Ofisial laga tidak menerima sinyal untuk menyaksikan atau memberikan info melalui headset sesuai protokol Keputusan Sistem Gol (GDS). Tujuh kamera yang berlokasi di tribun sekitar gol tertutup oleh kiper, bek, dan tiang gawang."

"Level gangguan itu tidak pernah terjadi sebelumnya pada 9.000 laga pada teknologi garis gawang Hawkeye di sistem yang sudah beroperasi," demikian pernyataan dari @Hawkeye_view.

Hawkeye hanya bisa meminta maaf atas kesalahan itu kepada Sheffield United. Nasi telah menjadi bubur. Kehilangan tiga poin berharga itu bisa memengaruhi kans The Blades untuk bermain di Eropa musim depan.

Uniknya itu bukan satu-satunya momen ketika gol hantu tercipta saat teknologi garis gawang diterapkan. Ada tiga kasus di Ligue 1 Prancis yang pernah mengalami kesalahan serupa.

1. Stade Rennes vs SM Caen - September 2017

Protes pemain kepada wasit soal gol hantu

Caen menang 1-0 kontra Stade Rennes di Roazhon Park dan gol lain bisa saja tercipta di laga itu kala Remy Vercoutre meninju bola tendangan sepak pojok pemain Rennes pada menit 56. Belum ada VAR kala itu dan wasit bertanya kepada ofisial laga di pinggir lapangan.

Wasit ragu karena jam tangannya bergetar melihat adanya gol namun ia melihat bola sedianya tidak melewati garis gawang. Usai berdiskusi wasit tak melihatnya sebagai gol. Akan tapi jika melihat tayangan ulang sedianya sensor melihat tubuh Vercoutre yang masuk ke dalam gawang, bukan bola, dan teknologi melihatnya sebagai 'bola masuk'.

2. Girondins Bordeaux vs Stade Rennes - Februari 2017

Kasus serupa pernah terjadi pada Februari 2017 dan lagi-lagi melibatkan Stade Rennes. Wasit Sebastien Desiage melihat jam tangannya bergetar tanda adanya gol dan mendiskusikannya dengan ofisial laga di pinggir lapangan.

Akan tapi gol tidak diberikan untuk Rennes karena ketika peluang tercipta bola diamankan oleh kiper Bordeaux, Cedric Carrasso. Hawkeye menganggap Carasso sebagai 'bola' dan sensor salah membacanya lantaran ia mengenakan baju kuning yang sama dengan warna bola.

3. Toulouse vs Bastia - Februari 2017

Kiper Toulouse sudah berhasil mengamankan bola kala Bastia mendapatkan peluang berbahaya dari sepak pojok yang diteruskan pemain lainnya. Meski telah diamankan bola terlihat sudah melewati garis gawang.

Bastia meminta rekaman gol itu diulang, tetapi tidak ada yang ditampilkan di layar raksasa di dalam stadion. Juru bicara Bastia - setelah berbicara dengan ofisial - menuturkan teknologi yang tak berjalan baik.

"Setelah berbicara dengan kru produksi televisi, kami mendapat konfirmasi bahwa kamera teknologi garis gawang tidak berfungsi," tutur juru bicara Bastia kepada L'Equipe.

Breaking News Trivia Sepak Bola Teknologi garis gawang Sheffield United Ligue 1 Ligue 1 Prancis

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Timnas
Update Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup Usai Indonesia Ditahan Malaysia: Begini Peluang Garuda ke Final
Update klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 usai Indonesia vs Malaysia 0-0. Simak posisi Garuda, hitung-hitungan lolos ke final, dan laga penentu!
Johan Kristiandi - Senin, 28 September 2026
Update Klasemen Grup A FIFA ASEAN Cup Usai Indonesia Ditahan Malaysia: Begini Peluang Garuda ke Final
Hasil akhir
Hasil Pertandingan: Jepang Comeback Lawan Venezuela, Uruguay Bantai Korea Selatan
Hasil pertandingan Jepang vs Venezuela dan Uruguay vs Korea Selatan. Jepang comeback 2-1, sementara Uruguay menang telak 4-1 atas Korea Selatan.
Johan Kristiandi - Senin, 28 September 2026
Hasil Pertandingan: Jepang Comeback Lawan Venezuela, Uruguay Bantai Korea Selatan
Italia
Milan dan Inter Rebutan Striker Cagliari, Satu Tim Kini Lebih Unggul
Inter Milan dan AC Milan berebut striker muda Cagliari, Paul Mendy. Inter disebut lebih unggul, tetapi Cagliari belum berniat melepas sang striker.
Johan Kristiandi - Senin, 28 September 2026
Milan dan Inter Rebutan Striker Cagliari, Satu Tim Kini Lebih Unggul
Liga Indonesia
Sandy Walsh Punya Kabar Baik untuk Persib
Sandy Walsh membawa kabar baik untuk Persib Bandung. Bek Timnas Indonesia itu mulai kembali berlatih di lapangan setelah menjalani pemulihan cedera.
Johan Kristiandi - Senin, 28 September 2026
Sandy Walsh Punya Kabar Baik untuk Persib
Timnas
Link Streaming Timnas Indonesia vs Malaysia: Live Gratis di Youtube
FIFA ASEAN Cup 2026 Timnas Indonesia vs Malaysia, Senin (28/9), SUGBK, Jakarta, kick off pukul 19.30 WIB, Live Indosiar, Rans Entertainment, dan Vidio.
Rizqi Ariandi - Senin, 28 September 2026
Link Streaming Timnas Indonesia vs Malaysia: Live Gratis di Youtube
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Korea Selatan vs Uruguay, Live Sebentar Lagi di Sini!
Korea Selatan vs Uruguay berlangsung malam ini. Simak cara menonton, link streaming, jadwal, dan live score Korea Selatan vs Uruguay di sini!
Johan Kristiandi - Senin, 28 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Korea Selatan vs Uruguay, Live Sebentar Lagi di Sini!
Timnas
Timnas Indonesia vs Malaysia, John Herdman Ajak Suporter Jaga Keangkeran GBK
John Herdman mengajak suporter Timnas Indonesia menciptakan atmosfer SUGBK yang intimidatif saat menghadapi Malaysia pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Rizqi Ariandi - Senin, 28 September 2026
Timnas Indonesia vs Malaysia, John Herdman Ajak Suporter Jaga Keangkeran GBK
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Jepang vs Venezuela, Live Sebentar Lagi di Sini!
Cara menonton Jepang vs Venezuela, lengkap dengan jadwal, link streaming, dan live score. Saksikan laga Jepang vs Venezuela hari ini, Senin (28/9).
Johan Kristiandi - Senin, 28 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Jepang vs Venezuela, Live Sebentar Lagi di Sini!
Timnas
Ditantang Juara FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Minta Suporter Timnas Indonesia Tetap Tenang
John Herdman meminta suporter Timnas Indonesia tetap realistis soal target juara FIFA ASEAN Cup 2026 karena membangun tim juara membutuhkan proses.
Rizqi Ariandi - Senin, 28 September 2026
Ditantang Juara FIFA ASEAN Cup 2026, John Herdman Minta Suporter Timnas Indonesia Tetap Tenang
Timnas
John Herdman Minta Timnas Indonesia Lindungi 'Rumah' dari Malaysia
John Herdman meminta Timnas Indonesia menunjukkan identitas dan karakter saat menghadapi Malaysia di SUGBK pada FIFA ASEAN Cup 2026.
Rizqi Ariandi - Senin, 28 September 2026
John Herdman Minta Timnas Indonesia Lindungi 'Rumah' dari Malaysia
Bagikan