Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

3 Alasan PSG Bisa Balaskan Dendam Kontra Bayern Munchen

PSG memiliki kesempatan untuk membalaskan dendam melawan Bayern Munchen di Liga Champions.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 07 April 2021
3 Alasan PSG Bisa Balaskan Dendam Kontra Bayern Munchen
Bayern vs PSG (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - PSG (Paris Saint-Germain) dan Bayern Munchen kembali bertemu di Liga Champions musim ini. Pertemuan mereka baru terjadi pada Agustus lalu di final Liga Champions 2019-2020.

Pada final yang dihelat di Estadio Da Luz PSG kalah 0-1 dari Bayern melalui gol tunggal Kingsley Coman. Bayern arahan Hans-Dieter Flick juga menyapu bersih musim dengan raihan treble winners bersejarah.

PSG harus memendam ambisi juara Liga Champions karenanya. Kini mereka memiliki kesempatan kedua untuk balas dendam. Ya, PSG kini memiliki dua leg yang dapat dimanfaatkan untuk membalaskan luka kekalahan tersebut.

Baca Juga:

Prediksi Bayern Munchen Vs PSG: Ujian Berat Sang Juara Bertahan

Ketimbang Haaland, Bayern Munchen Lebih Tertarik Datangkan Bintang Korsel

Kontra PSG, Ujian Bayern Munchen Tanpa Robert Lewandowski

Dengan sistem dua leg itu hasil pertemuan pertama (apapun itu) masih bisa dibalikkan atau diubah di leg kedua nanti. Berikut BolaSkor.com menuturkan alasan untuk PSG memiliki keyakinan untuk balas dendam kepasa Bayern:

1. Efek Mauricio Pochettino

Pelatih asal Argentina ditunjuk menggantikan Thomas Tuchel di awal musim ini. Musim debutnya diawali periode transisi dan adaptasi hingga tim masih dalam proses serta melalui sejumlah periode inkonsisten.

PSG masih bersaing dengan Lille di Ligue 1, namun di Liga Champions PSG telah menyingkirkan tim-tim seperti Manchester United hingga Barcelona. Tak ayal efek dari Pochettino bisa jadi ancaman untuk Bayern.

2. Bayern Tanpa Robert Lewandowski

Tidak diragukan lagi Robert Lewandowski adalah bagian kunci Bayern dalam merengkuh treble winners musim lalu. Di musim ini juga striker berusia 32 tahun telah mencetak 42 gol. Tak terbayangkan Bayern tanpa Lewandowski.

Situasi yang tak diinginkan Bayern itu pun terjadi. Lewandowski cedera selepas membela timnas Polandia dan PSG, yang punya Neymar serta Mbappe, memiliki kans yang lebih besar untuk mengalahkan Bayern tanpa Lewandowski.

3. Catatan Pertemuan

Terlepas dari kekalahan di final lalu, PSG masih unggul lima kemenangan berbanding empat dari sembilan pertemuan di Liga Champions melawan Bayern. Bayern juga hanya menelan kekalahan terbanyak melawan satu tim kontra Real Madrid (10 kali) dan PSG jadi tim kedua (lima kali) di bawah Madrid yang melakukannya.

Dengan pengalaman di final musim lalu serta catatan apik atas Bayern, PSG bisa optimistis menyingkirkan Manuel Neuer dkk di fase perempat final musim ini.

Breaking News Trivia Sepak Bola Bayern Bayern munchen PSG Liga Champions

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Ragam
Mengapa Ada Perebutan Tempat Ketiga di Piala Dunia? Ini Penjelasan dan Fakta Menariknya
Pertandingan perebutan tempat ketiga tetap memiliki sejarah panjang dan sejumlah arti penting, baik bagi tim maupun pemain yang terlibat.
Yusuf Abdillah - Jumat, 17 Juli 2026
Mengapa Ada Perebutan Tempat Ketiga di Piala Dunia? Ini Penjelasan dan Fakta Menariknya
Spanyol
LaLiga Catat Rekor Pendapatan dan Penonton pada Musim 2025-2026
Presiden LaLiga Javier Tebas menyebut musim 2025/2026 sebagai salah satu periode paling sukses dalam sejarah.
Yusuf Abdillah - Jumat, 17 Juli 2026
LaLiga Catat Rekor Pendapatan dan Penonton pada Musim 2025-2026
Timnas
RCTI Gandeng Reza Arap Siarkan Piala AFF 2026 Gratis di Youtube
Reza Arap resmi menjadi Official Digital Partner MNC Group untuk menyiarkan seluruh pertandingan Piala AFF 2026 gratis di YouTube dengan izin resmi Sportfive.
Rizqi Ariandi - Kamis, 16 Juli 2026
RCTI Gandeng Reza Arap Siarkan Piala AFF 2026 Gratis di Youtube
Piala Dunia
Tidak Ada Perbedaan Besar antara Thomas Tuchel dengan Gareth Southgate
Kyle Walker buka suara terkait kegagalan timnas Inggris ke final Piala Dunia 2026 usai dikalahkan Argentina.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Tidak Ada Perbedaan Besar antara Thomas Tuchel dengan Gareth Southgate
Liga Indonesia
NK Istra Tolak Tawaran Persija untuk Eks Striker Hertha Berlin, Dinamo Zagreb Turut Mengintai
Persija Jakarta mendapat penolakan dari NK Istra setelah mengajukan tawaran 500 ribu Euro untuk Smail Prevljak. Macan Kemayoran juga bersaing dengan Dinamo Zagreb.
Rizqi Ariandi - Kamis, 16 Juli 2026
NK Istra Tolak Tawaran Persija untuk Eks Striker Hertha Berlin, Dinamo Zagreb Turut Mengintai
Italia
Alejandro Garnacho Tak Masuk Rencana Xabi Alonso di Chelsea, AS Roma Siap Menampung
Masa depan Alejandro Garnacho di Chelsea dipastikan akan segera berakhir. Winger asal Argentina itu disebut tidak masuk dalam rencana pelatih baru Xabi Alonso untuk musim depan.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Alejandro Garnacho Tak Masuk Rencana Xabi Alonso di Chelsea, AS Roma Siap Menampung
Piala Dunia
Hati-hati Spanyol! Argentina Gacor dalam Situasi Tertekan
Lionel Scaloni memuji mentalitas Argentina yang selalu mengeluarkan kemampuan terbaik saat berada di bawah tekanan.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Hati-hati Spanyol! Argentina Gacor dalam Situasi Tertekan
Piala Dunia
Soal Tudingan Argentina Jadi 'Anak Emas' FIFA, Messi Beri Respons Menohok
Kapten Argentina, Lionel Messi, angkat bicara mengenai berbagai tuduhan yang menyebut La Albiceleste mendapat perlakuan istimewa dan kerap diuntungkan sepanjang Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Soal Tudingan Argentina Jadi 'Anak Emas' FIFA, Messi Beri Respons Menohok
Ragam
Spanyol vs Argentina: Kisah Spesial Lionel Scaloni dan Luis de la Fuente, dari Ruang Kelas Menuju Panggung Final Piala Dunia
Final Piala Dunia 2026 mempertemukan dua sosok yang pernah memiliki hubungan guru dan murid: Lionel Scaloni dan Luis de la Fuente.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Spanyol vs Argentina: Kisah Spesial Lionel Scaloni dan Luis de la Fuente, dari Ruang Kelas Menuju Panggung Final Piala Dunia
Piala Dunia
4 Rekor Buruk yang Dicatat Inggris usai Gagal ke Final Piala Dunia 2026
Timnas Inggris memperpanjang sejumlah catatan buruk dalam sejarah mereka di Piala Dunia.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
4 Rekor Buruk yang Dicatat Inggris usai Gagal ke Final Piala Dunia 2026
Bagikan