Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

10 Atlet Putri Indonesia Peraih Medali Emas dan Perak di Olimpiade

Berikut ini adalah atlet-atlet putri Indonesia yang meraih medali emas dan perak di Olimpiade.
Budi Prasetyo HarsonoBudi Prasetyo Harsono - Selasa, 21 April 2020
10 Atlet Putri Indonesia Peraih Medali Emas dan Perak di Olimpiade
Medali Olimpiade. (Situs IOC)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Setiap 21 April, Indonesia merayakan Hari Kartini. Perayaan tersebut dibuat untuk mengenang sepak terjang pahlawan perempuan di Indonesia, Raden Ajeng Kartini.

Semasa hidupnya, RA Kartini aktif memperjuangkan kesetaraan kaum perempuan. Bukan tanpa alasan, kala itu kaum perempuan sering kali dipandang sebelah mata.

Oleh sebab itu, RA Kartini memimpikan persamaan hak antara laki-laki dan perempuan. Berkat perjuangan RA Kartini tersebut akhirnya perlahan perempuan mulai mendapatkan haknya.

Baca Juga:

Susy Susanti Minta Pebulu Tangkis Putri Indonesia Lanjutkan Tekad Kartini

Perjuangan Susy Susanti Merebut Medali Emas Olimpiade Terinspirasi dari Kartini

Hasil perjuangan RA Kartini bisa dilihat dari banyaknya atlet perempuan Indonesia yang berprestasi di era modern. Bahkan, beberapa di antaranya sukses memenangi ajang bergengsi.

Termasuk di antaranya adalah kompetisi sekelas Olimpiade. Setidaknya ada 10 atlet putri Indonesia yang memenangi medali perak Olimpiade dengan dua di antaranya berhasil meraih medali emas.

Siapa saja atlet putri Indonesia yang pernah memenangi minimal medali perak Olimpiade? Berikut ini BolaSkor.com merangkum daftarnya:

Susy Susanti

Susy Susanti

Pencinta bulu tangkis mana yang tidak pernah mendengar nama Susy Susanti? Wanita yang kini berkarier sebagai Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi di PBSI itu sempat menuai kejayaan semasa masih bermain.

Susy merupakan atlet Indonesia pertama yang memenangi medali emas Olimpiade. Susy melakukannya pada Olimpiade 1992 di Barcelona dan meraih medali perunggu empat tahun berselang.

Liliyana Natsir

Liliyana Natsir

Setelah Susy Susanti, tak ada atlet putri Indonesia yang memenangi medali emas Olimpiade sampai 2016. Adalah Liliyana Natsir yang meraihnya melalui medali emas bulu tangkis nomor ganda campuran.

Berpasangan dengan Tontowi Ahmad, Liliyana mengalahkan wakil Malaysia di final Olimpiade 2016. Sebelumnya pebulu tangkis yang akrab disapa Butet itu meraih medali perak pada Olimpiade 2008 bersama Nova Widianto.

Tiga Srikandi

Tiga Srikandi

Hingga Olimpiade 1988, Indonesia belum pernah merasakan manisnya meraih medali saat mengikuti ajang empat tahunan itu. Namun, trio Lilies Handayani, Nurfitriyana Saiman, dan Kusuma Wardhani menorehkan sejarah.

Ketiganya turun pada kompetisi memanah beregu Olimpiade 1988. Tidak tanggung-tanggung, Lilies, Nurfitriyana, dan Kusuma sukses meraih medali perak pada nomor tersebut.

Minarti Timur

Minarti Timur

Spesialis ganda campuran, Minarti Timur berpasangan dengan Tri Kusharjanto pada Olimpiade 2000. Saat itu, Tri/Minarti datang sebagai unggulan pertama.

Hingga semifinal, Minarti dan pasangannya tidak kehilangan satu angka pun. Mendapat perlawanan dari Somon Archer/Joanne Goode, akhirnya Tri/Minarti baru takluk saat bersua Zhang Jun/Gao Ling di final.

Trivia Olahraga Trivia Sepak Bola Olimpiade Bulu Tangkis Breaking News Angkat Beban Panahan Susy Susanti

Budi Prasetyo Harsono

Falling in love with the beauty of football because of Alessandro Del Piero and Paolo Maldini. Part time musician, full time journalist.
Show More

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Bagikan