Pada pertandingan semifinal antara Belanda melawan Argentina yang berlangsung di Stadion Arena de Sao Paulo, Kamis (10/07) dini hari WIB, Ron Vlaar yang menjadi penendang pertama Belanda gagal melaksanakan tugasnya dengan baik. Sepakannya berhasil dihentikan kiper Sergio Romero. Tapi, saat sang kiper tengah melakukan selebrasi usai penyelamatan, bola ternyata kembali bergulir ke arah gawang. Vlaar sempat menengok dan berharap bola masuk ke dalam gawang. Namun, bola akhirnya berhenti pas di garis gawang. Andai saja, bola bergulir beberapa sentimeter lebih jauh, maka tembakan Vlaar tersebut bakal disahkan menjadi gol. Tim Oranje pun memiliki kesempatan besar tampil sebagai pemenang adu penalti tersebut. "Penalti dikatakan sukses jika bola ditahan oleh kiper dan kemudian bergulir ke dalam gawang tanpa mengenai pemain, ofisial, wasit, atau orang lain selain penjaga gawang," demikian peraturan FIFA seperti dilansir Daily Mail. "Bola boleh saja menyentuh kiper. Atapun, menyentuh tiang dan mistar gawang beberapa kali selama wasit percaya bahwa pergerakan bola adalah hasil dari tendangan si pengambil penalti." Tendangan penalti itu sendiri berakhir dengan kedudukan 4-2. Romero berhasil menepis satu lagi tendangan penalti, kali ini yang dieksekusi oleh Wesley Sneijder. Tendangan kelima tak perlu dilakukan karena Belanda dipastikan tidak akan bisa menyamakan kedudukan. Peraturan FIFA soal tendangan penalti itu sendiri dibuat setelah insiden adu penalti antara Brasil lawan Prancis di Piala Dunia 1986. Bola tendangan pemain Prancis, Bruno Bellone, membentur tiang dan mengenai punggung kiper Brasil sebelum masuk ke gawang. Adu penalti berakhir dengan skor 5-4 untuk Prancis dan skuad Brasil terus mempermasalahkan tendangan Bellone. Berikut Videonya: [video url="https://www.youtube.com/watch?v=vo_-rjVSMhA"]
Video Tendangan Penalti Unik Belanda Vs Argentina
BolaSkor - Jumat, 11 Juli 2014
Bagikan
BERITA TERKAIT
Selasa, 14 Juli 2026
Harga Tiket Inggris vs Argentina Melambung, Jauh Lebih Mahal daripada Prancis Lawan Spanyol
Selasa, 14 Juli 2026
Argentina Minta Pakai Jersey Tandang saat Lawan Inggris, Apa Alasannya?
Selasa, 14 Juli 2026
5 Momen Terhebat Inggris vs Argentina di Piala Dunia
Selasa, 14 Juli 2026
Profil dan Statistik 4 Kiper Utama di Semifinal Piala Dunia 2026
Selasa, 14 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Inggris di Era Thomas Tuchel
Selasa, 14 Juli 2026
Semifinal Piala Dunia 2026: Inggris Tak Terpaku Hentikan Lionel Messi
Senin, 13 Juli 2026
Membedah 4 Skenario Final Piala Dunia 2026: Balas Dendam, Rivalitas, dan Sejarah Baru
Senin, 13 Juli 2026
Pemain Naturalisasi Baru Timnas Indonesia Mitchell Baker Dukung Prancis dan Argentina di Piala Dunia 2026
Senin, 13 Juli 2026
Penantian 20 Tahun Berakhir, Lionel Messi Akhirnya Menghadapi Inggris
PILIHAN EDITOR
Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Selasa, 14 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Inggris di Era Thomas Tuchel
Selasa, 14 Juli 2026
Menilik 4 Pelatih di Semifinal Piala Dunia 2026, Thomas Tuchel Jadi yang Terbaru
Selasa, 14 Juli 2026
Kisah di Balik Rakun Taksidermi, Oleh-oleh Erling Haaland dari Piala Dunia 2026
Senin, 13 Juli 2026
5 Pertandingan Ikonik Prancis vs Spanyol: Dari Blunder Arconada hingga Hujan Gol di Stuttgart
Senin, 13 Juli 2026
Bedah Kekuatan Spanyol: Satu-satunya Tim yang Dianggap Bisa Menggagalkan Prancis Juara
Senin, 13 Juli 2026
Membedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Prancis, Tim yang Nyaris Sempurna
Senin, 13 Juli 2026