Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

3 Alasan Manchester United Tepat Perpanjang Kontrak Solskjaer

Kontrak Ole Gunnar Solskjaer diperpanjang Manchester United hingga 2024.
Arief HadiArief Hadi - Sabtu, 24 Juli 2021
3 Alasan Manchester United Tepat Perpanjang Kontrak Solskjaer
Ole Gunnar Solskjaer (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Perlahan Manchester United menyelesaikan urusan terkait transfer di bursa transfer musim panas serta kontrak. Usai merekrut Tom Heaton dan Jadon Sancho, Red Devils memperpanjang kontrak sang manajer, Ole Gunnar Solskjaer.

"Ole Gunnar Solskjaer telah menandatangani kontrak baru di Manchester United yang akan membuatnya di klub setidaknya hingga 2024, dengan opsi (perpanjang) untuk satu tahun lagi," tutur pernyataan di situs resmi Man United.

Ed Woodward, CEO Man United, menuturkan alasan klub memperpanjang kontrak manajer asal Norwegia yang sudah menangani tim sejak Desember 2018.

"Ole dan stafnya telah bekerja tanpa lelah meletakkan fondasi untuk kesuksesan jangka panjang di lapangan," ucap Woodward dikutip dari laman resmi United.

Baca Juga:

Nihil Gelar Lagi, Ole Gunnar Solskjaer?

Solskjaer Bicara Tentang Nasib Jesse Lingard di Manchester United

Belum Persembahkan Trofi, Kontrak Solskjaer Tetap Diperpanjang Man United

"Hasilnya semakin terlihat selama dua musim terakhir dan kami semua menantikan untuk melihat tim yang menarik ini berkembang lebih jauh di tahun-tahun mendatang."

"Apa yang sangat menyenangkan adalah bagaimana kemajuan ini dicapai dengan perpaduan antara pemain muda, talenta lokal dan rekrutan kelas atas, bermain sepak bola menyerang dalam tradisi terbaik Manchester United. Kami lebih percaya diri dari sebelumnya di bawah kepemimpinan Ole, kami menuju ke arah yang benar," yakin dia.

Legenda Man United itu belum mempersembahkan satu pun trofi untuk klub sejak melatih pada Desember 2018, tetapi keputusan klub memperpanjangnya sudah tepat. Mengapa demikian? Menilik dari banyak referensi media, berikut alasannya:

1. Perkembangan

Perkembangan atau progres merupakan suatu hal yang langka di sepak bola modern ini. Mengapa? Sebab, banyak klub yang sudah tidak sabar menanti hasil yang tak kunjung datang hingga akhirnya memecat pelatih.

Jika sudah demikian maka segala yang dibangunnya akan kembali ke awal di pelatih yang baru. Dari aspek perkembangan itu Solskjaer telah memperlihatkannya dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

Man United sudah menjadi pesaing kompetitif perebutan titel Premier League musim lalu, bersaing di empat besar, dengan bermodalkan kombinasi pemain muda, bertalenta, dan matang berpengalaman.

Perkembangan sudah terlihat dan tinggal menanti buah dari kerja keras tersebut.

2. Paham Kultur Man United

Sebagai legenda United yang pernah memenangi enam titel Premier League, dua Piala FA, dan satu Liga Champions, Solskjaer yang membela United pada medio 1996-2007 tahu betul kultur tim peraih 20 titel Premier League.

Mentalitas dan hasratnya untuk mempersembahkan titel sudah tidak diragukan lagi, tinggal bagaimana anak-anak asuhnya merespons keinginan sang manajer.

Terlebih, Solskjaer sudah memiliki ide bermain jelas untuk anak-anak asuhnya dengan mengandalkan serangan balik cepat dan permainan mengandalkan kualitas individu. Musim lalu United menjadi runner-up Premier League dan juga finalis Liga Europa.

3. Atmosfer Ruang Ganti Pemain

Pendekatan setiap pelatih atau manajer berbeda kepada anak-anak asuhnya. Jika Jose Mourinho acapkali menciptakan suasana intens dan menyudutkan pemain, Solskjaer bak sosok ayah yang melindungi timnya.

Pendekatan yang dilakukan Solskjaer diterima baik oleh skuad Man United, meski beberapa pemain disinyalir tak bahagia karena jarang main seperti Donny van de Beek dan Alex Telles.

Kendati demikian dalam tim sebesar United kedalaman skuad dibutuhkan untuk mengarungi musim panjang. Dengan atmosfer ruang ganti pemain yang positif, para pemain bisa memberikan segalanya untuk sang manajer.

Breaking News Manchester United Trivia Sepak Bola Ole gunnar Solskjaer

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Italia
Alejandro Garnacho Tak Masuk Rencana Xabi Alonso di Chelsea, AS Roma Siap Menampung
Masa depan Alejandro Garnacho di Chelsea dipastikan akan segera berakhir. Winger asal Argentina itu disebut tidak masuk dalam rencana pelatih baru Xabi Alonso untuk musim depan.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Alejandro Garnacho Tak Masuk Rencana Xabi Alonso di Chelsea, AS Roma Siap Menampung
Piala Dunia
Hati-hati Spanyol! Argentina Gacor dalam Situasi Tertekan
Lionel Scaloni memuji mentalitas Argentina yang selalu mengeluarkan kemampuan terbaik saat berada di bawah tekanan.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Hati-hati Spanyol! Argentina Gacor dalam Situasi Tertekan
Piala Dunia
Soal Tudingan Argentina Jadi 'Anak Emas' FIFA, Messi Beri Respons Menohok
Kapten Argentina, Lionel Messi, angkat bicara mengenai berbagai tuduhan yang menyebut La Albiceleste mendapat perlakuan istimewa dan kerap diuntungkan sepanjang Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Soal Tudingan Argentina Jadi 'Anak Emas' FIFA, Messi Beri Respons Menohok
Ragam
Spanyol vs Argentina: Kisah Spesial Lionel Scaloni dan Luis de la Fuente, dari Ruang Kelas Menuju Panggung Final Piala Dunia
Final Piala Dunia 2026 mempertemukan dua sosok yang pernah memiliki hubungan guru dan murid: Lionel Scaloni dan Luis de la Fuente.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Spanyol vs Argentina: Kisah Spesial Lionel Scaloni dan Luis de la Fuente, dari Ruang Kelas Menuju Panggung Final Piala Dunia
Piala Dunia
4 Rekor Buruk yang Dicatat Inggris usai Gagal ke Final Piala Dunia 2026
Timnas Inggris memperpanjang sejumlah catatan buruk dalam sejarah mereka di Piala Dunia.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
4 Rekor Buruk yang Dicatat Inggris usai Gagal ke Final Piala Dunia 2026
Piala Dunia
FA Pasang Badan, Thomas Tuchel Tetap Pimpin Inggris Menuju Euro 2028
Posisi Thomas Tuchel sebagai pelatih timnas Inggris dipastikan tetap aman meski The Three Lions gagal melangkah ke final Piala Dunia 2026 setelah kalah 1-2 dari Argentina di semifinal.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
FA Pasang Badan, Thomas Tuchel Tetap Pimpin Inggris Menuju Euro 2028
Inggris
Xabi Alonso Blak-blakan Ungkap Alasan Terima Pinangan Chelsea
Pelatih baru Chelsea, Xabi Alonso, akhirnya buka suara mengenai keputusannya bergabung dengan The Blues.
Yusuf Abdillah - Kamis, 16 Juli 2026
Xabi Alonso Blak-blakan Ungkap Alasan Terima Pinangan Chelsea
Liga Indonesia
Arti Piala Presiden untuk Persib Bandung
Pelatih Persib Bandung, Igor Tolic, menegaskan Piala Presiden 2026 tetap penting meski gelar juara bukan target utama. Ia mengungkap alasan di balik fokus Maung Bandung menghadapi turnamen pramusim tersebut.
Johan Kristiandi - Kamis, 16 Juli 2026
Arti Piala Presiden untuk Persib Bandung
Italia
AC Milan Memulai Misi Rekrut Bek Manchester United, Noussair Mazraoui
AC Milan mulai bergerak untuk mendatangkan Noussair Mazraoui dari Manchester United pada bursa transfer musim panas 2026. Rossoneri dikabarkan telah membuka negosiasi dengan agen sang bek, Rafaela Pimenta.
Johan Kristiandi - Kamis, 16 Juli 2026
AC Milan Memulai Misi Rekrut Bek Manchester United, Noussair Mazraoui
Liga Indonesia
Negosiasi Buntu, Persib dan Bek Timnas Irak Frans Putros Akhiri Kerja Sama
Persib Bandung resmi mengakhiri kerja sama dengan bek Timnas Irak, Frans Putros, jelang musim 2026/2027. Negosiasi kontrak baru dikabarkan menemui jalan buntu meski sang pemain berperan penting membawa Maung Bandung juara.
Johan Kristiandi - Kamis, 16 Juli 2026
Negosiasi Buntu, Persib dan Bek Timnas Irak Frans Putros Akhiri Kerja Sama
Bagikan