Gaya permainan pragmatis memang menjadi ciri khas permainan Jose Mourinho. Juru taktik berkebangsaan Portugal itu umumnya menumpuk pemain di depan kotak penalti sendiri dan mencetak gol dengan mengandalkan serangan balik. Untuk menyukseskan strategi yang ia usung, Mou biasanya bertumpu pada gelandang sayap yang memiliki kecepatan tinggi. Strategi tesebut sebetulnya sukses membawa Mou mempersembahkan berbagai gelar bagi tim yang dipimpinnya. Enam gelar Mou persembahkan selama tiga musim membesut Chelsea. Adapun, trio gelar berhasil ia raih bersama Inter Milan pada 2010 lalu. Sedangkan saat tiga tahun membesut Real Madrid dari rentang 2010-2013, Mourinho berhasil menyumbangkan tiga trofi dengan rincian masing-masing satu trofi La Liga, Piala Raja Spanyol, serta Piala Super Spanyol. "Pep Guardiola merupakan sosok penting buat saya, sementara Jose Mourinho merupakan pelatih yang hanya fokus pada hasil akhir," kata Xavi dalam wawancara dengan majalah Panenka. "Dia menganggp dirinya 'The Special One' karena dia berhasil memenangi itu dan itu dia lakukan di beberapa negara. Tapi, saya tidak suka dengan cara tim asuhannya bermain. Siapa mengingat kubu Inter Milan yang menjadi juara Eropa? Bagi saya, dia tidak mewariskan apa-apa, tak seperti Johan Cruyff di Belanda," ia menyambung. Ya, Mourinho memang menjadi musuh utama para penggawa Barca saat masih melatih Real Madrid. Beberapa kali, ia dan para pemain Barca terlibat perang dingin di media. Kini, musuh besar Barca itu sudah meninggalkan tanah Spanyol dan kembali membesut Chelsea.
Xavi Kritik Pedas Gaya Permainan Mourinho
BolaSkor - Rabu, 08 Januari 2014
- #Xavi Hernandez
- #Yahoo
- #Jose Mourinho
- #Chelsea
- #Barcelona
- #Real Madrid
- #Inter Milan
- #Bing
Bagikan
BERITA TERKAIT
Sabtu, 11 Juli 2026
Detail Kontrak Karim Adeyemi di Barcelona, Terima Gaji Rp123 Miliar per Tahunnya
Sabtu, 11 Juli 2026
Kabar Bursa Transfer: Barcelona Rekrut Karim Adeyemi, Transfer Ederson ke Manchester United Batal
Jumat, 10 Juli 2026
Inter Milan Rekrut Pemain Asal Israel, Anan Khalaili
Kamis, 09 Juli 2026
Chelsea Amankan Wonderkid Portugal Geovany Quenda dengan Kontrak Panjang
Kamis, 09 Juli 2026
Kembali Perkuat Sisi Sayap, Barcelona Incar Karim Adeyemi dari Borussia Dortmund
Kamis, 09 Juli 2026
Manchester United Sukses Membajak Andrey Santos dari Chelsea
Rabu, 08 Juli 2026
Transfer Trevoh Chalobah Memanas, Presiden Como Langsung Hubungi Inter Milan
Minggu, 05 Juli 2026
Manchester United Jajaki Peluang Rekrut Gelandang Chelsea, Andrey Santos
Jumat, 03 Juli 2026
Pernyataan Resmi Real Madrid Terkait Rumor Transfer Enzo Fernandez
Jumat, 03 Juli 2026
Kelak, William Saliba Akan Memperkuat Real Madrid
PILIHAN EDITOR
Senin, 13 Juli 2026
Bedah Kekuatan Spanyol: Satu-satunya Tim yang Dianggap Bisa Menggagalkan Prancis Juara
Senin, 13 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Prancis, Tim yang Nyaris Sempurna
Senin, 13 Juli 2026
7 Hal Unik dan Menarik dalam Sejarah Semifinal Piala Dunia
Minggu, 12 Juli 2026
Starting XI Argentina saat Terakhir Hadapi Inggris di Piala Dunia dan Nasibnya Sekarang
Minggu, 12 Juli 2026
Profil Semifinalis Piala Dunia 2026: Kekuatan, Kelemahan, dan Peluang Argentina, Inggris, Prancis, dan Spanyol
Minggu, 12 Juli 2026
Jelang Semifinal Piala Dunia 2026, 6 Duel Panas Prancis vs Spanyol di Turnamen Besar
Sabtu, 11 Juli 2026
Profil Jayden Adams dan Misteri di Balik Kematian Pemain Afsel di Piala Dunia 2026
Sabtu, 11 Juli 2026
Haaland vs Bellingham: Ketika Sahabat Menjadi Rival demi Tiket Semifinal Piala Dunia 2026
Jumat, 10 Juli 2026