10 Momen Terbaik dari Piala Dunia 2022

Arief HadiArief Hadi - Rabu, 21 Desember 2022
10 Momen Terbaik dari Piala Dunia 2022
Timnas Argentina (Twitter)

BolaSkor.com - Enam pekan berlalu dan Piala Dunia 2022 di Qatar telah berakhir. Timnas Argentina keluar sebagai pemenang dan mengakhiri penantian trofi ketiga sejak terakhir memenanginya pada 1986 atau 32 tahun lalu.

Albiceleste besutan Lionel Scaloni mengalahkan Prancis di final yang dihelat di Lusail Stadium via drama adu penalti. Argentina menang 4-2 setelah di waktu normal bermain imbang 3-3, sementara dua penalti Prancis yang diambil Kingsley Coman dan Aurelien Tchouameni gagal berbuah gol.

Kesuksesan Argentina juga melengkapi catatan manis dalam karier megabintang berusia 35 tahun, Lionel Messi. La Pulga kini sudah bersanding dengan nama-nama legendaris dalam sejarah sepak bola dunia seperti Pele, Diego Maradona, dan Ronaldo Nazario.

Baca Juga:

Tiba di Argentina, Lionel Messi Cs Disambut Lautan Manusia

Messi Jadi Olahragawan dengan Like Terbanyak di Instagram, tetapi Masih Kalah dari Sebutir Telur

Argentina Juara Piala Dunia 2022, Brasil Masih Nomor Satu di Ranking FIFA

Pro kontra soal Piala Dunia 2022 Qatar terus jadi pembicaraan di kala turnamen berlangsung, tetapi faktanya event empat tahunan itu tetap meninggalkan kesan kepada para penikmat sepak bola dunia. BolaSkor telah merangkum 10 momen menarik dari Piala Dunia 2022.

1. Kejutan Arab Saudi

Argentina memang sukses menjadi juara dunia 2022. Akan tapi di laga pertama grup kala mereka di grup bersama Arab Saudi, Meksiko, dan Polandia, Argentina sempat dikejutkan dengan kekalahan 1-2 lawan Arab Saudi.

Di satu sisi kekalahan itu mengejutkan dan mengakhiri catatan 36 laga tak pernah kalah Argentina, tapi jika melihat saat ini itu kekakalahan yang dibutuhkan untuk menyadarkan Argentina. Alhasil setelah kemenangan bersejarah Arab Saudi itu, Argentina terus melaju ke final dan jadi juara.

Arab Saudi pada akhirnya tersingkir tapi kebanggaan mereka miliki karena mengalahkan tim yang pada akhirnya jadi juara.

2. Gestur Jerman

Jerman datang ke Piala Dunia 2022 sebagai negara favorit dan pulang dengan pemberitaan negatif, khususnya ketika mereka kalah 1-2 dari Jepang di laga pembuka grup. Kala itu sebelum laga dimulai para pemain berpose menutup mulut.

Itu sebagai simbol atau pesan politik dukungan Jerman kepada LGBTQ+ dan kebersamaan. FIFA pun mengancam akan memberikan sanksi hingga gestur itu tak berlanjut. Selepas kekalahan itu Jerman disindir terlalu sibuk memikirkan isu politik ketimbang tampil bagus di pertandingan.

3. Drama Grup E

Tidak salah melihat grup ini sebagai grup neraka karena persaingan di dalamnya tidak sesuai prediksi. Grup E berisikan Jerman, Spanyol, Jepang, dan Kosta Rika. Kejutan-kejutan terjadi seperti saat Jepang menang atas Jerman tapi kalah melawan Kosta Rika.

Kemudian juga Spanyol dan Jerman yang bermain imbang, lalu Jepang mengalahkan Spanyol di laga terakhir grup. Pada akhirnya Jepang lolos bersama Spanyol, sementara Jerman selama dua kali beruntun Piala Dunia kandas di fase grup.

4. Batas Tipis VAR

Penerapan VAR tidak begitu saja mengurangi kontroversi dalam sepak bola, bahkan itu menambahnya dengan beberapa keputusan yang diambil wasit. Satu yang menarik terjadi pada gol Jepang kala melawan Spanyol.

Kaoru Mitoma, pemain Jepang, memberi assist untuk gol Ao Tanaka tetapi kala ia coba memberikan bola, bola sedianya sudah melewati garis di sisi gawang. Tapi gol tetap disahkan karena dalam sudut pandang berbeda bola belum sepenuhnya keluar.

Gol atau tidaknya momen itu menentukan nasib Jerman dan Jepang. Pada akhirnya Jepang menang 2-1 atas Spanyol dan keduanya melangkah ke-16 besar, sementara Jerman kandas.

5. Perpanjangan Waktu

Perpanjangan waktu satu hingga tiga menit biasa dalam sepak bola, tetapi di Piala Dunia 2022 perpanjangan waktu bisa mencapai sembilan bahkan 10 menit. Praktis itu memberi kesempatan bagi masing-masing tim menjalankan strategi.

Hal itu terjadi lantaran banyak pemain yang mengulur atau membuang-buang waktu dalam posisi timnya unggul, tak ayal dengan perpanjangan waktu tersebut diharapkan kedua tim punya kesempatan yang sama. Kontranya momen untuk hal seperti "Fergie's Time" dapat berkurang karenanya.

6. Cristiano Ronaldo

Cukup menyebut satu nama itu sudah banyak pemberitaan mengenainya, salah satu yang positif adalah Cristiano Ronaldo pencetak gol di lima edisi Piala Dunia beruntun dan jadi pemain pertama yang melakukannya.

Sayang semua tak berjalan mulus bagi Ronaldo. Perjalanan Portugal dihentikan Maroko di perempat final dan pemain berusia 35 tahun pergi dengan tangisan - tangis yang juga dapat diartikan potensi Piala Dunia terakhir untuknya.

7. Kisah Timnas Maroko

Tidak ada yang memprediksi atau bahkan menilai Maroko akan melaju dengan sangat jauh di Piala Dunia 2022. Atlas Lions menjalani cerita impian lolos fase grup sebagai pemuncak klasemen, lalu menyingkirkan Spanyol dan Portugal di fase gugur.

Dengan ada di perempat final Maroko jadi negara keempat Afrika yang bermain di sana, lalu di semifinal menjadikan mereka satu-satunya negara Afrika yang dapat melakukannya. Apresiasi untuk timnas Maroko.

8. Drama Belanda vs Argentina

Pertemuan keenam antara Belanda dan Argentina terjadi pada 2022 di perempat final. Laga berakhir imbang 2-2 setelah Belanda melakukan comeback pasca tertinggal 0-2, kemudian Argentina memenangi drama adu penalti.

Jalannya laga berlangsung dengan tensi tinggi, terutamanya pada momen ketika Leandro Paredes menendang bola ke arah bangku cadangan Belanda yang memicu amarah dan ricuh di antara kedua tim.

Selepas itu juga drama memanas dengan selebrasi pemain Argentina di depan Belanda, sindiran Lionel Messi kepada Louis van Gaal, serta para pemain Argentina yang emosional. Klimaksnya wasit laga Mateu Lahoz total mengeluarkan 19 kartu kuning di pertandingan tersebut.

9. Final Terbaik

Final Piala Dunia 2022 dapat dikategorikan sebagai salah satu laga final terbaik. Baik itu untuk pemerhati sepak bola, fans sepak bola netral, hingga mereka yang tidak terlalu memahami sepak bola dapat menikmatinya.

Bagaimana tidak, kejar-kejaran gol terjadi antara Prancis dan Argentina saat Argentina unggul 2-0 dari gol Lionel Messi dan Angel Di Maria, Kylian Mbappe mencetak dua gol (sama 2-2), lalu Argentina unggul 3-2 dari gol Lionel Messi sebelum Mbappe menorehkan hat-trick gol.

Trigol Mbappe di final menjadikannya pemain pertama yang melakukannya dalam sejarah 92 tahun Piala Dunia. Pada akhirnya Argentina menang drama adu penalti, tetapi laga di Lusail Stadium itu masih jadi salah satu laga final terseru.

10. Lionel Messi

Puncaknya adalah harapan sebagian besar fans adalah melihat Lionel Messi mengangkat trofi Piala Dunia. Doa mereka terkabul dan La Pulga memenanginya pada usia 35 tahun, melengkapi kesuksesan besar dalam kariernya.

Penilik tujuh Ballon d'Or bersanding dengan nama-nama legendaris Piala Dunia seperti Franz Beckenbauer, Pele, Diego Maradona, Zinedine Zidane, dan Ronaldo Nazario. Itu seyogyanya mengakhiri perdebatan antara Messi dengan Cristiano Ronaldo.

Trivia Sepak Bola Piala dunia 2022 Piala Dunia 2022 Qatar Messi Lionel Messi Ronaldo Cristiano Ronaldo
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Posts

12.398

Bagikan