3 Legenda Barcelona yang Sukses Persembahkan Gelar LaLiga Sebagai Pemain dan Pelatih

Xavi berpeluang menambah daftar tersebut andai ditunjuk menangani Barcelona musim depan.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Minggu, 05 Juli 2020
3 Legenda Barcelona yang Sukses Persembahkan Gelar LaLiga Sebagai Pemain dan Pelatih
Barcelona (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Xavi Hernandez akan ditunjuk menangani Barcelona pada musim depan. Rumor tersebut berhembus kencang dalam beberapa hari terakhir seiring krisis yang tengah melanda Blaugrana saat ini.

Serangkaian hasil buruk yang diraih Barcelona dalam beberapa laga terakhir memang membuat posisi Quique Setien sebagai pelatih terancam. Hal itu diperparah dengan munculnya rumor adanya konflik internal antara staf pelatih dan pemain.

Padahal Setien terhitung masih belum lama mengemban jabatan ini. Ia baru ditunjuk menangani Barcelona menggantikan Ernesto Valverde pada pertengahan Januari lalu.

Baca Juga:

Dua Klub yang Dapat Diperkuat Lionel Messi jika Hengkang dari Barcelona

Lionel Messi Diklaim Tolak Perpanjang Kontrak dan Tinggalkan Barcelona Pada 2021

Barcelona Dianggap Terlalu Fokus ke Uang, Rivaldo Kritik Pertukaran Arthur-Pjanic

Penunjukkan Setien sebagai pelatih Barcelona saat itu juga menjadi kabar yang cukup mengejutkan. Padahal nama Xavi dan Ronald Koeman lebih difavoritkan untuk mengisi jabatan tersebut.

Namun kedua sosok itu dikabarkan menolak dengan alasan berbeda sehingga Barcelona tak punya banyak pilihan selain Setien. Koeman masih punya tanggung jawab menangani Timnas Belanda sedangkan Xavi merasa belum siap.

Enam bulan berselang, Xavi dikabarkan berubah pikiran. Ia disebut telah siap mengemban tanggung jawab menjadi pelatih Barcelona.

Xavi juga dianggap sebagai sosok yang tepat untuk menangani Barcelona. Selain sukses saat menjadi oemain, ia juga mendapat banyak ilmu karena pernah bermain di bawah asuhan pelatih berkarakter seperti Louis Van Gaal, Frank Rijkaard, Guardiola hingga Enrique.

Jika hal itu terwujud, maka Xavi akan menjadi legenda kesekian Barcelona yang ditunjuk sebagai pelatih. Tradisi ini sebenarnya sudah berlangsung selama bertahun-tahun.

Namun tak semua mantan pemain Barcelona bisa sukses ketika berganti peran menjadi pelatih. Salah satu bukti kesuksesan tentu meraih gelar LaLiga.

Tercatat hanya ada tiga legenda Barcelona yang mampu meraih gelar LaLiga saat menjadi pemain maupun pelatih. Berikut ini ketiga sosok tersebut:

1. Johan Cruyff

Jasa Johan Cruyff untuk Barcelona sudah tak terhitung. Ia menjadi otak di balik lahirnya filosofi tiki-taka yang mengakar di klub asal Catalunya tersebut.

Cruyff meninggalkan Ajax Amsterdam untuk bergabung ke Barcelona pada Agustus 1973. Ia langsung mempersembahkan trofi LaLiga pada musim perdananya.

Itu merupakan gelar LaLiga perdana Barcelona sejak tahun 1960. Cruyff pun langsung mendapat tempat tersendiri di hati penggemar Barcelona.

Sayangnya itu merupakan trofi LaLiga satu-satunya yang mampu Cruyff persembahkan sepanjang bermain untuk Barcelona.

Lima tahun berselang, Cruyff meninggalkan Barcelona dan melanjutkan kariernya di Amerika Serikat sebelum gantung sepatu bersama Feyenoord Rotterdam pada tahun 1984. Namun ia kembali ke Camp Nou pada 1988 dengan karier barunya sebagai pelatih.

Cruyff mampu menorehkan prestasi yang lebih baik saat menjadi pelatih. ia sukses mempersembahkan trofi LaLiga selama empat musim beruntun pada periode 1990 hingga 1994 serta satu trofi Piala Champions 1991-1992.


2. Pep Guardiola

Pep Guardiola merupakan salah satu pemain andalan Barcelona di bawah asuhan Johan Cruyff. Ia bagian tim yang berhasil meraih empat gelar LaLiga secara beruntun serta dua gelar lain pada 1998 dan 1999.

Guardiola meninggalkan Barcelona pada tahun 2001 untuk memulai karier di Italia. Ia sempat bermain untuk Brescia dan AS Roma sebelum pensiun bersama klub Meksiko, Dorados pada 2006 silam.

Setelah gantung sepatu, Guardiola beralih menjadi pelatih dan menangani Barcelona B sejak 2007. Semusim berselang ia langsung dipromosikan menangani tim senior menggantikan Frank Rijkaard.

Sempat diragukan, Guardiola mampu menjawab tantangan tersebut dengan sempurna. Ia membangun kembali era kejayaan Barcelona.

Guardiola mampu mempersembahkan gelar LaLiga selama tiga musim beruntun pada 2008 hingga 2011. Dua trofi Liga Champions dan dua Piala Dunia Antarklub semakin menegaskan dirinya sebagai pelatih terbaik Barcelona hingga menyampaikan salam perpisahan pada akhir musim 2012-2013.


3. Luis Enrique

Luis Enrique menjadi sosok terakhir yang mampu mengulangi pencapaian Johan Cruyff dan Pep Guardiola. Ia mampu meraih sukses saat menjadi pemain maupun pelatih.

Enrique membuat keputusan mengejutkan saat meninggalkan Real Madrid dengan status bebas transfer menuju Barcelona pada musim panas 1996. Namun hal itu ternyata sangat tepat.

Enrique bahu-membahu bersama Guardiola untuk meraih dua gelar LaLiga secara beruntun pada 1998 dan 1999. Saat bersama Madrid, ia juga semoat sekali menjuarai kompetisi kasta tertinggi Negeri Matador tersebut.

Pria asal Gijon tersebut terus membela Barcelona hingga pensiun pada 2004 silam. Empat tahun berselang, Enrique baru memulai karier sebagai pelatih dengan menangani Barcelona B.

Setelah itu, Enrique tak langsung dipromosikan untuk menjadi pelatih tim senior Barcelona. Ia justru melakoni debut sebagai pelatih tim utama bersama AS Roma pada 2011.

Enrique baru dipanggil pulang Barcelona jelang musim 2014-2015 bergulir. Ia langsung mempersembahkan treble winners di akhir musim dengan trio andalan Lionel Messi, Luis Suarez, dan Neymar.

Total, Enrique mempersembahkan dua gelar LaLiga saat bertugas menjadi pelatih Barcelona. Namun ia memilih mengundurkan diri pada akhir musim 2016-2017.

Barcelona LaLiga Xavi Hernandez Pep Guardiola Luis enrique Johan Cruyff Trivia Sepak Bola Breaking News
Ditulis Oleh

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Posts

6.514

Berita Terkait

Klasemen
Klasemen Lengkap Piala Dunia 2026 Usai Matchday 2
Seluruh pertandingan matchday kedua fase grup Piala Dunia 2026 kini telah rampung. Persaingan menuju babak 32 besar semakin menarik. Berikut klasemen lengkap Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Klasemen Lengkap Piala Dunia 2026 Usai Matchday 2
Piala Dunia
Ditanya soal Persaingan Pencetak Gol Terbanyak, Cristiano Ronaldo: 'Next Question!'
Cristiano Ronaldo tidak banyak berkomentar ketika ditanya mengenai persaingan gelar pencetak gol terbanyak Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Ditanya soal Persaingan Pencetak Gol Terbanyak, Cristiano Ronaldo: 'Next Question!'
Piala Dunia
Inggris Susah Bikin Gol, Thomas Tuchel Frustrasi
Thomas Tuchel, mengakui timnas Inggris kesulitan membongkar pertahanan rapat Ghana saat bermain imbang tanpa gol pada laga kedua Grup L Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Inggris Susah Bikin Gol, Thomas Tuchel Frustrasi
Piala Dunia
Didier Deschamps Absen Dampingi Prancis Lawan Norwegia
Didier Deschamps akan absen saat Prancis melawan Norwegia usai ibunya meninggal dunia. Asisten pelatih Guy Stephan akan memimpin Les Bleus sementara.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Didier Deschamps Absen Dampingi Prancis Lawan Norwegia
Prediksi
Prediksi dan Statistik Maroko vs Haiti: Singa Atlas Buru Tiket 32 Besar
Berikut adalah prediksi pertandingan Grup C Piala Dunia 2026 antara Maroko vs Haiti, lengkap dengan kabar tim, statistik, dan susunan pemain.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Maroko vs Haiti: Singa Atlas Buru Tiket 32 Besar
Jadwal
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Skotlandia vs Brasil, Live TVRI Kamis (25/6) Pukul 05.00 WIB
Saksikan duel panas Skotlandia vs Brasil di Piala Dunia 2026, Kamis 25 Juni pukul 05.00 WIB. Cek jadwal siaran langsung TVRI, prediksi pertandingan, kondisi Neymar, dan link streaming terbaru di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 24 Juni 2026
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Skotlandia vs Brasil, Live TVRI Kamis (25/6) Pukul 05.00 WIB
Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Kolombia Lolos ke Babak 32 Besar, Kroasia Jaga Peluang
Kolombia memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas RD Kongo pada pertandingan kedua Grup K yang berlangsung di Stadion Guadalajara.
Yusuf Abdillah - Rabu, 24 Juni 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Kolombia Lolos ke Babak 32 Besar, Kroasia Jaga Peluang
Timnas
Timnas Indonesia Absen di Asian Games 2026, Erick Thohir Beri Penjelasan
Regulasi baru di cabor sepak bola ajang Asian Games 2026 membuat Indonesia harus absen dari edisi kali ini.
BolaSkor - Rabu, 24 Juni 2026
Timnas Indonesia Absen di Asian Games 2026, Erick Thohir Beri Penjelasan
Jadwal
Jadwal dan Link Streaming Pertandingan Piala Dunia 2026, Kamis 25 Juni 2026
Simak jadwal lengkap Piala Dunia 2026 pada Kamis 25 Juni! Ada 6 pertandingan krusial termasuk Brasil vs Skotlandia, Qatar vs Swiss, hingga Maroko vs Haiti. Cek juga link streaming resmi dan peluang lolos ke babak 32 besar!
Johan Kristiandi - Rabu, 24 Juni 2026
Jadwal dan Link Streaming Pertandingan Piala Dunia 2026, Kamis 25 Juni 2026
Prediksi
Prediksi dan Statistik Bosnia dan Herzegovina vs Qatar: Menang Jadi Harga Mati
Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026 jadi laga hidup-mati! Simak statistik lengkap, head to head, kondisi tim, hingga prediksi skor terbaru yang menentukan nasib kedua tim di Grup B.
Johan Kristiandi - Rabu, 24 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Bosnia dan Herzegovina vs Qatar: Menang Jadi Harga Mati
Bagikan