3 Pembalap Calon Lawan Kuat Marc Marquez di Masa Depan

Kini mayoritas semua lawan terberat Marquez sudah berusia tua untuk atlet balap.
Hendry WibowoHendry Wibowo - Senin, 14 Oktober 2019
3 Pembalap Calon Lawan Kuat Marc Marquez di Masa Depan
Andrea Dovizioso, Salah Satu Lawan Berat Marc Marquez yang Sudah 'Berusia' (Istimewa)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pada usia 26 tahun, atau usia matang untuk seorang atlet balap, Marc Marquez sudah merasakan delapan titel juara dunia. Enam gelar di antaranya bahkan diraih pada kelas MotoGP musim 2013, 2014, 2016, 2017, 2018, dan 2019.

Artinya sejak naik kelas ke MotoGP tahun 2013, Marquez hanya sekali gagal jadi juara yaitu musim 2015 (kalah bersaing dari Jorge Lorenzo). Dengan usia yang masih sangat muda, Marquez tentunya masih berpotensi terus menambah pundi-pundi kemenangan dan titel juara dunia.

Baca Juga:

Rekam Jejak Marc Marquez Ketika Menjadi Juara Dunia MotoGP Enam Kali

Selain Marc Marquez, Kenali Pembalap Lain Sukses Juara Dunia MotoGP Bersama Honda

Masalahnya kini, mayoritas pesaing Marquez sudah 'berusia'. Sebut saja Valentino Rossi, 40 tahun, Jorge Lorenzo, 32 tahun, atau Andrea Dovizioso, 33 tahun.

Tentu untuk bersaing melawan Marquez dalam jangka waktu lama di MotoGP, butuh seorang pembalap muda potensial. BolaSkor.com pun coba memprediksi nama-nama pembalap muda yang berpotensi jadi lawan berat Marquez di masa depan.

1. Fabio Quartararo

Sukses besar pada musim debutnya di MotoGP tahun ini. Memperkuat tim satelit Petronas Yamaha, Quartararo sudah merasakan empat pole position dan lima podium sejauh ini.

Hebatnya di beberapa lomba, ia bisa berstatus pembalap Yamaha terbaik meski spesifikasi motornya kalah dari nama-nama seperti Maverick Vinales atau Valentino Rossi.

Pada lomba terakhir di MotoGP Thailand, Quartararo juga membuktikan bisa menempel ketat Marquez, meski akhirnya kalah duel dalam tikungan terakhir. Mengingat usianya yang masih 20 tahun, karier pembalap kelahiran Nice, Prancis ini masih sangat panjang di MotoGP.

Syaratnya tentu, Quartararo harus bertahan di Yamaha. Karena motor YZR-M1 begitu cocok dengan gaya balapnya. Jika pindah tim, ia wajib memulai adaptasi dari nol dan mengalami nasib buruk seperti Johann Zarco.

2. Alex Rins

Perlahan tapi pasti, karier Rins di MotoGP terus membaik. Sejak naik kelas musim 2017 dan langsung memperkuat tim pabrikan Suzuki, rekam jejaknya semakin mengkilap setiap musimnya.

Terbukti setelah merasakan lima podium dan finis urutan lima klasemen pada musim 2018, tahun ini, ia sudah memenangkan dua lomba plus untuk sementara bercokol di urutan tiga klasemen.

Rins Marc
Alex Rins Saat Bersaing dengan Marc Marquez (Istimewa)

Kemenangan Rins di MotoGP Inggris bahkan terasa istimewa. Karena ia memecundangi Marquez di tikungan terakhir. Sebuah bukti kemampuan pembalap berusia 23 tahun ini sangat mumpuni.

Hanya saja, Rins punya kelemahan yang harus diperbaiki jika ingin secara reguler menantang Marquez. Adalah performa inkonsistensi. Andai sedang ada 'di harinya', ia sangat sulit dikalahkan. Tapi jika sebaliknya, ia seperti tak ada di sirkuit.

3. Maverick Vinales

Sudah lama menyandang status calon juara dunia MotoGP. Terlebih usai menunjukkan performa mengejutkan bersama Suzuki dan menerima pinangan tim pabrikan Yamaha tahun 2017.

Mengawali MotoGP 2017, Vinales bahkan sempat sapu bersih kemenangan pada dua lomba pertama. Fakta, skill pembalap berusia 24 tahun ini tidak boleh dipandang sebelah mata. Hanya saja setelah momen tersebut, nama Vinales tenggelam seiring buruknya performa motor Yamaha YZR-M1.

Oleh karena itulah, jika berbekal motor kompetitif dan cocok dengan gaya balapnya, Vinales punya potensi muncul sebagai lawan terkuat Marquez. Tidak heran kini mulai lahir isu, pembalap asal Spanyol ini bakal meninggalkan Yamaha ketika kontraknya berakhir musim 2020.

Konon Ducati siap menampungnya di MotoGP 2021. Tentu kolaborasi Vinales-Ducati patut dapat perhatian serius dari semua rival.*

Breaking News MotoGP 2019 Marc marquez Fabio Quartararo Maverick Vinales Alex Rins

Hendry Wibowo

Motorsports Enthusiast and Giallorossi Fan
Show More

Berita Terkait

Liga Europa
Prediksi Skor AC Milan vs Benfica Versi Superkomputer: Rossoneri Unggul Tipis
Prediksi skor AC Milan vs Benfica versi superkomputer Opta di Liga Europa 2026/2027. Simak peluang kemenangan Milan, Benfica, dan hasil imbang.
Johan Kristiandi - Rabu, 16 September 2026
Prediksi Skor AC Milan vs Benfica Versi Superkomputer: Rossoneri Unggul Tipis
Jadwal
FC Seoul vs Persib Disiarkan di Mana? Live TV dan Link Streaming Gratis Tersedia
FC Seoul vs Persib tayang di TV mana? Cek jadwal siaran langsung, kanal TV, link streaming, dan cara menonton laga AFC Champions League Two 2026/2027.
Johan Kristiandi - Rabu, 16 September 2026
FC Seoul vs Persib Disiarkan di Mana? Live TV dan Link Streaming Gratis Tersedia
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Manchester United vs Brighton, Live di Sini!
Cara menonton dan link streaming Man United vs Brighton di Carabao Cup 2026/2027. Simak jadwal, prediksi, susunan pemain, head to head, dan siaran langsung.
Johan Kristiandi - Rabu, 16 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Manchester United vs Brighton, Live di Sini!
Liga Indonesia
Link Streaming Borneo FC vs Dewa United Banten FC, 16 September 2026, Live di Sini!
Borneo FC vs Dewa United, pekan kelima Super League 2026/2027, di Stadion Segiri, Samarinda, Rabu (16/9), pukul 15.30 WIB.
Rizqi Ariandi - Rabu, 16 September 2026
Link Streaming Borneo FC vs Dewa United Banten FC, 16 September 2026, Live di Sini!
Spanyol
Jadwal Pertandingan Bola Malam Ini: AC Milan, Barcelona, dan Manchester United Tampil
Jadwal bola malam ini, Rabu 16 September 2026 hingga Kamis dini hari. Ada AC Milan vs Benfica, Barcelona vs Racing Santander, dan Man United vs Brighton.
Johan Kristiandi - Rabu, 16 September 2026
Jadwal Pertandingan Bola Malam Ini: AC Milan, Barcelona, dan Manchester United Tampil
Liga Indonesia
Cara Menonton dan Link Streaming FC Seoul vs Persib: Tayang Gratis di Youtube
FC Seoul vs Persib Bandung, AFC Champions League Two 2026/2027, Rabu (16/9), pukul 17.00 WIB, Live RCTI, GTV, Rans Entertainment.
Rizqi Ariandi - Rabu, 16 September 2026
Cara Menonton dan Link Streaming FC Seoul vs Persib: Tayang Gratis di Youtube
Liga Indonesia
Prediksi dan Link Streaming Borneo FC vs Dewa United: Memori Kelam Banten Warriors di Segiri
Prediksi Borneo FC vs Dewa United di BRI Super League 2026/2027. Simak link streaming, head to head, susunan pemain, statistik, dan prediksi skor.
Johan Kristiandi - Rabu, 16 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Borneo FC vs Dewa United: Memori Kelam Banten Warriors di Segiri
Indonesia
Prediksi dan Link Streaming FC Seoul vs Persib: Misi Sulit di Korea Selatan
Prediksi FC Seoul vs Persib di AFC Champions League Two 2026/2027. Simak skor, jadwal, link streaming, head to head, dan prakiraan pemain.
Johan Kristiandi - Rabu, 16 September 2026
Prediksi dan Link Streaming FC Seoul vs Persib: Misi Sulit di Korea Selatan
Inggris
Prediksi dan Link Streaming Manchester United vs Brighton: The Red Devils Rawan Terpeleset
Prediksi Man United vs Brighton di Carabao Cup 2026/2027. Simak jadwal, link streaming, H2H, susunan pemain, kondisi tim, dan prediksi skor.
Johan Kristiandi - Rabu, 16 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Manchester United vs Brighton: The Red Devils Rawan Terpeleset
Timnas
Jay Idzes Terancam Absen di FIFA ASEAN Cup 2026 karena Cedera saat Lawan Juventus
Jay Idzes mengalami cedera otot quadriceps paha kiri saat Sassuolo melawan Juventus. Bek Timnas Indonesia itu diperkirakan absen 4-6 pekan.
Rizqi Ariandi - Rabu, 16 September 2026
Jay Idzes Terancam Absen di FIFA ASEAN Cup 2026 karena Cedera saat Lawan Juventus
Bagikan