BolaSkor.com - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, buka suara soal masuknya nama Timnas Indonesia dalam daftar tim peserta 'play-off darurat' untuk menggantikan Iran di Piala Dunia 2026.
Erick Thohir mengatakan dirinya belum mendapatkan informasi atau pemberitahuan resmi dari FIFA mengenai adanya wacana tersebut.
Karena itu, Erick enggan mengomentari lebih lanjut mengenai isu tersebut.
"Saya belum dapat black and white-nya dari FIFA, jadi saya tidak berani berasumsi yang tidak pasti gitu," kata Erick Thohir.
Berawal dari Jurnalis ESPN
Awalnya, rumor mengenai play-off darurat ini disampaikan oleh jurnalis ESPN, Luiz Carlos Largo.
Melalui akun X (sebelumnya Twitter) pribadinya, Largo menyebut bahwa play-off darurat ini sebagai antisipasi jika Iran pada akhirnya memutuskan mundur dari Piala Dunia 2026 akibat memanasnya hubungan dengan Amerika Serikat sebagai tuan rumah ajang empat tahunan itu.
Baca Juga:
Optimisme Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030, Semua Stakeholders Harus Bergandengan Tangan
Kabar Piala Dunia 2026: Semakin Mengerikan, Timnas Jepang Rekrut Legenda Celtic
Largo menjelaskan bahwa situasi ini menghidupkan kembali harapan tim yang gugur di babak kualifikasi, seperti Italia dan Timnas Indonesia, untuk berlaga di Piala Dunia 2026.
"Timnas Italia masih punya kesempatan meraih satu tiket terakhir untuk tampil di Piala Dunia 2026," tulis Luiz Carlos Largo.
Daftar Tim yang Disebut Akan Tampil dalam 'Play-off Darurat'

Starting eleven Timnas Indonesia melawan Bulgaria, dalam FIFA Series 2026 di Stadion Utama GBK, Jakarta, Senin (30/3). (MP Media/BolaSkor.com/Didik Setiawan)
Largo menambahkan, FIFA disebut sedang menggodok format play-off khusus ini yang melibatkan empat tim, masing-masing dua wakil dari Eropa (UEFA) dan Asia (AFC). Nantinya, keempat tim ini akan bersaing memperebutkan satu tiket tersisa, yang merupakan slot milik Iran jika benar-benar dilepas.
Menurut Largo, rencana ini masih dalam tahap kajian dan bisa berubah sewaktu-waktu. FIFA setidaknya masih membuka kemungkinan hingga 30 April sebelum mengambil keputusan final.
Seiring berkembangnya isu tersebut, sejumlah negara mulai dikaitkan sebagai kandidat peserta. Dari zona Eropa, nama-nama seperti Italia, Polandia, Kosovo, hingga Denmark mencuat ke permukaan.
Sementara itu, dari kawasan Asia, Uni Emirat Arab, Oman, dan Timnas Indonesia disebut-sebut masuk dalam radar sebagai calon pengisi slot play-off.
"FIFA sedang mempelajari kemungkinan menggelar play-off tambahan yang diikuti dua tim dari Eropa dan dua tim dari Asia, untuk berjaga-jaga seandainya Timnas Iran mundur dari turnamen. Kemungkinan ini masih terjadi setidaknya hingga tanggal 30 April," beber Largo.
Presiden FIFA Yakin Iran Akan Tampil di Piala Dunia 2026

Gianni Infantino. (FIFA)
Masih bersumber dari ESPN, Presiden FIFA Gianni Infantino yakin Timnas Iran akan tetap tampil di Piala Dunia 2026.
Informasi itu didapatkan Infantino ketika mengunjungi pemusatan latihan Timnas Iran di Antalya, Turki, pada jeda internasional bulan lalu.
"Timnas Iran pasti main di Piala Dunia," kata Infantino.
"Tentu saja kami berharap situasinya nanti akan tenang-tenang saja. Itu akan sangat membantu. Tapi tentu saja Iran akan datang. Mereka mewakili rakyat mereka. Mereka sudah lolos. Para pemain ingin bermain," ujarnya.
Timnas Iran Akan Bermain di Amerika Serikat
Timnas Iran (Foto: Dallas Express)
Pada Piala Dunia 2026, Timnas Iran tergabung di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru. Seluruh pertandingan Iran akan dimainkan di Amerika Serikat.
Di laga pertama, Iran bertemu Selandia Baru di SoFi Stadium pada 16 Juni. Iran akan kembali berlaga di SoFi Stadium ketika menghadapi Belgia (22/6), dan di laga terakhir Grup G, Singa Mesopotamia bersua Mesir di Lumen Field pada 27 Juni mendatang.