16 Tahun Kenangan Remontada Deportivo La Coruna atas AC Milan di Liga Champions

berbalik dari posisi kalah menjadi pemenang di Liga Champions pada laga antara Deportivo La Coruna melawan AC Milan.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 08 April 2020
16 Tahun Kenangan Remontada Deportivo La Coruna atas AC Milan di Liga Champions
Deportivo La Coruna vs AC Milan (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - 7 April 2004, sejarah sepak bola Eropa mencatatkan catatan emas dalam remontada atau comeback berbalik dari posisi kalah menjadi pemenang di Liga Champions. Itu terjadi pada laga antara Deportivo La Coruna melawan AC Milan.

Perempat final Liga Champions 2003-04. AC Milan besutan Carlo Ancelotti, tim yang sedang berada di era terbaiknya, menjamu Deportivo La Coruna di San Siro pada leg pertama yang berlangsung Maret 2004.

Il Rossoneri pesta gol 4-1 melalui dua gol Kaka, Andriy Shevchenko, dan Andrea Pirlo yang diperkecil satu gol tandang Walter Pandiani. Di atas kertas sulit membalikkan ketertinggalan itu meski La Coruna bermain kandang di leg kedua, apalagi melawan Milan kala itu.

Baca Juga:

Berubah Pikiran, UEFA Kini Ingin Selesaikan Kompetisi Musim 2019-2020

UEFA Targetkan Liga Champions 2019-20 Berakhir pada Agustus

Kabar Terkini 11 Pemain Villarreal yang Tampil di Semifinal Liga Champions 2005-2006

Namun Deportivo La Coruna pantang menyerah. Di leg kedua yang berlangsung di Estadio Riazor tim besutan Javier Irureta melakukan remontada terhebat dalam sejarah klub dan sepak bola Eropa.

Tiga gol diciptakan Deportivo La Coruna di babak pertama dan menghancurkan kepercayaan diri Milan. Pandiani, Juan Carlos Valeron, dan Albert Luque membawa Super Depor unggul 3-0 dan agregat gol sama kuat 4-4.

Deportivo La Coruna
Deportivo menang 4-0 di leg kedua atas AC Milan

Dalam kondisi itu La Coruna sedianya sudah lolos ke fase berikutnya karena unggul agresivitas gol tandang. Tapi fans dan pemain ingin lebih untuk membalas kekecewaan dari leg pertama.

Fran mencetak gol keempat La Coruna di menit 76 dan membawa tim menang empat gol tanpa balas dari Milan. Milan yang sudah meraih enam titel Liga Champions kala itu menjadi korban comeback dramatis setelah Real Madrid, Arsenal, dan beberapa tahun ini Barcelona serta PSG merasakannya.

"Laga berakhir persis seperti yang saya mimpikan. Itu hampir menjadi misi nyaris mustahil tapi kami memberikan penampilan fantastis di babak pertama untuk mencari tiga gol yang kami butuhkan," tutur Irureta.

16 tahun berlalu dan momen itu masih melekat di benak pikiran pemain-pemain yang tampil kala itu. Valeron yang bermain di La Coruna dari 2000-2013 dan pensiun pada 2016 merupakan salah satu sosok yang mengingatnya dengan baik.

"Itu (laga La Coruna kontra Milan) bertahun-tahun yang lalu dan itu adalah kenangan yang luar biasa," kata Valeron dilansir dari Marca.

"Sudah 16 tahun dan saya cukup beruntung menjadi bagian dari tim itu dan pertandingan yang begitu penting."

Selebrasi Deportivo La Coruna
Selebrasi Deportivo La Coruna

Sementara Pandiani melihat gol-gol La Coruna yang tercipta di paruh pertama pada leg kedua menjadi kunci kebangkitan timnya.

"Unggu 2-0 saat jeda adalah kuncinya, kami hampir memiliki laga di tangan kami dan kami meninggalkan Milan tanpa peluang di babak kedua," imbuh Pandiani.

Kemenangan dramatis itu mempertegas status Super Depor sebagai tim yang disegani di Spanyol pada tahun 90-an hingga awal 2000.

Breaking News Nostalgia Deportivo la coruna Milan AC Milan Liga Champions
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Posts

17.284

Berita Terkait

Prediksi
Prediksi dan Statistik Prancis vs Senegal: Les Bleus Punya Kenangan Buruk
Prancis menghadapi Senegal pada laga pembuka Grup I Piala Dunia 2026. Les Bleus lebih diunggulkan, tetapi Senegal pernah menciptakan kejutan bersejarah. Simak prediksi skor dan statistik lengkapnya.
Johan Kristiandi - Selasa, 16 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Prancis vs Senegal: Les Bleus Punya Kenangan Buruk
Jadwal
Jadwal dan Link Live Streaming Pertandingan Piala Dunia 2026, Rabu 17 Juni 2026
Piala Dunia 2026 kembali menyajikan pertandingan seru pada Rabu 17 Juni 2026. Prancis dan Argentina akan menjalani laga perdana fase grup. Cek jadwal lengkap, jam tayang, dan siaran langsung TVRI di sini.
Johan Kristiandi - Selasa, 16 Juni 2026
Jadwal dan Link Live Streaming Pertandingan Piala Dunia 2026, Rabu 17 Juni 2026
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Spanyol Tetap Santai Usai Gagal Kalahkan Cape Verde
Spanyol gagal meraih kemenangan saat menghadapi Cape Verde di Piala Dunia 2026. Namun, Luis de la Fuente menegaskan La Furia Roja tetap berada di jalur yang tepat untuk melangkah jauh.
Johan Kristiandi - Selasa, 16 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Spanyol Tetap Santai Usai Gagal Kalahkan Cape Verde
Piala Dunia
7 Fakta Menarik Usai Spanyol Imbang Melawan Cape Verde: Vozinha Masuk Buku Sejarah Piala Dunia
Spanyol harus puas bermain imbang 0-0 melawan Cape Verde pada laga Grup H Piala Dunia 2026. Vozinha tampil gemilang dan mencetak rekor bersejarah. Simak 7 fakta menarik usai pertandingan.
Johan Kristiandi - Selasa, 16 Juni 2026
7 Fakta Menarik Usai Spanyol Imbang Melawan Cape Verde: Vozinha Masuk Buku Sejarah Piala Dunia
Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Belgia Gagal Bungkam Mesir
Belgia gagal meraih kemenangan pada laga perdana Grup G Piala Dunia 2026. Mesir sempat unggul lewat Emam Ashour sebelum gol bunuh diri Mohamed Hany membuat skor berakhir 1-1.
Johan Kristiandi - Selasa, 16 Juni 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Belgia Gagal Bungkam Mesir
Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Susah Bikin Gol, Spanyol Ditahan Cape Verde 0-0
Spanyol secara mengejutkan ditahan imbang tanpa gol oleh tim debutan, Cape Verde, pada laga perdana Grup H Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 16 Juni 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Susah Bikin Gol, Spanyol Ditahan Cape Verde 0-0
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Dibantai Swedia, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi
Tunisia memecat pelatih Sabri Lamouchi setelah kekalahan telak 1-5 dari Swedia dalam pertandingan pertama mereka di Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Senin, 15 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Dibantai Swedia, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi
Timnas
DPR RI Setujui Rekomendasi Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery, Erick Thohir Beri Apresiasi
Keputusan ini diambil setelah Komisi X DPR RI mengadakan Rapat Kerja bersama Menpora.
Tengku Sufiyanto - Senin, 15 Juni 2026
DPR RI Setujui Rekomendasi Naturalisasi Mitchell Baker dan Luke Vickery, Erick Thohir Beri Apresiasi
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Jude Bellingham Bisa Menjadi 'Faktor X' Inggris
Jordan Henderson menilai Jude Bellingham memiliki kemampuan untuk memberikan perbedaan besar di momen-momen penting.
Yusuf Abdillah - Senin, 15 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Jude Bellingham Bisa Menjadi 'Faktor X' Inggris
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Iran Akan Bermain dengan Penuh Senyum
Timnas Iran ngin menunjukkan bahwa sepak bola mampu menyatukan dunia dan menyatukan manusia.
Yusuf Abdillah - Senin, 15 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Iran Akan Bermain dengan Penuh Senyum
Bagikan