10 Mantan Pemain Liga Indonesia yang Pernah Mentas di Piala Dunia

Siapa saja 10 pemain yang dimaksud?
Tengku SufiyantoTengku Sufiyanto - Senin, 24 Desember 2018
10 Mantan Pemain Liga Indonesia yang Pernah Mentas di Piala Dunia
Peter Odemwingie (tengah). (LIB)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Sepak Bola Indonesia memang saat ini sedang mengarah ke industri atau profesionalisme seutuhnya. Sejatinya, sepak bola Indonesia memang masih tertinggal dari beberapa negara Asia, seperti Jepang, Korea Selatan, hingga China.

Meski begitu, sejak dahulu, sepak bola Indonesia selalu menarik bagi setiap pesepak bola top dunia yang ingin mengakhiri kariernya. Banyak pesepak bola top dunia yang pernah berkiprah di Piala Dunia, melanjutkan kariernya di Tanah Air.

Ada yang meraih kesuksesan bersama klub-klub Indonesia. Adapun yang hanya singgah sebagai pelabuhan terakhirnya menjalani karier profesional.

Siapa saja pesepak bola top dunia eks Piala Dunia yang pernah menjalani karier di Indonesia? Berikut ulasannya yang telah disusun BolaSkor.com:

Baca Juga:

3 Misteri Sepak Bola yang Belum Terpecahkan hingga Saat ini

3 Pemain yang Mengurangi Beban Lionel Messi di Barcelona

6 Efek Plus-Minus Boxing Day

1. Roger Milla

Roger Milla. (Zimbio)

Siapa yang tak mengenal nama Roger Milla? Ia pernah tercatat sebagai pemain tertua di Piala Dunia 1994 dengan umur 40 tahun.

Di tengah penghujung kariernya, ia mencoba peruntungan di Indonesia. Setelah menjalani Piala Dunia 1990 dan 1994 bersama timnas Kamerun, ia bergabung dengan Pelita Jaya.

Bersama Pelita Jaya di Liga Indonesia musim 1994-1995, ia berhasil menciptakan 23 gol dari 23 pertandingan. Selanjutnya, Milla hijrah ke Putra Samarinda musim berikutnya. Ia berhasil menciptakan 18 gol dari 12 pertandingan.

Baca Juga: 5 Mantan Anak-anak Asuh Sir Alex Ferguson yang Banting Setir Jadi Pelatih

2. Mario Kempes

Mario Kempes. (Zimbio)

Mario Kempes merupakan bintang timnas Argentina saat menjuarai Piala Dunia 1978. Ia pernah membela Pelita Jaya di tahun 1999. Umurnya sudah tidak muda lagi.

Namun, Mario Kempes masih sangat produktif. Ia menciptakan 10 gol di 15 pertandingan bersama Pelita Jaya.

Trivia Sepak Bola Piala Dunia Piala Dunia 2018 Serba-Serbi Piala Dunia 2018

Tengku Sufiyanto

I am a senior sports journalist specializing in football, with nearly 14 years of professional experience in the industry. Throughout my career, I have worked for several leading Indonesian media outlets, including Suara.com, Bola.com, and Indosport.com. I have covered major international sporting events, including the FIFA World Cup 2026, the FIFA U-17 World Cup 2023, the AFC Asian Cup 2023, and the Asian Games 2018. Two of my feature articles have been used as academic references in university research projects: "Exploring the Historical Connection Between PSIM Yogyakarta and the Yogyakarta Sultanate" and "How Persib Ended Dutch Football Hegemony in the City of Bandung."
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Ragam
Prediksi, 3 Kandidat Utama Pemenang Ballon d'Or 2026
Prediksi Ballon d'Or 2026 mengerucut pada Lamine Yamal, Kylian Mbappe, dan Harry Kane. Simak performa serta peluang ketiganya meraih trofi.
Arief Hadi - Senin, 26 Oktober 2026
Prediksi, 3 Kandidat Utama Pemenang Ballon d'Or 2026
Ragam
Segala Hal yang Perlu Diketahui pada Laga Real Madrid vs RB Leipzig
Real Madrid vs RB Leipzig di Liga Champions 22 Oktober 2026. Simak jadwal, lokasi pertandingan, kondisi tim, duel Mbappe-Nkunku, dan siaran langsung Vidio.
Arief Hadi - Rabu, 21 Oktober 2026
Segala Hal yang Perlu Diketahui pada Laga Real Madrid vs RB Leipzig
Ragam
5 Hal Menarik yang Harus Diperhatikan dari Laga Bayern Munchen vs Arsenal
Bayern Munchen vs Arsenal tersaji pada pekan ketiga Liga Champions 2026-2027. Simak 5 hal menarik, rekor pertemuan, Harry Kane, dan Bukayo Saka.
Arief Hadi - Rabu, 21 Oktober 2026
5 Hal Menarik yang Harus Diperhatikan dari Laga Bayern Munchen vs Arsenal
Ragam
Hal-hal yang Perlu Diketahui dari Laga Besar Liga Champions PSG vs Barcelona
PSG vs Barcelona tersaji pada pekan ketiga Liga Champions 2026-2027. Simak 5 hal penting, performa tim, duel Dembele vs Yamal, dan adu taktik pelatih.
Arief Hadi - Selasa, 20 Oktober 2026
Hal-hal yang Perlu Diketahui dari Laga Besar Liga Champions PSG vs Barcelona
Timnas
Usai Juara FIFA ASEAN Cup, Emil Audero Bermimpi ke Piala Dunia dengan Indonesia
Emil Audero bermimpi membawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup. Ia juga berharap Indonesia mampu menyaingi tim Eropa.
Arief Hadi - Rabu, 14 Oktober 2026
Usai Juara FIFA ASEAN Cup, Emil Audero Bermimpi ke Piala Dunia dengan Indonesia
Ragam
3 Calon Pelatih Baru Manchester United jika Michael Carrick Dipecat
Michael Carrick terancam dipecat setelah start buruk Manchester United. Simak tiga kandidat penggantinya: Antonio Conte, Eddie Howe, dan Nagelsmann.
Arief Hadi - Senin, 12 Oktober 2026
3 Calon Pelatih Baru Manchester United jika Michael Carrick Dipecat
Sosok
Analisis: Mengapa Prancis Harus Membangun Kekuatan Lini Tengah di Sekitar Bintang Como, Lucas da Cunha
Lucas da Cunha tampil impresif meski melakukan kesalahan kontra Italia. Simak alasan Prancis perlu membangun lini tengah di sekitar bintang Como itu.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Analisis: Mengapa Prancis Harus Membangun Kekuatan Lini Tengah di Sekitar Bintang Como, Lucas da Cunha
Ragam
3 Pemain Thailand yang Layak Diwaspadai Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Chanathip Songkrasin, Teerasak Poeiphimai, dan Kakana Khamyok menjadi tiga pemain Thailand yang layak diwaspadai Indonesia di final ASEAN Cup 2026.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
3 Pemain Thailand yang Layak Diwaspadai Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Ragam
8 Pelatih Baru di Ajang UEFA Nations League, dari Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane
Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane menjadi delapan pelatih baru di UEFA Nations League 2026-2027. Simak daftar lengkapnya.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
8 Pelatih Baru di Ajang UEFA Nations League, dari Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane
Italia
Dimulai dari Nol Pasca Gagal Lolos Piala Dunia Tiga Kali Beruntun, Italia Harus Melewati Era Kegelapan
Luca Toni menilai Italia harus memulai dari nol setelah tiga kali gagal lolos ke Piala Dunia dan mendukung Roberto Mancini memimpin perubahan.
Arief Hadi - Rabu, 23 September 2026
Dimulai dari Nol Pasca Gagal Lolos Piala Dunia Tiga Kali Beruntun, Italia Harus Melewati Era Kegelapan
Bagikan